Pemberian Penghargaan Kader Kesehatan Dipertanyakan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya Reni Astuti. .SP/ALQOMARUDDIN.
Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya Reni Astuti. .SP/ALQOMARUDDIN.

i

Reni Minta Kadinkes Fokus Pelayanan Masyarakat dan Target Kinerja

SURABAYA PAGI, Surabaya - Keterlibatan Kepala Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkot Surabaya dalam dinamika Politik Piwali 2020 ini kian nampak. Lewat kegiatan-kegiatan yang secara tidak langsung memanfaatkan anggaran negara untuk mendukung salah satu calon kandidat Pilwali Surabaya. 

 Seperti yang dilakukan Dinas Kesehatan Kota Surabaya, dalam situasi Politik pilwali Kepala Dinas Kesehatan Febria Rachmanita mengirim surat pemberitahuan kepada kepala puskesmas se-Surabaya untuk mengambil piagam penghargaan yang akan diberikan kepada kader-kader kesehatan seperti Posyandu, bumantik oleh Wali Kota Surabaya. 

 Yang dilakukan Kepala Dinkes ini menimbulkan pertanyaan dari berbagai kalangan masyarakat. Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya Reni Astuti mengaku menerima keluhan dari salah satu Pensiunan Kepala Puskesmas di Surabaya terkait pemberian penghargaan kepada kader kesehatan tersebut. 

"Ada Wa salah satu Purna PNS yang memberikan informasi kepala dinas mengirim surat pemberitahuan kepada kepala puskesmas untuk mengambil piagam penghargaan yang akan diberikan kepada kader kesehatan, Posyandu, bumantik," katanya, Kamis (3/12).

 Reni mengatakan, masyarakat menanyakan dalam rangka apa pemberian penghargaan tersebut. " ia mengaku selama umur hidupnya menjadi Kepala Puskesmas hingga purna, tidak pernah ada penghargaan seperti itu, saya tidak ada penghargaan seperti ini kok ada ini dalam rangka apa?," kata Reni, menerangkan WA dari salah satu Purna PNS Pemkot Surabaya. 

 Menurut Reni, Sebenarnya penghargaan itu bagus untuk kader kesehatan yang selama ini sangat membantu warga Surabaya. Tapi kenapa kok di moment Pilwali ini diberikan, kenapa tidak dulu sebelum Pilwali atau nanti pasca Pilwali, apalagi jabatan walikota sampai Februari.

 "Saya sangat menghargai kerja-kerja mereka para kader dalam bidang kesehatan banyak membantu, balita ibu hamil. Cuma memang menjadi pertanyaan besar ketika itu diberikan saat ini, di tengah dinamika politik pilwali, di Injury time pencoblosan, ini menimbulkan tanda tanya besar," katanya. 

 Apalagi, lanjut Reni, masa berakhirnya masa jabatan Risma sebagai wali kota surabaya masih 17 februari. " Masih ada waktu lah, kenapa tidak diberikan pada bulan Februari nanti, ketika masa pengabdiannya mau selesai," katanya.  

Reni mengingatkan, Kepala Dinas atau Kepala OPD Pemkot Surabaya untuk fokus pada pelayanan masyarakat dan target-target kinerja, karena menurut Politisi PKS ini posisi penyerapan anggaran masih rendah pada november belum mencapai 70 persen. 

"Kami minta kepada para pimpinan perangkat daerah di pemkot Surabaya fokus kepada pelayanan masyarakat dan peningkatan kinerja apalagi pada masa pandemi ini. Dan tidak ikut terlibat pada dinamika politik, jaga netralitas," katanya. Alq

Berita Terbaru

Bank Mandiri Taspen dan PT Taspen Serahkan Santunan kepada Ahli Waris Almarhum Rahmad Gobel

Bank Mandiri Taspen dan PT Taspen Serahkan Santunan kepada Ahli Waris Almarhum Rahmad Gobel

Jumat, 24 Jul 2026 11:15 WIB

Jumat, 24 Jul 2026 11:15 WIB

SurabayaPagi, Jakarta – PT Bank Mandiri Taspen bersama PT Taspen menyerahkan santunan kepada ahli waris Almarhum Rahmad Gobel, Anggota DPR RI periode 2…

Sidang Maidi, Direktur PT Rajawali Akui Serahkan Dana Kampanye Maidi ke Camat Manguharjo   ‎

Sidang Maidi, Direktur PT Rajawali Akui Serahkan Dana Kampanye Maidi ke Camat Manguharjo  ‎

Jumat, 24 Jul 2026 10:15 WIB

Jumat, 24 Jul 2026 10:15 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Nama Camat Manguharjo, Lita Febriana Hapsari, muncul dalam persidangan dugaan pemerasan dengan modus CSR dan gratifikasi fee proyek …

Didampingi LPSK, Saksi Sebut Kelola Rp7 Miliar Atas Perintah Maidi 

Didampingi LPSK, Saksi Sebut Kelola Rp7 Miliar Atas Perintah Maidi 

Kamis, 23 Jul 2026 21:01 WIB

Kamis, 23 Jul 2026 21:01 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Mantan orang dekat Wali Kota Madiun nonaktif Maidi, Aang Imam Subarkah alias Imam Pejel, mengaku mengelola dana sebesar Rp7 m…

Perkuat Sinergi Antar BPD, Bank Jatim dan Bank NTT Jalin Kerja Sama Layanan Jasa Remitansi Kemitraan

Perkuat Sinergi Antar BPD, Bank Jatim dan Bank NTT Jalin Kerja Sama Layanan Jasa Remitansi Kemitraan

Kamis, 23 Jul 2026 20:20 WIB

Kamis, 23 Jul 2026 20:20 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) terus memperkuat transformasi digital dan kolaborasi strategis antar Bank…

Antusiasme Tinggi, Ribuan Pelanggan Jawa Timur Nikmati Promo Tambah Daya PLN

Antusiasme Tinggi, Ribuan Pelanggan Jawa Timur Nikmati Promo Tambah Daya PLN

Kamis, 23 Jul 2026 20:16 WIB

Kamis, 23 Jul 2026 20:16 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Program promo tambah daya listrik bertajuk “Semangat Baru Makin Berdaya” mendapat sambutan positif dari masyarakat Jawa Timur. Hingga 2…

Putus Rantai Distribusi, Satpol PP Kota Kediri Edukasi Puluhan Pedagang Kelontong Soal Bahaya Rokok Ilegal

Putus Rantai Distribusi, Satpol PP Kota Kediri Edukasi Puluhan Pedagang Kelontong Soal Bahaya Rokok Ilegal

Kamis, 23 Jul 2026 18:59 WIB

Kamis, 23 Jul 2026 18:59 WIB

SURABAYAPAGI.com, Kediri - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Kediri menggelar sosialisasi ketentuan di bidang cukai kepada puluhan pedagang kelontong…