Soroti Kericuhan Pentas Budaya Papua di Kya-Kya Surabaya

Anggota DPR RI Reni Ajak Semua Kalangan Perkuat Toleransi

author Al Qomaruddin

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Anggota Komisi X DPR RI, Reni Astuti.
Anggota Komisi X DPR RI, Reni Astuti.

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Banyak kalangan menyayangkan pristiwa kericuhan acara pentas seni dan budaya Papua yang digelar Perkumpulan Alumni Papua Jawa Timur di kawasan Kya-Kya Surabaya, Minggu (27/7) malam lalu.

Kericuhan tersebut mendapat sorot dari berbagai kalangan, salah satunya Anggota Komisi X DPR RI, Reni Astuti, dirinya  menyayangkan insiden kericuhan yang terjadi dalam acara Pentas Budaya Papua di kawasan Kya-Kya Surabaya beberapa waktu lalu.

Dalam pernyataannya, politisi perempuan PKS ini menyampaikan keprihatinannya atas dampak yang ditimbulkan oleh kericuhan tersebut, baik bagi peserta pentas budaya maupun masyarakat sekitar.

“Adanya perselisihan dalam sebuah acara kesenian maupun kebudayaan tentu sangat disayangkan. Karena pentas budaya seharusnya menjadi ajang ekspresi, persatuan, dan kebanggaan," ungkap Reni Astuti, (29/7)

Sebagai anggota komisi yang bermitra dengan Kementerian Kebudayaan, Reni menegaskan komitmennya terhadap nilai-nilai toleransi dan keberagaman.

Menurut Reni, Surabaya adalah kota majemuk yang menjadi rumah bagi beragam suku, agama, dan budaya.

Sejak lama, kota ini dikenal sebagai pusat pertemuan berbagai etnis. Mulai dari etnis Jawa, Madura, Tionghoa, Arab, dan berbagai suku dari wilayah lain di Indonesia, termasuk Papua.

"Surabaya telah lama dikenal sebagai kota yang aman, nyaman, dan terbuka bagi semua suku dan agama. Insiden seperti ini tidak boleh sedikit pun mengikis reputasi yang telah kita bangun bersama," tegasnya.

Berangkat dari peristiwa ini, dirinya berpesan agar semangat persaudaraan dan gotong royong antarwarga Surabaya harus terus dipupuk. Begitu pun warga dari kota lain. Penting untuk menguatkan kebersamaan di tengah keberagaman suku dan budaya.

"Setiap individu, dari suku mana pun, dengan keyakinan apa pun, berhak merasa diterima dan memiliki ruang yang sama di kota ini," imbuhnya.

Terakhir, Reni mendorong adanya evaluasi secara menyeluruh dan ruang mediasi. Hal ini dilakukan untuk mengidentifikasi penyebab kericuhan dan pelajaran yang bisa diambil.

Selain itu, pemerintah daerah bersama komunitas, dan lembaga pendidikan diminta untuk duduk bersama.

Reni berharap ada program edukasi berkelanjutan tentang keberagaman budaya, toleransi, dan pentingnya menjaga ketertiban umum dalam setiap perhelatan budaya.

"Kita semua memiliki tanggung jawab untuk menjaga kerukunan dan persatuan. Mari kita jadikan insiden ini sebagai pembelajaran berharga untuk membangun Surabaya yang lebih inklusif dan ramah bagi semua budaya," tuntas Reni. Alq

Berita Terbaru

Aksi Demo Warga Mliriprowo Meluas ke Kantor Kecamatan Tarik, Desak Kades Mamok Segera Mundur

Aksi Demo Warga Mliriprowo Meluas ke Kantor Kecamatan Tarik, Desak Kades Mamok Segera Mundur

Kamis, 15 Okt 2026 14:56 WIB

Kamis, 15 Okt 2026 14:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo – Gelombang protes dan ketidakpuasan masyarakat Desa Mliriprowo, Kecamatan Tarik, Kabupaten Sidoarjo, tampaknya kian tidak t…

Modus Pinjol Fiktif, Warga Gresik Diperas Pakai Ancaman Foto Porno

Modus Pinjol Fiktif, Warga Gresik Diperas Pakai Ancaman Foto Porno

Kamis, 15 Okt 2026 14:12 WIB

Kamis, 15 Okt 2026 14:12 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Modus pemerasan berkedok penagihan pinjaman online (pinjol) kembali terungkap di Kabupaten Gresik. Seorang perempuan warga Manyar m…

Warga Desa Ngaglik Blitar Temukan Bayi Perempuan Terbungkus Plastik di Balik Tembok Rumah

Warga Desa Ngaglik Blitar Temukan Bayi Perempuan Terbungkus Plastik di Balik Tembok Rumah

Kamis, 15 Okt 2026 14:09 WIB

Kamis, 15 Okt 2026 14:09 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Penemuan bayi perempuan yang terbungkus plastik di sertai ceceran darah yang masih basah dan ari ari berada di saping bayi, di…

Perkuat Data Lebih Akurat, Dinkes Kota Madiun Optimalkan Akselerasi ASIK Imunisasi

Perkuat Data Lebih Akurat, Dinkes Kota Madiun Optimalkan Akselerasi ASIK Imunisasi

Kamis, 15 Okt 2026 13:08 WIB

Kamis, 15 Okt 2026 13:08 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Guna penginputan pelaporan data yang lebih baik dan akurat, Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana…

Lewat Program Zakat Produktif, Pemkab Berdayakan Ekonomi Warga Miskin di Sumenep

Lewat Program Zakat Produktif, Pemkab Berdayakan Ekonomi Warga Miskin di Sumenep

Kamis, 15 Okt 2026 12:26 WIB

Kamis, 15 Okt 2026 12:26 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sumenep - Melalui program zakat produktif, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, melakukan pemberdayaan ekonomi warga miskin di wilayah…

Tingkatkan Produksi Sapi, Pemkab Situbondo Gelar Bimtek Libatkan Akademisi

Tingkatkan Produksi Sapi, Pemkab Situbondo Gelar Bimtek Libatkan Akademisi

Kamis, 15 Okt 2026 12:19 WIB

Kamis, 15 Okt 2026 12:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Situbondo - Guna meningkatkan produksi sapi di daerah setempat, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Situbondo, menggelar bimbingan teknis (bimtek)…