Kepemimpinan Eri-Armuji, Dibayang-bayangi Risma

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Hasil hitung cepat yang dilalukan oleh beberapa Lembaga survey baik Poltracking, Surabaya Survey Centre (SSC) di 240 TPS  yang dijadikan sample dari 5.144 TPS, tersebar di 154 Kelurahan, 31 Kecamatan yang ada di Kota Surabaya pada Rabu (9/12/2020).

Direktur Riset SSC Edi Marzuki mengatakan, dari hasil yang ada pasangan Erji berhasil mengungguli pasangan Maju dengan perolehan suara mencapai sebesar 57,34 persen sedangkan Maju mendapatkan 42,66 persen. Sehingga kemenangan Erji atas Maju di Pilkada Surabaya mencapai 14, 68 persen.

Terpilihnya Eri Cahyadi dan Armuji dalam Pilkada Surabaya 2020 ini tidak lepas dari pengaruh besar Tri Rismaharini.

Menanggapi hal itu, tim Litbang Surabaya Pagi menggelar polling kepada 112 masyarakat dan anak milenial dengan beberapa pertanyaan terkait tanggapan mereka tentang Eri-Armuji yang terpilih Pilwali 2020 ini. Polling dilakukan tepat pukul 09.00 WIB  dan ditutup pukul 17.00 WIB, Kamis (10/12/2020).

Dengan koresponden rentang usia 18 tahun sampai 30 tahun dengan background pelajar, mahasiswa, pekerja swasta, dan wiraswasta, orang tua dengan domilisi di Kota Surabaya. Metode polling dilakukan menggunakan wawancara langsung menggunakan telepon dan WhatsApp. Selain media itu juga media sosial Facebook, Twitter  dan Instagram.

Jumlah total responden yang dihimpun sebanyak 112 responden. Hasilnya,  diperoleh dari pertanyaan pertama bahwa responden memilih A sebanyak 78  persen dan B sebanyak 32 persen.

Untuk pertanyaan kedua sebanyak 83  persen memilih A dan 29  persen memilih B. Sementara untuk pertanyaan ketiga responden memilih A sebanyak 50 persen dan B sebanyak 50 persen.

Berikut berbagai tanggapan dari masyarakat terkait terpilihnya Eri – Armuji yang memenangkan Pilwali Surabaya 2020 yang dihimpun oleh Tim Litbang Surabaya Pagi.

Warga Bulak Rukem bernama Mudiyantok Setiawan mengatakan ” Tidak diragukan lagi, bagi warga Surabaya nama besar Risma dianggap sukses memimpin kota pahlawan. Jadi pasti besok saat kepemimpinan pak Eri, apa yang dilakukannya akan disorot dan dibanding-bandingkan dengan kinerja bu Risma dulu”  ujarnya.

Hal senada juga juga direspon oleh akun @nadyasafitri  yang mengatakan “Risma effect” pasti akan terasa saat kepemimpinan  Eri-Armuji . “Efek dari kepemimpinan bu Risma susah dilupakan oleh warga Surabaya. Apalagi pak Eri dan pak Armuji mengatakan akan meneruskan kebaikan bu risma. Dan kinerja pak Eri dan pak Armuji belum sebaik dengan bu Risma. Waaah pasti bakal di banding-bandingkan ini”

 “Terpilihnya Eri-Armuji merupakan pengaruh politik dari Risma. Jadi Bisa jadi bu risma nanti ikut campur saat Eri Cahyadi pemimpin Surabaya. Bahkan, bila tidak ada bu Risma, mungkin, Eri-Armuji tidak jadi,” tulis Zona Wijaya Putra.

Salah satu akun instagram @kenfurisoniaoct  menulisakan “Susah dipercaya, mereka semua dengan mudah mengeluarkan kata-kata yang meyakinkan saat kampanye, sudah cukup atas segala yang terjadi di Indonesia, ngga mau berekspetasi terlalu tinggi, apalagi langsung percaya terhadap kata-kata janji-janji saat kampanye, cuma butuh bukti nyata atau realisasi atas segala apa yang diucap dan dijanjikan hehe “

Sedangkan ada masyarakat yang mengaku senang dengan terpilihnya ERJI dan berharap pasangan yang terpilih dengan slogan meneruskan kebaikan Risma ini bisa amanah. Seperti yang dituliskan oleh akun @Danks05282530 di twitter “  Selamat untuk kemenangan Eri- Armudji. Generasi penerus bu Risma. Mudah-mudahan Lebih baik  dan benar juga amanah. ana/litbangSP/cr2/rmc

Berita Terbaru

Dugaan Korupsi di Pajak dan BC Terlalu Banyak

Dugaan Korupsi di Pajak dan BC Terlalu Banyak

Jumat, 06 Feb 2026 00:40 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:40 WIB

MAKI: Kebocoran Penerimaan Negara Akibat Tata Kelola Pajak yang Buruk Sudah Masuk Kategori Darurat Nasional            SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Masya…

Menkeu Mulai Shock Therapy Pejabat Pajak dan BC

Menkeu Mulai Shock Therapy Pejabat Pajak dan BC

Jumat, 06 Feb 2026 00:37 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:37 WIB

34 Pejabat Bea Cukai dan  40-45 Pejabat Direktorat Jenderal Pajak Dibuang ke Tempat Sepi, dari Wilayah Gemuk Usai OTT KPK       SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - …

Restitusi Pajak Puluhan Miliar Diatur Pejabat Pajak Dalang Wayang Kulit

Restitusi Pajak Puluhan Miliar Diatur Pejabat Pajak Dalang Wayang Kulit

Jumat, 06 Feb 2026 00:32 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:32 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - KPK menyita barang bukti berupa uang saat operasi tangkap tangan (OTT) di KPP Madya Banjarmasin, Kalimantan Selatan (Kalsel).…

Guru dan Dosen Gugat ke MK, APBN Jangan untuk MBG

Guru dan Dosen Gugat ke MK, APBN Jangan untuk MBG

Jumat, 06 Feb 2026 00:28 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:28 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Penggunaan anggaran pendidikan dalam APBN untuk makan bergizi gratis (MBG) kembali digugat ke Mahkamah Konstitusi (MK). Kali ini,…

Bulan Syaban

Bulan Syaban

Jumat, 06 Feb 2026 00:25 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:25 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Bulan Syaban merupakan bulan kedelapan dalam kalender Hijriah dan termasuk juga bulan mulia yang dimana letak waktunya berada…

Jokowi Ajak PSI Mati-matian, Diduga Pertahankan Dinastinya

Jokowi Ajak PSI Mati-matian, Diduga Pertahankan Dinastinya

Jumat, 06 Feb 2026 00:23 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:23 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Judul utama harian Surabaya Sore edisi Rabu (4/2) kemarin "PSI Siap Mati-matian Ikuti Jokowi". Judul ini terkesan bombastis. Tapi…