Usai Nyoblos, 15 Tahanan Korupsi Kejati Jatim Positif Covid

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Tampak suasana pencoblosan Pilkada yang dilakukan para tahanan kasus korupsi di TPS Rutan Kejati Jatim, Rabu (9/12/2020) lalu. SP/BUDI
Tampak suasana pencoblosan Pilkada yang dilakukan para tahanan kasus korupsi di TPS Rutan Kejati Jatim, Rabu (9/12/2020) lalu. SP/BUDI

i

 SURABAYAPAGI.COM, Surabaya -  Usai mencoblos Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 9 Desember 2020 lalu, sebanyak 35 tahanan kasus korupsi di Rumah Tahanan Kelas I Surabaya cabang Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur di swab test.

Hasilnya, 15 tahanan dinyatakan positif terpapar Covid 19. Menurut Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejaksaan Tinggi Jatim Anggara Suryanagara, kelima belas tahanan itu akhirnya dipisahkan ruangan dengan tahanan lainnya. 

"Hasilnya keluar kemarin Kamis (10/12/2020), sebanyak 15 tahanan dari 35 tahanan yang jalani tes usap, dinyatakan positif (COVID-19), ujar Angga, Jumat (11/12/2020).

Angga tidak menjelaskan secara detail identitas serta kasus para tahanan yang positif terpapar Covid tersebut. “Data belum saya pegang secara detail, mereka terlibat kasus apa saja, apakah tahanan titipan KPK atau bukan,” katanya.

Seperti di rutan dan lembaga pemasyarakatan lainnya, para tahanan di Kejati Jatim juga difasilitasi untuk menggunakan hak pilihnya pada pilkada serentak. Tempat Pemungutan Suara (TPS) khusus didirikan di rutan tersebut. Nah, setelah pencoblosan itulah para tahanan yang masih berstatus terdakwa itu di tes usap.

Pasca dinyatakan positif Covid 19, para tahanan ditangani secara khusus laiknya pasien Covid di luar rutan. Angga mengaku tidak tahu apakah di antara 15 tahanan positif itu memiliki riwayat penyakit penyerta atau tidak.

 "Tapi kondisinya baik semua. Mereka OTG (orang tanpa gejala)," tandasnya.

Selain memisahkan tahanan positif dengan yang negatif, semua petugas rutan dan Kejaksaan yang hadir pada saat pemungutan suara di Rutan Kejati juga di tes usap.

Hasilnya negatif COVID-19. "Seluruh lingkungan rutan dan Kejati juga sudah disterilkan dengan dilakukan penyemprotan (disinfektan)," kata Angga.

Karena terpapar COVID-19, sidang perkara ke-15 tahanan itu tentu saja bakal tertunda. Soal itu, Angga mengatakan jaksa yang menangani perkara mereka akan mengkoordinasikan dengan pihak pengadilan. 

"Data rincinya (perkara apa saja) saya belum pegang," kata mantan Kasi Pidana Umum Kejaksaan Negeri Tanjung Perak itu. nbd

Berita Terbaru

Perdana, Konferensi MWCNU Kalitengah Gunakan Mekanisme Hasil Muktamar Ke-35 NU

Perdana, Konferensi MWCNU Kalitengah Gunakan Mekanisme Hasil Muktamar Ke-35 NU

Sabtu, 03 Okt 2026 16:55 WIB

Sabtu, 03 Okt 2026 16:55 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan – Konferensi Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kalitengah, Kabupaten Lamongan, menjadi momentum penting bagi perjalanan o…

Sampoerna University Roadshow ke Surabaya, Soroti Kebutuhan Kompetensi Lulusan di Era Global

Sampoerna University Roadshow ke Surabaya, Soroti Kebutuhan Kompetensi Lulusan di Era Global

Sabtu, 03 Okt 2026 15:29 WIB

Sabtu, 03 Okt 2026 15:29 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Kebutuhan tenaga kerja yang adaptif dan memiliki kompetensi lintas disiplin menjadi salah satu tantangan pendidikan tinggi di tengah p…

LKBB King Cobra Season 3 Meriah Digelar, Dorong Generasi Muda Tangguh dan Berjiwa Nasionalisme

LKBB King Cobra Season 3 Meriah Digelar, Dorong Generasi Muda Tangguh dan Berjiwa Nasionalisme

Sabtu, 03 Okt 2026 15:27 WIB

Sabtu, 03 Okt 2026 15:27 WIB

  SURABAYA PAGI.com, Sidoarjo - Yayasan Perguruan Al-Islam (YAPALIS) Krian kembali menggelar Lomba Keterampilan Baris Berbaris (LKBB) King Cobra Season 3 t…

Pemkot Kediri Salurkan BLT DBHCHT, Ribuan Buruh Rokok Terima Bantuan

Pemkot Kediri Salurkan BLT DBHCHT, Ribuan Buruh Rokok Terima Bantuan

Sabtu, 03 Okt 2026 08:02 WIB

Sabtu, 03 Okt 2026 08:02 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Kabar baik untuk warga Kota Kediri yang bekerja di pabrik rokok, Pemerintah Kota Kediri melalui Dinas Sosial mulai menyalurkan…

Apa Itu Blockchain dan Perbedaanya dengan Mata Uang Kripto? 

Apa Itu Blockchain dan Perbedaanya dengan Mata Uang Kripto? 

Sabtu, 03 Okt 2026 07:47 WIB

Sabtu, 03 Okt 2026 07:47 WIB

SURABAYA PAGI, Surabaya- Blockchain dan mata uang kripto sering disebut di dalam pembahasan yang sama. Keduanya memang berkaitan erat, namun blockchain dan …

Melebihi Batas Tinggi Muatan, Sebuah Truk Menabrak Gapura di Blitar

Melebihi Batas Tinggi Muatan, Sebuah Truk Menabrak Gapura di Blitar

Jumat, 02 Okt 2026 12:53 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 12:53 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Suara benturan keras di Gapuro pintu masuk Desa Silukosewu Kec.Gandusari Kabupaten Blitar, kagetkan warga sekitar dan pengguna jalan…