Ini Cara Hotel Bali Peneleh Atasi Covid-19

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Caption : Umat hindu bali mengadakan ritual Tilem Ke Enem. SP/RIA S
Caption : Umat hindu bali mengadakan ritual Tilem Ke Enem. SP/RIA S

i

SURABAYA PAGI, Surabaya - Hotel Bali Peneleh menyelenggarakan upacara Tilem Ke Enem dalam rangka untuk keselamatan keluarga dan para karyawan hotel dimasa-masa sekarang ini.

"Sekarang ini kan adalah masa perubahan musim dari panas ke hujan dan banyak muncul penyakit, istilahnya upacara ini adalah untuk suguhan kepada buta kala, secara kasarnya buta kala diibaratkan adalah seekor lalat dan lalat ini lah yang kita suguhkan makanan agar dia (lalat) ini tahu, itu lho makanannya." terang I Made Joni Subawa, Pemilik hotel Bali saat ditemui oleh wartawan Surabaya Pagi, Senin (14/12/2020).

Upacara ini adalah upacara rutin yang diselenggarakan oleh pihak hotel dan sudah 10 kali dilaksanakan. Pelaksanaannya berpatokan pada kalender Bali dimana hari ini tepat merupakan bulan 6 peteng dan termasuk waktu yang bagus untuk melakukan upacara.

Upacara ini diselenggarakan dari mulai pukul 12.00 WIB waktu setempat dan selesai pukul 13.38 WIB. Perbedaan diantara upacara-upacara rutin sebelumnya yaitu karena pada masa pandemi ini.

Jadi suguhan buta kala ini bisa disebut juga sebagai upaya mengatasi virus covid-19 saat ini dan memohon kepada Tuhan agar virus-virus ini segera pergi dan masyarakat bisa beraktifitas normal kembali.

 Selain itu, untuk upacara sembahyangan rutin hindu setiap harinya juga dilaksanakan oleh para umat hindu yang bekerja di hotel Bali tersebut, jadi tidak hanya hari baik seperti hari ini saja.Ria

 

Berita Terbaru

Di Tengah Narasi Bela UMKM, Khofifah Ajak Siswa SLB Belanja di Mal

Di Tengah Narasi Bela UMKM, Khofifah Ajak Siswa SLB Belanja di Mal

Kamis, 12 Mar 2026 20:25 WIB

Kamis, 12 Mar 2026 20:25 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM,Madiun - Di tengah gencarnya narasi keberpihakan pada UMKM dan pasar rakyat, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa justru mengajak pul…

Bupati Masih Bisa Jadi "Ratu" di Daerah

Bupati Masih Bisa Jadi "Ratu" di Daerah

Kamis, 12 Mar 2026 19:39 WIB

Kamis, 12 Mar 2026 19:39 WIB

KPK Ungkap Temuan Korupsi di Kabupaten Pekalongan Hingga Rp 46 Miliar oleh Keluarga Mantan Pedangdut   SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Bupati Pekalongan nonaktif …

Desakan DK PBB tak Dihiraukan Iran

Desakan DK PBB tak Dihiraukan Iran

Kamis, 12 Mar 2026 19:34 WIB

Kamis, 12 Mar 2026 19:34 WIB

Trump Isyaratkan Akhiri Perang, Karena Harga Minyak   SURABAYAPAGI.COM, New York - Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) pada Rabu (11/3) …

Hentikan Aksi Militer di Kawasan Timur Tengah

Hentikan Aksi Militer di Kawasan Timur Tengah

Kamis, 12 Mar 2026 19:31 WIB

Kamis, 12 Mar 2026 19:31 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Putra Mahkota sekaligus Perdana Menteri Kerajaan Arab Saudi Mohammed bin Salman (MbS) dan Presiden Indonesia Prabowo Subianto…

Usai Kalah Praperadilan, Eks Menag Yaqut Langsung Ditahan KPK

Usai Kalah Praperadilan, Eks Menag Yaqut Langsung Ditahan KPK

Kamis, 12 Mar 2026 19:29 WIB

Kamis, 12 Mar 2026 19:29 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Eks Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Staquf, telah ditahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai tersangka terkait kasus…

3 Perusahaan Emas di Sidoarjo dan Surabaya, Digeledah Bareskrim

3 Perusahaan Emas di Sidoarjo dan Surabaya, Digeledah Bareskrim

Kamis, 12 Mar 2026 19:27 WIB

Kamis, 12 Mar 2026 19:27 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Tiga perusahaan emas di Surabaya dan Sidoarjo digeledah Bareskrim Polri. Ketiga perusahaan meliputi PT SJU, PT IGS dan PT…