Banjir Tak Surut, DPUPR dan Gus Barra Cek Lokasi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Wakil Bupati terpilih Mojokerto, Gus Barra dan Kepala Dinas PUPR saat meninjau lokasi banjir Desa Tempuran. SP/ Dwy Agus Susanti
Wakil Bupati terpilih Mojokerto, Gus Barra dan Kepala Dinas PUPR saat meninjau lokasi banjir Desa Tempuran. SP/ Dwy Agus Susanti

i

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Banjir rutin tahunan yang merendam ratusan rumah warga di Dusun Bekucuk, Desa Tempuran, Kabupaten Mojokerto memantik keprihatinan Muhammad Al Barra. 

Wakil Bupati terpilih Pilkada Mojokerto ini turun dan menyerahkan berbagai macam bantuan.

Diantaranya 500 kantong beras ukuran 5 kilogram, mie instan 100 dus dan sejumlah uang tunai. Bantuan tersebut diserahkan langsung kepada warga yang terdampak.

Gus Barra mengatakan fokus penanganan banjir yang pertama adalah menyelesaikan pembangunan tanggul di sebelah barat Desa Tempuran. Kemudian, permasalahan sampah sehingga masyarakat harus sadar lingkungan agar tidak membuang sampah di aliran sungai.

"Sebenarnya permasalahan ada dua yaitu tanggul yang belum selesai dan penumpukkan sampah di aliran sungai dan jika sudah selesai pasti Insyaallah bisa teratasi," ungkapnya kepada wartawan di lokasi, Selasa, 5 Januari 2021.

Menurut dia, faktor pemicu banjir juga dikarenakan adanya penumpukkan sampah di pintu air penyaringan di Dam Sipon sehingga menyebabkan pemukiman warga terendam air banjir. 

Selain itu, konstruksi bangunan jembatan yang dibawahnya  terdapat beton dan memicu penumpukkan sampah sehingga menyumbat aliran sungai Avur.

"Permasalahan bukan jembatan namun bangunan jadi di bawah jembatan ada beton sehingga ketika ada sampah terbawa arus sungai tidak bisa mengalir dan tersumbat," jelasnya.

Masih kata Gus Barra, apabila diperlukan akan dilakukan revitalisasi kontruksi bangunan jembatan untuk mengantisipasi penumpukkan sampah di aliran sungai Avur tersebut.

"Jadi solusinya jembatan ini dibangun kembali tanpa ada beton cuma ada seperti Fly Over sehingga ketika ada sampah tidak tersangkut," terangnya.

Terpisah, Sukiman (71), warga Desa Tempuran mengaku bersyukur dengan kepedulian Bupati dan Wakil Bupati terpilih Mojokerto ini. Ia mengaku bangga memiliki sosok pemimpin yang peduli kepada masyarakat Kabupaten Mojokerto. 

"Alhamdulillah bantuan ini bisa sedikit meringankan beban kami dalam menghadapi musibah. Semoga ada solusi sehingga masalah banjir ini bisa cepat teratasi," harapnya. 

Sementara itu, kondisi terkini di kawasan langganan banjir tahunan, Dusun Bekucuk tersebut belum surut total namun ketinggian air semula 60 sentimeter yang perlahan mulai turun mencapai sekitar 30 sentimeter sampai 40 sentimeter.

Sejumlah rumah warga dan fasilitas publik seperti gedung sekolah SDN Tempuran serta balai desa masih terendam air banjir.

Namun ketinggian air banjir akan berpotensi bertambah lantaran situasi siang ini hujan intensitas tinggi mengguyur sebagian besar wilayah Kota/ Kabupaten Mojokerto.

Penyebab banjir akibat luapan Sungai Avur Jombok, Sungai Watudakon dan aliran Dam Sipon Pageruyung yang tersumbat sampah sehingga air meluber di permukiman penduduk.  

Pemerintah Daerah berupaya semaksimal mungkin dalam penanganan banjir yakni melakukan pembersihan sampah rumah tangga dan rimbunan tanaman Eceng Gondok yang menyumbat aliran Sungai Avur  Jombok, Sungai Watudakon dan Dam Sipon Pageruyung, Kecamatan Gedeg. Dwy

 

Berita Terbaru

AJI dan PFI Surabaya Desak Pembebasan Jurnalis yang Ditahan Israel

AJI dan PFI Surabaya Desak Pembebasan Jurnalis yang Ditahan Israel

Kamis, 21 Mei 2026 20:08 WIB

Kamis, 21 Mei 2026 20:08 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Penahanan sembilan warga negara Indonesia (WNI), termasuk empat jurnalis, oleh militer Israel memicu perhatian luas. Mereka merupakan b…

Perkuat Mobilitas, Bluebird Kembangkan Layanan Multimoda dan Tambah Armada Listrik

Perkuat Mobilitas, Bluebird Kembangkan Layanan Multimoda dan Tambah Armada Listrik

Kamis, 21 Mei 2026 20:04 WIB

Kamis, 21 Mei 2026 20:04 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Perusahaan transportasi Bluebird Group terus mengembangkan layanan mobilitas di Surabaya seiring tingginya aktivitas masyarakat di k…

Tingkatkan Mutu dan Kualitas Pendidikan, Pondok Pesantren Sunan Drajat  Luncurkan 12 Modul Pembelajaran

Tingkatkan Mutu dan Kualitas Pendidikan, Pondok Pesantren Sunan Drajat Luncurkan 12 Modul Pembelajaran

Kamis, 21 Mei 2026 18:09 WIB

Kamis, 21 Mei 2026 18:09 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Langkah besar Pondok Pesantren Sunan Drajat dalam wujudkan Pesantren percontohan, dan meningkatkan kualitas pendidikan terus…

Program CKG, Dinkes Sidoarjo Optimis Target 46 Persen Tercapai

Program CKG, Dinkes Sidoarjo Optimis Target 46 Persen Tercapai

Kamis, 21 Mei 2026 17:38 WIB

Kamis, 21 Mei 2026 17:38 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Pemerintah Kabupaten Sidoarjo melalui Dinas Kesehatan mengimbau masyarakat  untuk memanfaatkan semaksimal mungkin layanan Cek …

PT PAL Indonesia Percepat Produksi LPD, Menko AHY : Bukti Transformasi Industri Maritim

PT PAL Indonesia Percepat Produksi LPD, Menko AHY : Bukti Transformasi Industri Maritim

Kamis, 21 Mei 2026 16:12 WIB

Kamis, 21 Mei 2026 16:12 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya — PT PAL Indonesia berhasil mempercepat produksi Landing Platform Dock (LPD). Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan K…

Jejak Kontroversial Jayadi: Dari Dukun Sunat, Politisi, hingga Jadi Tersangka Pencabulan Santri di Ponorogo

Jejak Kontroversial Jayadi: Dari Dukun Sunat, Politisi, hingga Jadi Tersangka Pencabulan Santri di Ponorogo

Kamis, 21 Mei 2026 15:08 WIB

Kamis, 21 Mei 2026 15:08 WIB

  SURABAYA PAGI, Ponorogo-Kasus dugaan kekerasan asusila yang menjerat Jayadi (55), pimpinan Pondok Pesantren (Ponpes) Tahfidzul Qur'an Raden Wijaya di …