Pupuk Langka, Petani Sumenep Butuh Dukungan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Foto : areal pesawahan di Desa Meddelan Kecamatan Lenteng Kabupaten Sumenep.  SP /Ainur Rahman
Foto : areal pesawahan di Desa Meddelan Kecamatan Lenteng Kabupaten Sumenep.  SP /Ainur Rahman

i

SURABAYA PAGI, Sumenep - Salah satu anggota kelompok Tani di Kecamatan Lenteng,  MH mengaku sangat berterima kasih kepada Aktivis LMR RI Komda Sumenep, Amiruddin yang telah membantu menyoroti kelangkaan pupuk di beberapa kecamatan di Kabupaten Sumenep.

Sebab, pupuk langka ini terjadi di tahun 2020 padahal di tahun sebelumnya 2019 pupuk itu aman, makanya dengan dukungan dari LMR RI ini diharapkan pemerintah lebih memperhatikan petani khususnya di tahun 2021.

"Saya sangat berterima kasih, karena telah dibantu untuk mendapatkan pupuk bersubsidi, sebab sudah saatnya sekarang para petani untuk memberikan pupuk " katanya kepada Surabaya pagi, Selasa (5/1/21).

Menurutnya, kelangkaan pupuk itu baru terjadi di saat pandemi covid 19, dimana masyarakat petani mengalami usaha menurun, perekonomian yang mencekik dan bahkan kelaparan, akibat putaran perekonomian yang kurang stabil ditambah lagi dengan kesulitan untuk mendapatkan pupuk.”Padahal semua lahan sudah digarap karena memasuki masa tanam dan waktunya untuk dipupuk” kilahnya.

" Saya sudah tergabung dalam Kelompok Tani namun hanya dapat jatah 1 sak saja, padahal lahan yang saya bajak cukup banyak, biasanya kan jatahnya 2 sak sekarang jadi satu sak, bahkan ada anggota yang lain tidak mendapatkan"pungkasnya.

Sementara Amiruddin, mengaku, kelangkaan pupuk ini menjadikan cemas bagi para petani, untuk mendapatkan hasil panen yang sesuai dengan harapan, sebab yang semestinya mendapat jatah 2 sak hanya mendapat 1 sak per orang itu dalam satu kelompok Tani terus bagaimana dengan mereka yang tidak tergabung dalam kelompok tani

"Kelangkaan pupuk ini dikhawatirkan ada permainan antara Distributor dan Kios, makanya perlu adanya pengawasan oleh pihak terkait, tujuannya agar ketersediaan pupuk bagi petani cukup sesuai dengan data di elektronik Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok. ( e-RDKK)  " tudingnya.

Dikatakan Amiruddin, pihaknya akan mengawal persoalan ini dari Distributor ke Kios untuk kroscek mengenai pembagian pupuk bersubsidi tersebut, apakah sesuai dengan acuan yang ada di e-RDKK atau tidak. “Sebab ada anggota yang tidak menerima pupuk tersebut, ini harus menjadi atensi untuk dibantu mengingat luas lahan sawah mereka yang sudah ditanami padi” tegasnya.

"Saya harus tahu, dari mana kelangkaan pupuk ini apakah dari distributor, agen, atau di Kios, pokoknya saya akan kroscek takutnya terjadi penimbunan pupuk baik di distributor, kios atau agen " pungkasnya. Ar

Berita Terbaru

Dukung Ekonomi Nasional Melalui Ekonomi Regional, Bank Jatim Perkuat Kolaborasi Antar BPD

Dukung Ekonomi Nasional Melalui Ekonomi Regional, Bank Jatim Perkuat Kolaborasi Antar BPD

Jumat, 30 Okt 2026 16:25 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 16:25 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) sebagai salah satu pelaku industri perbankan terus berusaha untuk memberikan…

Selang 48 Jam, Sopir Pickup yang Tabrak Kakek 71 Tahun hingga Tewas, Berhasil Dibekuk

Selang 48 Jam, Sopir Pickup yang Tabrak Kakek 71 Tahun hingga Tewas, Berhasil Dibekuk

Jumat, 30 Okt 2026 15:49 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 15:49 WIB

SURABAYAPAGI.Com, Blitar- Setelah pihak Unit Laka Polres Blitar Kota lakukan penyelidikan kasus tabrak lari Selasa 27 Oktober 2026 malam, telah berhasil…

Hari Sumpah Pemuda, KAI Daop 7 Madiun Gelar Aksi Sosialisasi dan Edukasi Keselamatan Kereta Api

Hari Sumpah Pemuda, KAI Daop 7 Madiun Gelar Aksi Sosialisasi dan Edukasi Keselamatan Kereta Api

Jumat, 30 Okt 2026 15:48 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 15:48 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun peringati Hari Sumpah Pemuda dengan gelar aksi sosialisasi keselamatan…

Kejar-kejaran 48 Jam Pasca Tabrak Lansia, Sopir Pickup Berhasil Dibekuk Satlantas Polres Blitar Kota

Kejar-kejaran 48 Jam Pasca Tabrak Lansia, Sopir Pickup Berhasil Dibekuk Satlantas Polres Blitar Kota

Jumat, 30 Okt 2026 15:45 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 15:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Setelah pihak Unit Laka Polres Blitar Kota lakukan penyelidikan kasus tabrak lari Selasa 27 Oktober 2026 malam, telah berhasil…

Menabung Harapan, Menimbang Keadilan: Masa Depan Dana Haji Indonesia

Menabung Harapan, Menimbang Keadilan: Masa Depan Dana Haji Indonesia

Jumat, 30 Okt 2026 14:10 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 14:10 WIB

BPKH menghadapi tantangan menjaga keamanan dan keberlanjutan dana, sementara nilai manfaat membantu membiayai haji dan memunculkan pertanyaan tentang hak jemaah…

AICECS UNAIR: Menjelajahi Keberagaman Budaya Indonesia dari Surabaya

AICECS UNAIR: Menjelajahi Keberagaman Budaya Indonesia dari Surabaya

Jumat, 30 Okt 2026 13:20 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 13:20 WIB

SURABAYAPAG.com, Surabaya - Universitas Airlangga sedang menggelar event AICECS, Airlangga International Cultural Environmental Community Service sebagai wadah…