Trump Dituding Berkudeta, Gedung Capitol Chaos Ricuh

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Massa pendukung Presiden Amerika Serikat Donald Trump bentrok dengan pasukan polisi di kompleks Gedung Capitol, Washington. SP/ REUTERS
Massa pendukung Presiden Amerika Serikat Donald Trump bentrok dengan pasukan polisi di kompleks Gedung Capitol, Washington. SP/ REUTERS

i

SURABAYAPAGI.com, Amerika Serikat - Banyaknya amuk massa di wilayah negara adidaya Amerika Serikat (AS) dinilai sejumlah pihak sebagai upaya kudeta oleh presiden Trump yang akan lengser. Dari kudeta tersebut sejumlah pihak menyalahkan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump atas situasi chaos di Gedung Capitol setelah massa pro-Trump datang menyerbu.

Tidak hanya itu, petugas keamanan mulai angkat senjata untuk mengendalikan situasi. Sebuah foto yang diambil AP menunjukkan tiga anggota pasukan keamanan yang berada di dalam Gedung Capitol membidikkan pistol ke arah wajah massa pendukung Trump yang mengintip dari jendela.

Mantan kepala polisi Washington D.C., Charles Ramsey, sebelumnya juga menyalahkan Presiden Trump atas situasi kacau tersebut. Dia mendesak Trump tutup mulut dan menyingkir.

"Pria itu seperti kanker," kata Ramsey yang merujuk pada Trump.

"Pada suatu saat, jika dia tidak akan melakukan hal yang benar dan menyuruh mereka keluar dari Capitol, dan bertingkah seakan-akan mereka punya akal sehat, maka diam saja," ujarnya.

"Dia menghasut mereka. Dia membuat semua ini berjalan. Ini hampir seperti upaya kudeta seperti yang pernah dilihat negara ini. Itulah yang Anda lihat pada orang-orang. Itulah yang Anda lihat. Dan itu pasti konyol," paparnya.

Tidak beda jauh dengan anggota Kongres dari Partai Republik, Adam Kinzinger yang juga marah melihat kekacauan di Gedung Capitol, tempat Kongres menghitung suara elektoral dan mengesahkan Joe Biden sebagai pemenang pemilihan presiden ( pilpres ) Amerika 3 November lalu. 

Gara-gara gedung itu diserbu massa pendukung Trump, kegiatan Kongres dihentikan dan gedung di-lockdown. Kinzinger menyebut tindakan pendukung Trump itu sangat tercela.

"Di mana pun di dunia ini, kami akan menyebutnya sebagai upaya kudeta. Saya pikir memang begitu," kata Kinzinger, Kamis (7/1/2021).

"Pagar demokrasi yang akan dipegang Konstitusi, dan kami akan berhasil, dan saya pikir setelah ini berakhir, kami akan melihat ke belakang dan menyadari dari mana asal kanker ini, dan mengejarnya," ujarnya.

Kata-kata politisi Partai Republik itu merupakan kiasan yang cukup jelas untuk Donald Trump.

"Ketika Anda tidak mengatakan yang sebenarnya kepada orang-orang, Anda akhirnya membuat orang-orang mempercayai konspirasi dan bukti palsu, dan Anda mendapatkan badai Capitol, seperti yang terjadi hari ini," katanya.

"Ini benar-benar, sangat tercela, dan setiap pemimpin (Partai) Republik harus menyatakan ini dengan paksa dan dimintai pertanggungjawaban." 

Mantan calon presiden Mitt Romney, yang marah dengan serbuan massa pro-Trump, berteriak; "Ini yang Anda dapatkan."

Teriakan itu ditujukan kepada rekan-rekannya yang mendukung upaya presiden Trump hari ini saat mereka meninggalkan ruang Senat karena serbuan massa.

Wakil Presiden Mike Pence, yang sebelumnya mengatakan menentang tuntutan Trump untuk mengubah hasil pilpres, telah dievakuasi untuk keselamatannya.

Sebagai Presiden Senat, adalah tugas Pence untuk memimpin sidang atau rapat gabungan. Namun, dia tidak memiliki kekuatan untuk mengeluarkan hasil suara elektoral.

Alih-alih berusaha meredakan situasi, Trump awalnya menanggapi tindakan pendukungnya dengan menyerang Pence di Twitter.

“Mike Pence tidak memiliki keberanian untuk melakukan apa yang seharusnya dilakukan untuk melindungi negara kita dan Konstitusi kita, memberikan kesempatan kepada negara bagian untuk mengesahkan serangkaian fakta yang dikoreksi, bukan fakta palsu atau tidak akurat yang sebelumnya diminta untuk disertifikasi. AS menuntut kebenaran!," tulis Trump di Twitter.

Trump memposting tweet lain beberapa menit kemudian, mendesak para pendukungnya untuk mendukung polisi dan tetap damai

"Tolong dukung Polisi Capitol dan penegak hukum kami. Mereka benar-benar berpihak pada negara kita. Tetap damai!," tulis Trump. Dsy11

Berita Terbaru

Babak Baru Perkara Wire Rope, Rangkaian Fakta Mulai Dipertarungkan di Persidangan

Babak Baru Perkara Wire Rope, Rangkaian Fakta Mulai Dipertarungkan di Persidangan

Rabu, 02 Sep 2026 20:22 WIB

Rabu, 02 Sep 2026 20:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Penolakan eksepsi oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Surabaya menjadi pintu masuk bagi perkara dugaan pelanggaran ketentuan …

Kerugian Rp83 Miliar Tak Otomatis Jadi Kesalahan Direksi, Ahli UNEJ Soroti Beban Pembuktian

Kerugian Rp83 Miliar Tak Otomatis Jadi Kesalahan Direksi, Ahli UNEJ Soroti Beban Pembuktian

Rabu, 02 Sep 2026 20:19 WIB

Rabu, 02 Sep 2026 20:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Besarnya nilai kerugian perusahaan belum serta-merta dapat menjadi dasar untuk menyatakan seorang direksi melakukan kesalahan atau …

Sengketa Ijazah Sukur Prijanto Masuk Babak Baru, Mediasi Terbentur Legal Standing

Sengketa Ijazah Sukur Prijanto Masuk Babak Baru, Mediasi Terbentur Legal Standing

Rabu, 02 Sep 2026 20:17 WIB

Rabu, 02 Sep 2026 20:17 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya— Sengketa dugaan ketidakabsahan ijazah yang melibatkan anggota DPRD Kabupaten Bojonegoro Sukur Prijanto memasuki babak penting di P…

Jembatan Garuda di Madiun Tak Cuma Soal Konstruksi, Dampak ke Warga Jadi Tujuan

Jembatan Garuda di Madiun Tak Cuma Soal Konstruksi, Dampak ke Warga Jadi Tujuan

Rabu, 02 Sep 2026 16:36 WIB

Rabu, 02 Sep 2026 16:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Jembatan Garuda yang dibangun di beberapa wilayah di kabupaten Madiun tak hanya diuji kekuatan konstruksinya. Korem 081/DSJ…

Perubahan APBD TA 2026 Disepakati, Belanja Daerah Naik Rp84,8 Miliar

Perubahan APBD TA 2026 Disepakati, Belanja Daerah Naik Rp84,8 Miliar

Rabu, 02 Sep 2026 16:35 WIB

Rabu, 02 Sep 2026 16:35 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto– Pemerintah Kota Mojokerto bersama DPRD Kota Mojokerto menyepakati Rancangan Peraturan Daerah tentang Perubahan Anggaran Pendapatan …

Untuk Surabaya Berkeadilan, ARSAS Tegaskan Sikap: Satu Tuntutan, Empat Usulan

Untuk Surabaya Berkeadilan, ARSAS Tegaskan Sikap: Satu Tuntutan, Empat Usulan

Rabu, 02 Sep 2026 15:57 WIB

Rabu, 02 Sep 2026 15:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Arek Suroboyo Asli (ARSAS) menegaskan sikap organisasi terhadap sejumlah persoalan yang dinilai berkaitan langsung dengan k…