Jelang PPKM, Lamongan Tambah Ruang Isolasi Covid-19

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Rapat Satgas Penanganan Covid-19 di Ruang Command Center Pemkab Lamongan. SP/ DECOM
Rapat Satgas Penanganan Covid-19 di Ruang Command Center Pemkab Lamongan. SP/ DECOM

i

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Gugus Tugas Covid-19 Lamongan akan menambah jumlah bed occupancy rate (BOR) di RS rujukan Covid-19 bagi pasien yang melakukan isolasi Covid-19 menjelang pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM), Senin (11/1/2021).

Menanggapi peristiwa tersebut, Bupati Lamongan Fadeli mengungkapkan, angka kesembuhan di Lamongan masih di atas Jatim bahkan nasional. Sedangkan BOR atau tingkat hunian tempat tidur di RS rujukan Covid-19 cukup tinggi. Yakni di atas 80 persen yang artinya jumlah suspect masih cukup tinggi.

"Langkah yang akan kita lakukan terkait jumlah BOR yang cukup tinggi, kami akan menambah ruang isolasi," kata Fadeli.

Sedangkan dalam rapat yang dihadiri Kapolres Lamongan AKBP Miko Indrayana, Dandim 0812 Letkol Inf Sidik Wiyono, bersama dengan tokoh agama dan tokoh masyarakat ini, Fadeli mengungkapkan, pihaknya akan menambah ruang isolasi di ruang Seroja RSUD dr Soegiri Lamongan, menjadi 29 bed.

Selain itu, pihaknya juga akan menambahkan 4 Puskesmas sebagai RS lapangan, yakni Kembangbahu, Mantup, Paciran dan Karangkembang dengan total 157 bed.

"Angka kesembuhan di Lamongan masih di atas Jatim bahkan nasional, kasus konfirmasi dan kematian juga masih berada di bawah nasional dan Jatim. Hanya saja BOR atau tingkat hunian tempat tidur di RS rujukan Covid-19 cukup tinggi, yakni di atas 80 persen, yang artinya jumlah suspek masih cukup tinggi," tambahnya.

Fadeli juga menginstruksikan untuk mengoptimalkan Posko Satgas Kabupaten hingga tingkat RT, memperkuat penanganan tracing, sistem dan manajemen tracing, perbaikan treatment dan fasilitas kesehatan. Upaya lainnya adalah mencegah dan menghindari kerumunan melalui upaya persuasif.

"Kegiatan budaya, hajatan dan keagamaan maksimal sebanyak 50 orang, serta tidak mengizinkan pelaksanaan lomba keolahragaan secara kontak fisik dan yang menghadirkan banyak orang. Hal ini tentu dibarengi dengan penerapan protokol kesehatan secara lebih ketat," lanjut Fadeli.

Lebih jauh Fadeli menambahkan, aturan PPKM ini akan berlaku mulai 11-25 Januari 2021. Aturan setelah 25 Januari akan disesuaikan dengan kondisi perkembangan Covid-19 Lamongan.

"Lamongan akan secara maksimal menerapkan Insmendagri dan Kepgub. Hari ini kami keluarkan instruksi bupati yang akan berlalu mulai 11 Januari-25 Januari 2021," ujarnya.

"Mari kita taati peraturan pemerintah untuk melakukan jaga jarak fisik dan sosial. Wajib memakai masker jika keluar rumah. Tetap waspada dan bersama-sama kita putus mata rantai penyebaran Covid-19," pungkas Fadeli. Dsy12

 

Berita Terbaru

Salah Sasaran Kritik, Pensiunan Satpol PP Gresik Klarifikasi dan Sampaikan Permintaan Maaf kepada Kadishub Khusaini

Salah Sasaran Kritik, Pensiunan Satpol PP Gresik Klarifikasi dan Sampaikan Permintaan Maaf kepada Kadishub Khusaini

Selasa, 17 Mar 2026 14:51 WIB

Selasa, 17 Mar 2026 14:51 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Polemik video kritik terkait banjir di Terminal Bunder yang sempat ramai di media sosial akhirnya berujung klarifikasi. Muhammad A…

Siap Meluncur di Pasar Eropa, Yamaha Tricity 300 Kini Dilengkapi Sistem Keamanan 'Airbag'

Siap Meluncur di Pasar Eropa, Yamaha Tricity 300 Kini Dilengkapi Sistem Keamanan 'Airbag'

Selasa, 17 Mar 2026 14:14 WIB

Selasa, 17 Mar 2026 14:14 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Yamaha, pabrikan otomotif ternama asal Jepang kini baru saja meluncurkan model teranyarnya Yamaha ‘Tricity 300’ yang bekerja sama de…

Kapolres Gresik Tinjau Pasar Jelang Lebaran, Pastikan Stok Bahan Pokok Terkendali

Kapolres Gresik Tinjau Pasar Jelang Lebaran, Pastikan Stok Bahan Pokok Terkendali

Selasa, 17 Mar 2026 14:02 WIB

Selasa, 17 Mar 2026 14:02 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah p…

Gegara Ngaku Cucu Menteri, BGN Hentikan Sementara 2 Dapur MBG di Ponorogo

Gegara Ngaku Cucu Menteri, BGN Hentikan Sementara 2 Dapur MBG di Ponorogo

Selasa, 17 Mar 2026 13:52 WIB

Selasa, 17 Mar 2026 13:52 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Baru-baru ini, Badan Gizi Nasional (BGN) merilis penghentian sementara dua Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di kawasan…

Sambut Malam 27 Ramadhan, Tradisi Unik ‘Bi-Bi’ Berebut Jajan-Angpau di Probolinggo Tampak Meriah

Sambut Malam 27 Ramadhan, Tradisi Unik ‘Bi-Bi’ Berebut Jajan-Angpau di Probolinggo Tampak Meriah

Selasa, 17 Mar 2026 13:41 WIB

Selasa, 17 Mar 2026 13:41 WIB

SURABAYAPAGI.com, Probolinggo - Dalam rangka menyambut malam ke-27 Ramadhan, Warga Kota Probolinggo, memiliki tradisi unik yang dikenal dengan sebutan Bi-Bi-Bi…

Sosok Haji Her 'Sultan Madura', Gelontorkan Zakat Rp 45 Miliar hingga Beri Santunan di 13 kecamatan Pamekasan

Sosok Haji Her 'Sultan Madura', Gelontorkan Zakat Rp 45 Miliar hingga Beri Santunan di 13 kecamatan Pamekasan

Selasa, 17 Mar 2026 13:24 WIB

Selasa, 17 Mar 2026 13:24 WIB

SURABAYAPAGI.com, Pamekasan - Banyak yang bertanya-tanya siapa Haji Khairul Umam atau Haji Her? beliau adalah 'Sultan Madura' pemilik PT Bawang Mas yang viral…