Help Delivery Berbasis Aplikasi Bantu Pelaku UMKM

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Help Delivery sebagai penyedia layanan pengantar barang berbasis aplikasi. SP/ Julian
Help Delivery sebagai penyedia layanan pengantar barang berbasis aplikasi. SP/ Julian

i

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Setelah satu tahun bertahan dan berjuang menghadapi pandemi,  pemerintah dan berbagai industri mengharapkan pemulihan ekonomi di tahun 2021 dengan mempersiapkan strategi yang mampu membangkitkan ekonomi Indonesia di tahun ini. Adapun selama pandemi, masyarakat dan para pelaku bisnis dipaksa untuk lebih taktis dan praktis, salah satunya dengan memanfaatkan peran digital sebagai alat pemasar dan pemesanan kebutuhan. Digitalisasi menjadi syarat penting dalam menjalankan suatu bisnis. Masyarakat sebagai konsumen juga harus paham dan teredukasi mengenai digital, terutama di tengah masa transisi seperti saat ini, Rabu (13/1/2021).

 Help Delivery sebagai penyedia layanan pengantar barang berbasis aplikasi turut hadir dalam meramaikan era digitalisasi di tengah pandemi ini. Setelah sukses hadir di tengah-tengah kebutuhan masyarakat, khususnya para pelaku UMKM yang membutuhkan jasa delivery dengan biaya terjangkau dan waktu pengiriman yang singkat, kini Help Delivery secara resmi mengganti namanya menjadi Wehelpyou. Hal ini diputuskan setelah Help Delivery mendapat tanggapan positif sebagai aplikasi yang mendukung usaha mikro, kecil, dan menengah dengan menyediakan jasa pengiriman dengan harga kompetitif.

 Pergantian nama ini sekaligus menjadi titik awal rangkaian program yang akan dilangsungkan selama beberapa waktu ke depan, yaitu #AwalBaru. Dalam program ini, Wehelpyou kembali mengajak para pengguna, terutama mereka yang memiliki unit usaha mikro atau menengah untuk selalu siap dalam segala kondisi. Hal ini dilatarbelakangi oleh kesuksesan Wehelpyou dalam mendukung pelaku UMKM untuk bertahan di masa pandemi.

 “Kami melihat banyak pelaku bisnis kecil dan menengah terdampak oleh pandemi yang masih berlanjut hingga saat ini, namun kami yakin bahwa UMKM di Indonesia selalu punya kemampuan untuk berkembang dan bertahan selama krisis,” ujar Muhamad Noor Sutrisno, CEO dan Founder Wehelpyou.

 Hal tersebut diungkapkan berdasarkan data yang dicatat oleh Wehelpyou, di mana hingga saat ini sudah terdapat 500.000 pengguna yang sebagian besarnya menjalankan bisnis kuliner rumahan. “Ini menjadi perhatian Wehelpyou untuk terus mendukung pelaku UMKM dalam menyediakan fitur-fitur serta layanan yang memudahkan pengguna,” tambah Muhamad Noor.

 Layanan seperti pengiriman barang secara instan dan ketersediaan Thermal Bag telah menjadi salah satu yang diminati oleh para pengguna aplikasi Wehelpyou. Layanan tersebut kemudian dilengkapi dengan fitur dalam aplikasi yang memungkinkan pengguna untuk mengirim barang hingga ke delapan alamat yang berbeda melalui kerjasama dengan jasa pengiriman terpercaya. Kolaborasi Wehelpyou dengan beberapa payment gateway seperti GoPay, Dana, Ovo, dan ShopeePay juga memungkinkan pengguna untuk melakukan transaksi secara cashless serta memperoleh cashback hingga Rp7.500,- menyesuaikan metode pembayaran yang dipilih.

 #AwalBaru merupakan langkah yang diinisiasi oleh Wehelpyou sebagai komitmen kepada pengguna setia Wehelpyou untuk bersama-sama berjuang menghadapi situasi sulit yang sedang dihadapi. “Dalam waktu dekat, komitmen Wehelpyou untuk memulai #AwalBaru akan diwujudkan melalui fitur terbaru, yaitu Buy & Sell. Tunggu tanggal peluncurannya,” tutup Muhamad Noor Sutrisno, CEO dan Founder Wehelpyou. Jul

 

 

Berita Terbaru

Sesuai Raperda, Kota Malang Tetapkan Tata Kelola Parkir Gunakan Skema Bagi Hasil

Sesuai Raperda, Kota Malang Tetapkan Tata Kelola Parkir Gunakan Skema Bagi Hasil

Minggu, 15 Mar 2026 12:46 WIB

Minggu, 15 Mar 2026 12:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Berdasarkan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Penyelenggaraan Perparkiran yang sudah dibuat tinggal menunggu pengesahan…

Dinkes Madiun Temukan 13 Kasus Campak, Upaya Vaksinasi Terus Digencarkan per Awal 2026

Dinkes Madiun Temukan 13 Kasus Campak, Upaya Vaksinasi Terus Digencarkan per Awal 2026

Minggu, 15 Mar 2026 11:45 WIB

Minggu, 15 Mar 2026 11:45 WIB

SURABAYAPAGI,com, Madiun - Setelah adanya temukan sejumlah kasus campak pada awal Tahun 2026, membuat  Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga …

Libur Lebaran, Dispendukcapil Tegaskan Layanan Adminduk di Banyuwangi Tetap Buka

Libur Lebaran, Dispendukcapil Tegaskan Layanan Adminduk di Banyuwangi Tetap Buka

Minggu, 15 Mar 2026 11:32 WIB

Minggu, 15 Mar 2026 11:32 WIB

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Bagi warga Kabupaten Banyuwangi tak perlu khawatir jika ingin mengurus administrasi kependudukan (adminduk) selama lebaran 2026,…

Ramadhan Run Race 2026 Wadah Pemuda Hindari Balap Liar

Ramadhan Run Race 2026 Wadah Pemuda Hindari Balap Liar

Minggu, 15 Mar 2026 09:53 WIB

Minggu, 15 Mar 2026 09:53 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Kota Madiun – Balap liar yang kerap meresahkan warga coba dialihkan ke arena yang lebih positif. Melalui Ramadhan Run Race 2026 di Taman Ban…

Tingkatkan Literasi Finansial Sejak Dini, KWEBS Berbagi Santunan di Tiga Panti Asuhan Surabaya

Tingkatkan Literasi Finansial Sejak Dini, KWEBS Berbagi Santunan di Tiga Panti Asuhan Surabaya

Sabtu, 14 Mar 2026 23:45 WIB

Sabtu, 14 Mar 2026 23:45 WIB

SURABAYAPAGI, Surabaya – Tingkat literasi keuangan di kalangan pelajar sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP) di Indonesia masih perlu d…

Kunjungi KPK, Pemkab Mojokerto Matangkan Rencana Relokasi Pusat Pemerinahan ke Mojosari

Kunjungi KPK, Pemkab Mojokerto Matangkan Rencana Relokasi Pusat Pemerinahan ke Mojosari

Sabtu, 14 Mar 2026 23:42 WIB

Sabtu, 14 Mar 2026 23:42 WIB

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto - Pemerintah Kabupaten Mojokerto terus mematangkan rencana kesiapan pemindahan pusat pemerintahaanya ke wilayah Mojosari. Salah …