Anggota PDIP Ingatkan Menkes Jangan Bisnis Vaksin dengan Rakyat

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Anggota fraksi PDIP Ribka Tjiptaning
Anggota fraksi PDIP Ribka Tjiptaning

i

 

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Anggota fraksi PDIP Ribka Tjiptaning, mengusik terpilihnya Budi Gunadi Sadikin sebagai Menteri Kesehatan menggantikan Terawan Agus Putranto. Ribka menyoroti Budi tak memiliki latar belakang di bidang kesehatan, apalagi jabatan terakhir Budi adalah Wakil Menteri Badan Usaha Milik Rakyat (BUMN).

Dengan terpilihnya Budi sebagai Menkes, Ribka, mengkritik keputusan Jokowi yang dinilai makin tak jelas. "Jokowi ini pembisiknya siapa, terakhir makin enggak jelas. Ntar disampein saja sama Pak Jokowi: 'Mba Ning bilang beginii'. 'Mba Ning', dia tahu," kata Ribka seperti dikutip dari kanal YouTube DPR RI, Rabu (13/1/2021).

 

Rapat Kerja dengan Budi

Sedang pernyataan Ribka itu disampaikan saat rapat kerja dengan Budi yang juga dihadiri Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan Penny K. Lukito dan Direktur Utama PT Bio Farma (Persero) Honesti Basyir di kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (12/1/2021).

Ribka  juga mempertanyakan motif di balik penunjukan Budi sebagai Menkes. Dia curiga, Budi sengaja dipilih hanya sebatas untuk menangani vaksin. Sebab penunjukkan Budi bersamaan dengan program vaksinasi Covid-19 yang sedang gencar dicanangkan pemerintah.

"Kontraknya gimana sama Jokowi. Jangan-jangan cuman ini untuk menyelesaikan vaksin aja. Menteri Kesehatan ini, Jokowi hanya untuk selama menangani vaksin, tidak, ‘kan?" kata Ribka.

"Tiba-tiba yang latar belakang ahli nuklir, apa ini mau dibom semua ini covidnya? Cara penanganannya? Latar belakangnya ekonomi terus tadi pernah jadi Wamen BUMN, masalah dagang-dagang," imbuhnya.

Terkait vaksin Covid-19, Ribka juga mewanti-wanti supaya negara tidak boleh berbisnis dengan rakyatnya, apalagi urusan kesehatan.

"Saya cuman ingatkan nih adinda menteri nih, negara tidak boleh berbisnis dengan rakyatnya loh. Tidak boleh, mau alasan apa saja tidak boleh. Saya yang paling kenceng nanti tuh memasalahkan itu," pungkas Ribka. erk/cr

Berita Terbaru

Marhaenisme dan Relevansi Pemikiran Bung Karno

Marhaenisme dan Relevansi Pemikiran Bung Karno

Selasa, 18 Agu 2026 22:49 WIB

Selasa, 18 Agu 2026 22:49 WIB

Oleh Deni Wicaksono Ketua Persatuan Alumni GMNI Jawa Timur…

KEI Dorong Kelompok Rentan Pagerungan Besar Olah Sampah Jadi Produk Bernilai Ekonomi

KEI Dorong Kelompok Rentan Pagerungan Besar Olah Sampah Jadi Produk Bernilai Ekonomi

Selasa, 18 Agu 2026 22:11 WIB

Selasa, 18 Agu 2026 22:11 WIB

SURABAYAPAGI, Sumenep - SKK Migas-Kangean Energy Indonesia (KEI) bersama Pemuda Karang Taruna Laskar Obor menggelar pelatihan daur ulang sampah non-B3 bagi…

Dalang Cilik Naik Panggung, Petrokimia Gresik Dorong Regenerasi Seni Wayang

Dalang Cilik Naik Panggung, Petrokimia Gresik Dorong Regenerasi Seni Wayang

Selasa, 18 Agu 2026 19:45 WIB

Selasa, 18 Agu 2026 19:45 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik — Upaya melestarikan seni dan budaya tradisional terus dilakukan PT Petrokimia Gresik (Persero). Di tengah pesatnya perkembangan z…

Warga Uji Transparansi Pergantian Pimpinan DPRD Magetan, Rekaman Paripurna Diminta Dibuka

Warga Uji Transparansi Pergantian Pimpinan DPRD Magetan, Rekaman Paripurna Diminta Dibuka

Selasa, 18 Agu 2026 19:22 WIB

Selasa, 18 Agu 2026 19:22 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Magetan – Proses pergantian pimpinan DPRD Kabupaten Magetan kembali menjadi perhatian. Kali ini, publik meminta dokumen dan rekaman Rapat Par…

AUM Wealth Management Danamon Tumbuh 20 Persen, Bisnis Priority Banking Makin Diperkuat

AUM Wealth Management Danamon Tumbuh 20 Persen, Bisnis Priority Banking Makin Diperkuat

Selasa, 18 Agu 2026 19:10 WIB

Selasa, 18 Agu 2026 19:10 WIB

SurabayaPagi, Jakarta – PT Bank Danamon Indonesia Tbk kembali memperkuat bisnis pengelolaan kekayaan (wealth management) setelah meraih dua penghargaan dalam A…

Jadi Alarm bagi Ketahanan Pangan, Harga Gabah di Magetan Nyaris Rp9 Ribu per Kg

Jadi Alarm bagi Ketahanan Pangan, Harga Gabah di Magetan Nyaris Rp9 Ribu per Kg

Selasa, 18 Agu 2026 15:33 WIB

Selasa, 18 Agu 2026 15:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Baru-baru ini, harga komoditas gabah di Kabupaten Magetan, Jawa Timur, sedang berada di level tinggi. Gabah kering giling (GKG)…