Pembelaan Pemkab Lamongan Usai di Demo Masalah Banjir

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Warga yang menaiki Perahu di atas banjir di Lamongan. SP/ DECOM
Warga yang menaiki Perahu di atas banjir di Lamongan. SP/ DECOM

i

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Sering terjadinya banjir akibat diguyur hujan di Pemkab Lamongan menimbulkan warga hingga mahasiswa berunjuk rasa yang menganggap Pemkab Lamongan tak becus dalam menangani banjir.

Namun pernyataan tersebut di tepis oleh Pemkab Lamongan yang merasa sudah secara serius dan maksimal mengatasi banjir yang terjadi di kawasan Bengawan Njero. Berbagai upaya telah dilakukan agar genangan air dapat segera surut.

Menanggapi peristiwa tersebut, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Pemkab Lamongan Mohammad Nalikan, untuk membantu agar banjir bisa segera surut, salah satunya 4 pintu air di Wangen telah dibuka secara maksimal.

"Sebelumnya, 4 pintu ini sempat terkendala masalah teknis sehingga tidak semuanya dapat dibuka. Kini, semua dibuka sehingga dapat mempercepat pembuangan air ke laut," kata Mohammad Nalikan, Kamis (14/1/2021).

Upaya lainnya, menurut Nalikan, adalah perbaikan infrastruktur Bengawan Njero, pengadaan pompa banjir, hingga penggunaan backhoe untuk membersihkan tanaman eceng gondok, meski pembersihan eceng gondok baru dilakukan saat banjir sudah melanda.

Selain itu telah disiapkan 19 pompa banjir dengan rincian 3 unit pompa dengan kapasitas 500 liter per detik dan 2 unit pompa dengan kapasitas 125 liter per detik di UPT Babat, 2 unit pompa kapasitas 1.000 liter per detik, 8 pompa kapasitas 500 liter per detik, dan 2 unit pompa kapasitas 250 liter per detik du UPT Kuro ditambah 2 unit pompa dengan kapasitas 250 liter per detik di UPT Deket.

"Saat ini dengan berbagai upaya pembangunan infrastruktur Bengawan Njero, pengadaan pompa banjir, usaha memperlancar pembuangan ke laut dengan penggunaan Backhoe Amphibi untuk mempercepat pembersihan eceng gondok, lama genangan dapat dikurangi," ungkapnya.

Komunikasi dan lobi intens kepada pemerintah pusat juga telah dilakukan sehingga terbitlah Peraturan Presiden Nomor 80 Tahun 2019 tentang Percepatan Pembangunan Ekonomi di Kawasan Gresik, Bangkalan, Mojokerto, Surabaya, Sidoarjo, Lamongan, Kawasan Bromo-Tengger-Semeru, serta Kawasan Selingkar Wilis dan Lintas Selatan dimana salah satunya memberikan prioritas pembangunan penuntasan banjir di Bengawan njero, namun karena adanya pandemi, sehingga realisasi pembangunannya tertunda.

"Pemkab Lamongan juga sudah menyalurkan 15 ton bantuan beras secara bertahap kepada masyarakat terdampak banjir. Selain itu, bakti sosial kesehatan gratis juga sudah dibuka di setiap desa terdampak banjir di 6 kecamatan," imbuhnya. Dsy14

 

Berita Terbaru

Pemkab Sidoarjo Bekali Keterampilan Mekanik Motor untuk Tekan Pengangguran

Pemkab Sidoarjo Bekali Keterampilan Mekanik Motor untuk Tekan Pengangguran

Rabu, 07 Okt 2026 12:28 WIB

Rabu, 07 Okt 2026 12:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Sebagai upaya dalam menekan angka pengangguran serta memenuhi tingginya kebutuhan tenaga kerja industri otomotif lokal, Pemerintah…

Pemkab Madiun Siapkan Sejumlah Opsi Pendidikan bagi Anak Korban KM Virgo

Pemkab Madiun Siapkan Sejumlah Opsi Pendidikan bagi Anak Korban KM Virgo

Rabu, 07 Okt 2026 12:23 WIB

Rabu, 07 Okt 2026 12:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun telah menyiapkan sejumlah opsi dukungan terhadap keberlanjutan pendidikan anak-anak keluarga…

Akses Warga Terputus Buntut Karhutla Gunung Butak Belum Padam Sepekan

Akses Warga Terputus Buntut Karhutla Gunung Butak Belum Padam Sepekan

Rabu, 07 Okt 2026 11:39 WIB

Rabu, 07 Okt 2026 11:39 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ngawi - Menindaklanjuti Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di hutan pinus di Gunung Butak, Kabupaten Ngawi, kini mulai dalam kondisi…

Perkuat Akses Pendidikan, Pemkab Trenggalek Siap Manfaatkan Rumah Inspirasi

Perkuat Akses Pendidikan, Pemkab Trenggalek Siap Manfaatkan Rumah Inspirasi

Rabu, 07 Okt 2026 11:34 WIB

Rabu, 07 Okt 2026 11:34 WIB

SURABAYAPAGI.com, Trenggalek - Dalam rangka memperkuat akses pendidikan masyarakat, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Trenggalek bakal memanfaatkan Rumah Inspirasi…

Kejar Penilaian Swasti Saba 2027, Pemkab Ponorogo Benahi Indikator Kesehatan

Kejar Penilaian Swasti Saba 2027, Pemkab Ponorogo Benahi Indikator Kesehatan

Rabu, 07 Okt 2026 11:28 WIB

Rabu, 07 Okt 2026 11:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Sebagai persiapan mengejar penghargaan tertinggi Kabupaten/Kota Sehat, Swasti Saba Wistara pada 2027, Pemerintah Kabupaten…

Minim Air, Petani Pacitan Terapkan Sistem Tumpangsari Palawija dan Tembakau

Minim Air, Petani Pacitan Terapkan Sistem Tumpangsari Palawija dan Tembakau

Rabu, 07 Okt 2026 11:17 WIB

Rabu, 07 Okt 2026 11:17 WIB

SURABAYAPAGI.com, Pacitan - Melihat fenomena ketersediaan air minim di lahan sebagai dampak kekeringan, sejumlah petani di Kabupaten Pacitan, menyesuaikan pola…