Terus Inovasi, CSI Ganti Logo dengan Brand Stats Me

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Dari kiri: Aulia Dwi Rahayu (Manager Operasional), sebelahnya Mahenda Abdillah Kamil (Komisaris) Lussi Agustin (Direktur) Hafiz Aji (Manager Marketing)
Dari kiri: Aulia Dwi Rahayu (Manager Operasional), sebelahnya Mahenda Abdillah Kamil (Komisaris) Lussi Agustin (Direktur) Hafiz Aji (Manager Marketing)

i

SURABAYAPAGI, Surabaya - Pandemi covid-19 pada awal tahun 2020 lalu berdampak pada penurunan order karena banyaknya proyek yang ditunda bahkan batal dan dialikan ke penanganan covid-19.

Bagi PT Cemerlang Statistika Indonesia (CSI), pandemi merupakan tahun yang penuh tantangan untuk terus melakukan inovasi dan peningkatan layanan. Salah satu inovasi dan peningkatan layanan, pada awal tahun 2021 ini CSI yang bergerak di bidang Consult, Training dan Research ini mengubah logo dengan mengusung brand StatsMe. Logo baru mengusung konsep menonjolkan monogram M yang diabstraksikan sebagai bentuk pergerakan grafik statistik.

“Penggambaran grafik yang simple bertujuan agar mudah dikenali oleh audience dan memberikan tampilan yang lebih modern. Logo baru ini lebih dinamis menggambarkan semangat muda yang berinovasi. Karena memang kebanyakan pegawai CSI kaum muda dibawah usia 30 tahun,” jelas Lussy Agustin S.stat, StatsMe Direktur CSI di sela pengenalan logo baru kemarin.

Lussy Agustin menambahkan CSI merubah logo bukan menurunkan layanan melainkan sebaliknya. Justru untuk meningkatkan layanan yang lebih baik lagi ditengah tantangan pandemi dan persaingan bisnis yang makin ketat. “Dibutuhkan inovasi dan peningkatakan layanan lebih untuk bisa eksis dan memenangkan persaingan. Potensi besar namun persaingan juga tidak kalah ketatnya,” ujar Lussy.

Lussy menambahkan kenapa harus ganti logo baru, di tahun baru harpannya bisa menumbukan semangat baru dengan mengusung brand StatsMe. Pasalnya logo lama cenderung monoton, kurang pas dengan situasi yang membutuhkan semangat lebih di tengah pandemi.

“Layanan kita lengkap, semuanya ada. Ada sekitar 60 jenis pekerjaan yang bisa digarap dan sektor pemerintah 70 persen sisanya 30 persen swasta dan private. Sampai saat ini lebih dari 20 instansi yang menggunakan jasa layanan CSI,” ujar Lussy.

Untuk tahun 2021 potensi masih terbuka luas. Pasalnya dari segi perekonomian diprediksikan akan lebih baik dengan sejumlah proyek akan dilanjutkan. Jadi satu peluang bagi CSI untuk bisa berkiprah lebih lanjut di tengah pandemi yang belum bisa diperkirakan kapan berakhir.

“Harus tetap ada inovasi dan optimistis untuk memberikan kajian strategi yang dibutuhkan instansi dan swasta. Harus diakui, mayoritas klien CSI sektor pemerintahan untuk berbagai proyek pekerjaan,” ujarnya.

Harapan CSI tahun 2021 ini berencana membuka cabang baru di Jawa Barat. CSI yang beroperasi lima tahun lalu dengan memiliki 60 surveyor ini mengalihkan pembukaan cabang ke Jabar karena dianggap lebih potensial dibanding Bali dan Jateng.

“Dengan logo baru, semangat baru, CSI optimistis bisa bersaing ditengah persaingan yang sangat ketat. Mulai akademisi dan perusahaan sejenis yang lebih dulu beroperasi,” jelas Lussy.

Tag :

Berita Terbaru

Heboh! Gelombang Keresahan Iklan Videotron 'Aku Harus Mati' di Surabaya, Kini Dicopot

Heboh! Gelombang Keresahan Iklan Videotron 'Aku Harus Mati' di Surabaya, Kini Dicopot

Senin, 06 Apr 2026 12:19 WIB

Senin, 06 Apr 2026 12:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Baru-baru ini warga Kota Pahlawan, Surabaya, Jawa Timur juga diresahkan dengan adanya videotron (iklan) promosi film horor…

Selama Angkutan Lebaran, KAI Daop 7 Madiun Berhasil Amankan Barang Tertinggal Senilai Puluhan Juta Rupiah

Selama Angkutan Lebaran, KAI Daop 7 Madiun Berhasil Amankan Barang Tertinggal Senilai Puluhan Juta Rupiah

Senin, 06 Apr 2026 12:03 WIB

Senin, 06 Apr 2026 12:03 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Sebagai wujud komitmen KAI Daop 7 Madiun kepada penumpang KA, tidak perlu khawatir jika barang barang miliknya tertinggal di kereta…

Talud Dermaga Telaga Ngebel Ambles hingga 15 Meter, Kerugian Ditaksir Capai Rp 20 Juta

Talud Dermaga Telaga Ngebel Ambles hingga 15 Meter, Kerugian Ditaksir Capai Rp 20 Juta

Senin, 06 Apr 2026 12:00 WIB

Senin, 06 Apr 2026 12:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Baru-baru ini hujan deras disertai angin kerap melanda daerah Jawa Timur, tak terkecuali di Kabupaten Ponorogo yang mengakibatkan…

Jelang UTBK 2026, Pelajar Kota Madiun Pilih Intensif Latihan Soal dan Tinggalkan SKS

Jelang UTBK 2026, Pelajar Kota Madiun Pilih Intensif Latihan Soal dan Tinggalkan SKS

Senin, 06 Apr 2026 11:45 WIB

Senin, 06 Apr 2026 11:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Sebentar lagi para pelajar di setiap sudut Kota Madiun akan bersiap menghadapi Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) 2026 yang…

Akses Pudak-Pulung Ponorogo Diterjang Longsor, Tak Ada Korban Jiwa dan Materi

Akses Pudak-Pulung Ponorogo Diterjang Longsor, Tak Ada Korban Jiwa dan Materi

Senin, 06 Apr 2026 11:39 WIB

Senin, 06 Apr 2026 11:39 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Hujan deras yang terus mengguyur wilayah Kabupaten Ponorogo, JAwa Timur mengakibatkan sebagian akses tebing jalan penghubung…

TACB Tetapkan Prasasti Anjuk Ladang Jadi Dasar Penetapan Hari Jadi Nganjuk

TACB Tetapkan Prasasti Anjuk Ladang Jadi Dasar Penetapan Hari Jadi Nganjuk

Senin, 06 Apr 2026 11:31 WIB

Senin, 06 Apr 2026 11:31 WIB

SURABAYAPAGI.com, Nganjuk - Setelah ditemukannya isi Prasasti Anjuk Ladang di dekat situs Candi Lor Desa Candirejo, Kecamatan Loceret. Kini, Tim Ahli Cagar…