Kondisi Gunung Semeru Sudah Aman

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Gunung Semeru mengeluarkan awan panas pada Sabtu (16/1) sore. SP/PVBMG Semeru
Gunung Semeru mengeluarkan awan panas pada Sabtu (16/1) sore. SP/PVBMG Semeru

i

 

SURABAYAPAGI.COM, Lumajang - Gunung Semeru kembali menunjukkan aktivitasnya pada Sabtu (16/1) petang sekitar pukul 17.48 WIB kemarin. Banyak pihak yang berspekulasi, aktivitas Gunung Semeru itu adalah erupsi.

Namun hal itu ditepis Wakil Bupati Lumajang, Indah Amperawati. Dalam keterangannya kepada media, ia menyebut awan panas yang dikeluarkan gunung semeru itu bukanlah erupsi, melainkan tumpukan lava yang turun karena gravitasi. Meski begitu, pihaknya meminta masyarakat tetap waspada.

“Sekali lagi, awan panas bukan karena letusan. Sebab yang beredar di WhatsApp dan televisi, Gunung Semeru meletus. Tetapi itu adalah lava yang menumpuk di atas lalu turun menimbulkan awan panas,” katanya, Minggu (17/1).

Indah juga memastikan, hingga Minggu (17/1) kondisi Gunung Semeru aman pasca aktivitas vulkanik pada Sabtu petang kemarin. “Jadi tidak perlu panik. Sampai hari ini juga tidak ada warga yang mengungsi. Semua tetap berada di rumah masing-masing,” katanya saat meninjau pos pengamatan Gunung Semeru.

 

Telah Stabil

Indah mengatakan meski aktivitas Gunung berapi tertinggi di Pulau Jawa itu telah stabil, namun pihaknya tetap meminta jajaran terkait untuk bersiap bilamana ada peningkatan status dan aktivitas vulkanik gunug berapi tersebut. Dia pun telah menyiagakan sarana dan prasarana termasuk petugas evakuasi dari BPBD, kepolisian, TNI, Tagana hingga relawan.

Terakhir, perempuan yang juga akrab disapa Bunda Indah ini juga berpesan kepada warga sekitar untuk terus mengenakan masker. Selain untuk mengurangi paparan dari abu vulkanik Gunung Semeru, penggunaan masker juga untuk mencegah paparan virus covid-19.

Terpisah, Kabid Penanggulangan Bencana dan Logistik BPBD Kabupaten Lumajang Wawan Hadi menyebut dampak dalam peristiwa itu hanya hujan abu. Di daerah yang mengalami hujan abu, BPBD telah menurunkan tim.

 

Hujan Abu

Hujan abu yang disebabkan oleh aktivitas Gunung Semeru tak hanya menyebar di Lumajang dan Malang saja, bahkan sampai kabupaten Probolinggo.

Seorang warga Desa Kebonagung, Probolinggo Sirajuddin mengaku abu vulkanik semeru terbawa hingga ke desanya. Ia menyebut, abu vulkanik itu membuat mata terasa perih. “Sekarang sudah mendingan. Agak perih mata kena abu ini,” kata dia.

Diketahui sebelumnya, Gunung Semeru meluncurkan awan panas pada Sabtu (16/1) sore. Bupati Lumajang Thoriqul Haq dalam keterangannya mengatakan, awan panas yang dikelurkan Gunung Semeru menyebar hingga radius 4,5 km.

Daerah sekitar Sumber Muju dan Curah Kobokan menjadi titik guguran awan panas. Tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lumajang mengatakan hujan abu sampai ke Kabupaten Probolinggo.

Ketebalan hujan abu berkisar 1-5 cm. Pada Minggu (17/1) dini hari pukul 00.00 WIB juga terjadi beberapa kali gempa tremor harmonik. Meski hal itu menyatakan adanya potensi guguran awan panas, namun hingga Minggu sore kondisi Gunung Semeru telah stabil. lum/ham

Berita Terbaru

DPR RI Bambang Haryo Dorong Batik Ecoprint Surabaya Tembus Pasar Internasional

DPR RI Bambang Haryo Dorong Batik Ecoprint Surabaya Tembus Pasar Internasional

Jumat, 16 Okt 2026 22:07 WIB

Jumat, 16 Okt 2026 22:07 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Anggota DPR RI Bambang Haryo Soekartono mendorong pemerintah memperluas dukungan terhadap usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di S…

Perkuat Kesenian Reog, Ponorogo Dukung Barongan Blora Jadi ICH Extension UNESCO 

Perkuat Kesenian Reog, Ponorogo Dukung Barongan Blora Jadi ICH Extension UNESCO 

Jumat, 16 Okt 2026 19:11 WIB

Jumat, 16 Okt 2026 19:11 WIB

SURABAYAPAGI.com, PONOROGO-Pemerintah Kabupaten Blora, Jawa Tengah menjalin kerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, dalam pengusulan…

67 Juta UMKM, Sertifikasi SNI Masih Minim, DPR RI Soroti Keterbatasan Anggaran BSN

67 Juta UMKM, Sertifikasi SNI Masih Minim, DPR RI Soroti Keterbatasan Anggaran BSN

Jumat, 16 Okt 2026 18:32 WIB

Jumat, 16 Okt 2026 18:32 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Rendahnya cakupan sertifikasi Standar Nasional Indonesia (SNI) bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) menjadi tantangan d…

Kirab Enam Tumpeng Raksasa Warnai Haul ke-61 Mbah KH Moh Syafi’i di Pongangan

Kirab Enam Tumpeng Raksasa Warnai Haul ke-61 Mbah KH Moh Syafi’i di Pongangan

Jumat, 16 Okt 2026 16:09 WIB

Jumat, 16 Okt 2026 16:09 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Tradisi dan gotong royong kembali berpadu dalam peringatan Haul ke-61 Mbah Kiai Haji (KH) Mohammad Syafi’i dan para sesepuh Desa Pon…

Bupati Sumenep : Warnai Hari Santri dan Hari Jadi ke-757 Sumenep Dengan 111.111 Kali Al-Waqi'ah

Bupati Sumenep : Warnai Hari Santri dan Hari Jadi ke-757 Sumenep Dengan 111.111 Kali Al-Waqi'ah

Jumat, 16 Okt 2026 14:57 WIB

Jumat, 16 Okt 2026 14:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sumenep - Pemerintah Kabupaten Sumenep mengkolaborasikan peringatan Hari Santri 2026 dan Hari Jadi ke-757 Kabupaten Sumenep dengan gerakan…

Emil Dardak Pastikan Pengurus Demokrat Jatim Tuntas Akhir Oktober, Pelantikan November

Emil Dardak Pastikan Pengurus Demokrat Jatim Tuntas Akhir Oktober, Pelantikan November

Jumat, 16 Okt 2026 11:23 WIB

Jumat, 16 Okt 2026 11:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Ketua DPD Partai Demokrat Jawa Timur Emil Elestianto Dardak memastikan penyusunan kepengurusan DPD Partai Demokrat Jatim periode 2…