Tangani Banjir, Pemkab Lamongan Minta Bantuan Pemerintah Pusat

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Enceng godok yang menjadi salah satu pemicu aliran air tidak lancar terus dibersihkan. SP/ MUHAJIRIN KASRUN
Enceng godok yang menjadi salah satu pemicu aliran air tidak lancar terus dibersihkan. SP/ MUHAJIRIN KASRUN

i

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Segala upaya telah dilakukan, namun banjir yang melanda Lamongan di wilayah Bengawan Jero hingga kini tak kunjung surut, apalagi hujan masih terus turun. Akhirnya Pemkab Lamongan meminta bantuan ke Pemerintah Pusat dalam penanganan banjir yang terjadi setiap tahun ini.

Permintaan bantuan dari Pemkab Lamongan ke Pemerintah Pusat itu, dijelaskan dalam surat yang dikirim ke Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat RI, dan ditembuskan kepada Dirjen Sumber Daya Air Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat di Jakarta, Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo di Surakarta, dan Gubernur Jawa Timur sudah resmi terkirim.

Dalam surat yang ditandatangani oleh Bupati Fadeli itu, seperti disampaikan oleh Edwin Kepala Dinas Informasi dan Komunikasi Lamongan itu, bupati mendorong percepatan penanganan banjir perlu adanya langkah konkrit percepatan realisasi dalam Perpres Nomor 80 Tahun 2019.

Dimana dalam Perpres itu kata Edwin, terkait Penanganan Rehabilitasi Daerah Irigasi Bengawan Jero dan Percepatan Penuntasan Saluran Primer Daerah Irigasi Bengawan Jero (lanjutan saluran primer Intake Babat Barrage), termasuk perlunya penanganan pasca banjir (darurat) infrastruktur jalan dan jembatan.

"Jadi surat ke Kementerian PUPR sudah dikirim, Pemkab Lamongan berharap ada langkah kongrit pemerintah pusat membantu penanganan banjir di Bengawan Jero," ujar Edwin, Senin (18/1/2021).

Terpisah Bupati Fadeli membenarkan kalau dirinya atas nama Pemkab Lamongan berkirim surat untuk penanganan banjir ini ke Pemerintah Pusat. Harapannya pemerintah pusat segera ikut membantu agar banjir di wilayah Bengawan Jero ini teratasi.

Penanganan banjir ini kata Fadeli memiliki peran dan arti yang sangat penting, kaitannya dengan penyediaan air baku irigasi dan drainase serta kegiatan pertanian di wilayah Bengawan Jero.

Dimana sampai saat ini penanganannya masih terkendala infrastruktur yang belum terpenuhi. "Dengan dikirimkannya surat ini, kami berharap adanya dukungan baik dari Pemerintah Pusat dan Provinsi dalam percepatan penyelesaian permasalahan banjir di Bengawan Jero,” tambah Bupati Fadeli.

Banjir luapan Bengawan Jero ini menggenangi 7.726 rumah penduduk di 42 desa, prasarana infrastruktur jalan, lahan pertanian dan sawah tambak seluas 637 Hadi 6 Kecamatan. jir

Berita Terbaru

Dugaan Korupsi di Pajak dan BC Terlalu Banyak

Dugaan Korupsi di Pajak dan BC Terlalu Banyak

Jumat, 06 Feb 2026 00:40 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:40 WIB

MAKI: Kebocoran Penerimaan Negara Akibat Tata Kelola Pajak yang Buruk Sudah Masuk Kategori Darurat Nasional            SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Masya…

Menkeu Mulai Shock Therapy Pejabat Pajak dan BC

Menkeu Mulai Shock Therapy Pejabat Pajak dan BC

Jumat, 06 Feb 2026 00:37 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:37 WIB

34 Pejabat Bea Cukai dan  40-45 Pejabat Direktorat Jenderal Pajak Dibuang ke Tempat Sepi, dari Wilayah Gemuk Usai OTT KPK       SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - …

Restitusi Pajak Puluhan Miliar Diatur Pejabat Pajak Dalang Wayang Kulit

Restitusi Pajak Puluhan Miliar Diatur Pejabat Pajak Dalang Wayang Kulit

Jumat, 06 Feb 2026 00:32 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:32 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - KPK menyita barang bukti berupa uang saat operasi tangkap tangan (OTT) di KPP Madya Banjarmasin, Kalimantan Selatan (Kalsel).…

Guru dan Dosen Gugat ke MK, APBN Jangan untuk MBG

Guru dan Dosen Gugat ke MK, APBN Jangan untuk MBG

Jumat, 06 Feb 2026 00:28 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:28 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Penggunaan anggaran pendidikan dalam APBN untuk makan bergizi gratis (MBG) kembali digugat ke Mahkamah Konstitusi (MK). Kali ini,…

Bulan Syaban

Bulan Syaban

Jumat, 06 Feb 2026 00:25 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:25 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Bulan Syaban merupakan bulan kedelapan dalam kalender Hijriah dan termasuk juga bulan mulia yang dimana letak waktunya berada…

Jokowi Ajak PSI Mati-matian, Diduga Pertahankan Dinastinya

Jokowi Ajak PSI Mati-matian, Diduga Pertahankan Dinastinya

Jumat, 06 Feb 2026 00:23 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:23 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Judul utama harian Surabaya Sore edisi Rabu (4/2) kemarin "PSI Siap Mati-matian Ikuti Jokowi". Judul ini terkesan bombastis. Tapi…