Nik Sugiharti Laksanakan Reses II dengan Anjal dan IPNU

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Anggota DPRD Fraksi Golkar Pasuruan Nik Sugiharti Laksanajan Reses II bersama Anjal dan IPPNU. SP/ Hikmah
Anggota DPRD Fraksi Golkar Pasuruan Nik Sugiharti Laksanajan Reses II bersama Anjal dan IPPNU. SP/ Hikmah

i

SURABAYAPAGI.com, Pasuruan -  Anggota Fraksi Partai Golkar DPRD Pasuruan, Nik Sugiharti melakukan reses II dengan menjaring aspirasi anak jalanan (anjal) yang putus sekolah dan Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU).

Reses adalah masa pemberhentian sidang parlemen dimana  waktu bagi para Anggota Dewan kembali ke Dapil untuk mendengarkan, menyerap dan menindaklanjuti aspirasi konstituan dan pengaduan masyarakat guna memberikan pertanggungjawaban moral dan politis kepada konstituen di Dapil sebagai perwujudan Perwakilan Rakyat dalam Pemerintahan.

Kegiatan Reses yang di kemas Sederhana Terlihat Tetap Mengedepankan Protokol kesehatan (Protokol Covid -19).

"Reses tetap harus kita laksanakan, dengan mematuhi Aturan dan Himbauan Pemerintah, pada Masa Masa pandemi ini kita akan tetap menjaga kesehatan tingkatkan Imunitas diri dan Keluarga, serta lingkungan, Membiasakan diri kita Berprilaku hidup bersih dan sehat, " Ungkap Nik Sugiarti.

Reses II Anggota F-Golkar Nik Sugiharti di dampingi oleh Pengurus Partai Golkar Kecamatan Gempol, Beji, Anjal dan IPNU.

Dalam sambutannya, Nik Sugiharti meminta para anak jalanan, bisa menyampaikan keinginannya untuk memperoleh kehidupan yang sama dengan anak-anak lainnya. Mereka butuh belajar dan bekerja dengan baik.

"Sungguh sebuah keinginan yang sederhana, siapa pun bisa mengenyam pendidikan di era milenial ini. Tapi faktanya, mereka tidak mampu melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi dan memperoleh pekerjaan yang layak," ujar Nik Sugiharti.

Mananggapi permintaan tersebut, Nik Sugiharti menyatakan siap membantu nasib pendidikan mereka dengan menyampaikan aspirasi tersebut kepada pemerintah.

Adapun terkait pekerjaan, dia sudah mempersiapkan sedikit modal untuk wirausaha mereka, seperti membuka warkop atau cuci motor. Dia berharap, bantuan tersebut meski sedikit bisa dirasakan manfaatnya oleh mereka.

"Tidak banyak yang kami berikan untuk mereka, setidaknya bisa meminimalisir kegiatan mereka yang tidak bermanfaat," terang dia saat ditemui di kediamannya, Dusun Ngasem, Kecamatan Gempol, Pasuruan, Jumat (22/01/2021) malam. (HIK)

Berita Terbaru

Dugaan Korupsi di Pajak dan BC Terlalu Banyak

Dugaan Korupsi di Pajak dan BC Terlalu Banyak

Jumat, 06 Feb 2026 00:40 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:40 WIB

MAKI: Kebocoran Penerimaan Negara Akibat Tata Kelola Pajak yang Buruk Sudah Masuk Kategori Darurat Nasional            SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Masya…

Menkeu Mulai Shock Therapy Pejabat Pajak dan BC

Menkeu Mulai Shock Therapy Pejabat Pajak dan BC

Jumat, 06 Feb 2026 00:37 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:37 WIB

34 Pejabat Bea Cukai dan  40-45 Pejabat Direktorat Jenderal Pajak Dibuang ke Tempat Sepi, dari Wilayah Gemuk Usai OTT KPK       SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - …

Restitusi Pajak Puluhan Miliar Diatur Pejabat Pajak Dalang Wayang Kulit

Restitusi Pajak Puluhan Miliar Diatur Pejabat Pajak Dalang Wayang Kulit

Jumat, 06 Feb 2026 00:32 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:32 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - KPK menyita barang bukti berupa uang saat operasi tangkap tangan (OTT) di KPP Madya Banjarmasin, Kalimantan Selatan (Kalsel).…

Guru dan Dosen Gugat ke MK, APBN Jangan untuk MBG

Guru dan Dosen Gugat ke MK, APBN Jangan untuk MBG

Jumat, 06 Feb 2026 00:28 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:28 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Penggunaan anggaran pendidikan dalam APBN untuk makan bergizi gratis (MBG) kembali digugat ke Mahkamah Konstitusi (MK). Kali ini,…

Bulan Syaban

Bulan Syaban

Jumat, 06 Feb 2026 00:25 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:25 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Bulan Syaban merupakan bulan kedelapan dalam kalender Hijriah dan termasuk juga bulan mulia yang dimana letak waktunya berada…

Jokowi Ajak PSI Mati-matian, Diduga Pertahankan Dinastinya

Jokowi Ajak PSI Mati-matian, Diduga Pertahankan Dinastinya

Jumat, 06 Feb 2026 00:23 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:23 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Judul utama harian Surabaya Sore edisi Rabu (4/2) kemarin "PSI Siap Mati-matian Ikuti Jokowi". Judul ini terkesan bombastis. Tapi…