Terlilit Hutang, Pengangguran Bacok Ojol

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Polisi menunjukkan pelaku dan barang bukti sajam yang digunakan pelaku untuk membacok korban.
Polisi menunjukkan pelaku dan barang bukti sajam yang digunakan pelaku untuk membacok korban.

i

 

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Aksi begal sadis kembali terjadi di Surabaya. Seorang driver ojol menjadi korban pembacokan yang dilakukan oleh penumpangnya.

Kanitreskrim Polsek Sukolilo, Iptu Zainul Abidin menyebut bahwa kasus tersebut dalam penanganannya. Sejauh ini, pihaknya sudah berhasil mengidentifikasi pelaku.

"Benar, pelakunya murni pelaku pencurian dengan kekerasan atau begal. Hanya satu orang," terang Abidin saat dikonfirmasi, Selasa (26/1/2021).

Menurut Abidin, selain melukai, pelaku juga merampas handphone (HP) korban.

Driver ojol itu dibacok penumpangnya pada Senin (25/1/2021). Salah satu saksi mata kejadian yaitu Randy (34), salah satu penghuni Apartemen Puncak Kertajaya. Surabaya.

"Sekitar pukul 20.00 Wib kejadiannya," ungkap Randy di lokasi kejadian pada Senin (25/1/2021) malam.

Saat itu, Randy awalnya mendengar teriakan seseorang. Setelah dilihat, ternyata ada orang berkelahi. Randy mengaku mendengar seseorang berteriak begal.

"Saat saya datang kondisi korban sudah berlumuran darah. Nafasnya tersengal dan akhirnya saya bawa ke rumah sakit," tandasnya.

Tidak membutuhkan waktu lama, pelaku berhasil diringkus polisi.

Subiyantana menambahkan, pelaku bernama Aries Frediyanto (24), warga Kebalen Wetan, Pabean Cantikan, Surabaya.

"Tersangka langsung kami amankan semalam. Setelah kabur ke semak-semak di tanah kosong tak jauh dari lokasi kejadian. Dia juga terpaksa dilumpuhkan karena berusaha melawan anggota dengan senjata tajam," terangnya, Selasa (26/1/2021).

Subiyantana menjelaskan, aksi pembegalan itu sudah direncanakan oleh tersangka. Awalnya dia berada di sebuah warung kopi (warkop) dekat Apartemen Puncak Kertajaya, Surabaya.

Tersangka kemudian meminta tolong kepada penjaga warkop untuk memesankan ojek online, lantaran tidak mempunyai handphone. Kepada penjaga warkop, tersangka mengatakan jika minta jemput di titik pintu masuk mobil Apartemen Puncak Kertajaya.

"Di situ, tak lama korban datang menjemput. Tersangka ini langsung naik motor korban. Sekitar 100 meter berjalan, arah putar balik, tersangka langsung merampas handphone dan menusuk perut korban bagian kiri," jelasnya.

Aries mengaku nekat melakukan aksi begal karena terlilit utang. Sebab pelaku yang setiap hari bekerja sebagai cleaning service harus berhenti selama 6 bulan karena pandemi covid-19.

"Faktor ekonomi, karena terlilit utang. Soalnya 6 bulan ini sudah menganggur," ungkap Aries.

Sementara dari aksi kejahatan pelaku polisi menyita beberapa barang bukti yakni terancam dijerat pasal 365 ayat 2 ke 4 KUHP pencurian dengan kekerasan ancaman hukuman lebih dari 5 tahun penjara.

Berita Terbaru

Data Pribadi di Website Resmi Rawan disalahgunakan, Fraksi PDI-P Minta Pemprov Lakukan Langkah Serius

Data Pribadi di Website Resmi Rawan disalahgunakan, Fraksi PDI-P Minta Pemprov Lakukan Langkah Serius

Minggu, 27 Sep 2026 07:05 WIB

Minggu, 27 Sep 2026 07:05 WIB

SURABAYAPAGI.COM, SURABAYA - Penyalahgunaan identitas untuk pinjaman online (pinjol) ilegal menjadi perhatian Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur. Pemprov…

Dari Desa, Imigrasi Perkuat Pencegahan Tindak Pidana Perdagangan Orang dan Penyelundupan Manusia

Dari Desa, Imigrasi Perkuat Pencegahan Tindak Pidana Perdagangan Orang dan Penyelundupan Manusia

Sabtu, 26 Sep 2026 14:30 WIB

Sabtu, 26 Sep 2026 14:30 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Jajaran Imigrasi se-Jawa Timur memperkuat pengawasan keimigrasian berbasis desa melalui program Desa Binaan Imigrasi (DBI) dan…

KAI Daop 7 Madiun Salurkan Bantuan TJSL Rp445 Juta untuk Fasilitasi Pendidikan, Lingkungan dan Sosial

KAI Daop 7 Madiun Salurkan Bantuan TJSL Rp445 Juta untuk Fasilitasi Pendidikan, Lingkungan dan Sosial

Sabtu, 26 Sep 2026 11:28 WIB

Sabtu, 26 Sep 2026 11:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 7 Madiun kembali menunjukkan komitmennya terhadap tanggung jawab sosial kepada masyarakat,…

Lewat Bantuan Beasiswa, Pemkab Dorong Anak Tetap Sekolah di Lumajang

Lewat Bantuan Beasiswa, Pemkab Dorong Anak Tetap Sekolah di Lumajang

Sabtu, 26 Sep 2026 08:35 WIB

Sabtu, 26 Sep 2026 08:35 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Melalui bantuan pendidikan berupa beasiswa, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas)…

ULTIMA II Hadir di Surabaya, Perkenalkan Inovasi Teknologi CollaSence™ melalui Beauty Exhibition 

ULTIMA II Hadir di Surabaya, Perkenalkan Inovasi Teknologi CollaSence™ melalui Beauty Exhibition 

Sabtu, 26 Sep 2026 08:23 WIB

Sabtu, 26 Sep 2026 08:23 WIB

SURABAYA PAGI, Surabaya – Memahami kebutuhan kulit menjadi salah satu langkah penting dalam menentukan ritual perawatan yang sesuai kebutuhan. Berangkat dari k…

Menteri Haji Ungkap Kendala Biaya Haji 2027, Tarif Penerbangan Saudia Airlines Masih Lebih Mahal 

Menteri Haji Ungkap Kendala Biaya Haji 2027, Tarif Penerbangan Saudia Airlines Masih Lebih Mahal 

Jumat, 25 Sep 2026 22:11 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 22:11 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Menteri Haji Mochamad Irfan Yusuf atau Gus Irfan mengungkapkan pembahasan biaya penyelenggaraan ibadah haji 2027 masih berlangsung. S…