Tunggak Hutang Ratusan Miliar, Aset PT Avila Diduga Juga Bersengketa

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Sutjianto Kusuma (baju kotak-kotak) sedang mengikuti rapat kreditur perdamaian November 2020 lalu. Sp/Budi
Sutjianto Kusuma (baju kotak-kotak) sedang mengikuti rapat kreditur perdamaian November 2020 lalu. Sp/Budi

i

 

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya – Sempat tertunda beberapa bulan, rapat Kreditor Perkara Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) PT Avila Prima Intra Makmur (PT APIM) kembali digelar. Perusahaan yang dipimpin Sutjianto Kusuma, selaku Presiden Direktur PT APIM, kembali menemui fakta baru. Selain memiliki hutang ratusan miliar ke beberapa kreditur, ternyata baru diketahui, beberapa aset yang dimiliki Sutjianto sedang bersengketa.

Hal ini terkuak dalam agenda rapat kreditur yang dipimpin Bonar Sidabukke, tim pengurus dalam PKPU PT APIM. “Silahkan Debitur menyampaikan tanggapan sesuai dengan usulan perdamaian”, terang Bonar Sidabukke, di hadapan para kreditur dan debitur.

Kuasa Hukum PT Avila, Alexander Arif tidak menanggapi dan hanya menyampaikan pihaknya tetap pada dokumen usulan perdamaian diajukan.

Namun, pembahasan memanas setelah salah satu kreditur, yakni pembeli perumahan Argent Parc Sidoarjo dalam Rapat Kreditor di Pengadilan Niaga dalam Pengadilan Negeri Surabaya, Rabu (27/1/2021), menguak fakta baru tentang PT APIM.

Beberapa pembeli perumahan Argent Parc Sidoarjo (proyek PT. APIM sebagai pengembang),  melalui kuasa hukumnya, menyampaikan keberatan karena jangka waktu penyelesaian masalah yang ditawarkan kepada mereka sangatlah lama. Selain itu juga meminta penambahan jumlah nominal denda, apabila PT APIM mengalami keterlambatan dalam melakukan kewajibannya.

Ditambah, muncul keluh kesah dari salah satu pembeli perumahan Argent Parc Sidoarjo, yang mempertayakan status tanah tempat perumahan di Sidoarjo itu.

“Kami mendengar PT Avila digugat dan objek perkara dalam perkara tersebut adalah tanah dimana perumahan Argent Parc berdiri,” tandas Kuasa Hukum dari salah seorang Pembeli Rumah di Perumahan Argent Parc, di persidangan.

Dari penelusuran Surabaya Pagi, di situs resmi Pengadilan Negeri Surabaya, diketahui bahwa PT APIM sedang sedang digugat oleh Budi Said, Tjioe Sien Jap dan Hariyono Subagyo (Hariyono Soebagio) yang mengaku juga memiliki hak terkait tanah seluas 185.414,28 meterpersegi di kelurahan Sidoklumpuk, kecamatan Sidoarjo, Jawa Timur.

Perkara gugatan Budi Said dkk kepada PT APIM itu terdaftar nomor register perkara 61/Pdt.G/2021/PN Sby.

Selain itu, para penggugat juga ikut menggugat PT. Astaka Anagata, PT. Bank UOB Indonesia, Andri Kosasih serta Notaris Maria Lucia Lindhajany, SH, MKn, yang juga seorang menjadi politisi Partai NasDem itu.

Namun, Alexander Arif, kuasa hukum PT. APIM, saat dikonfirmasi terkait perkara gugatan tersebut menyampaikan bahwa sampai sekarang belum menerima surat apapun dari Pengadilan maupun Budi Said Dkk.  "Secara resmi kami belum ada panggilan dari pengadilan," ucapnya singkat, Rabu (27/01/2021).

Terpisah, Ening Swandari, kuasa hukum para penggugat, saat dikonfirmasi terkait gugatan itu langsung membenarkan perihal gugatannya terhadap PT Avilla.

Untuk diketahui, PT Avila Prima Intra Makmur diputus dalam Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU), dengan nomer perkara PKPU No. 52/Pdt-Sus.PKPU/2020/PN.Niaga.Sby sejak tanggal 14 September 2020, sampai dengan saat ini belum ada kejelasan nasib pembayaran terhadap para kreditur PT Avilla.

Putusan itu ditetapkan atas permohonan dari kreditor Agus Wibisono. Dalam rapat kreditor pertama, hakim pengawas, Sutarno.

Setidaknya, ada 16 kreditur terklasifikasi sebagai kreditur separatis adalah PT Bank Bukopin Tbk., PT Bank Mandiri Tbk SME Area Surabaya Basuki Rahmat, PT Bank UOB Indonesia, dan PT Bank Central Asia Tbk. Sementara yang terklasifikasi sebagai kreditur konkuren adalah PT Bhakti Putra Sejati, PT Mergontoro Investama, Bapak Soedomo Mergonoto, Bapak Agus Wibisono, Bapak Kentjana Tjandra, PT Mergonoto Abadi Land, Bapak Stephen Wuisan, Ibu Sulistjiani, PT Fastrata Buana, dan Ibu Paulina Giovani. bd/rmc

Berita Terbaru

Kapolres Blitar Ajak Siswa Disiplin untuk Jadi Generasi Penerus Bangsa yang Berkualitas

Kapolres Blitar Ajak Siswa Disiplin untuk Jadi Generasi Penerus Bangsa yang Berkualitas

Senin, 24 Agu 2026 12:22 WIB

Senin, 24 Agu 2026 12:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar.Kapolres Blitar AKBP Ardy Zul Hasbih Nasution, S.I.K., S.H., menjadi Inspektur Upacara (Irup) dalam upacara bendera hari Senin di SMAN…

Dengan Pola, Sistem Lost and Found, KAI Daop 7 Madiun Amankan 657 Barang Ratusan Juta Milik Penumpang

Dengan Pola, Sistem Lost and Found, KAI Daop 7 Madiun Amankan 657 Barang Ratusan Juta Milik Penumpang

Senin, 24 Agu 2026 12:20 WIB

Senin, 24 Agu 2026 12:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Sejak awal bulan Januari sampai Bulan Juli 2026, PT KAI (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun mengamankan barang barang milik penumpang…

Dituding Mematikan Fungsi Lapangan, Ini Penjelasan Kades Piryantono

Dituding Mematikan Fungsi Lapangan, Ini Penjelasan Kades Piryantono

Senin, 24 Agu 2026 11:28 WIB

Senin, 24 Agu 2026 11:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Polemik lokasi pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Desa Janti, Kecamatan Tarik yang dituding bakal mematikan fungsi…

Warga Punjul Tolak Pengembangan TPST, Mengaku Tak Dilibatkan dalam Musyawarah

Warga Punjul Tolak Pengembangan TPST, Mengaku Tak Dilibatkan dalam Musyawarah

Senin, 24 Agu 2026 10:30 WIB

Senin, 24 Agu 2026 10:30 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Madiun - ‎Ratusan warga RW 07 Dusun Punjul lakukan aksi unjuk rasa di kantor kelurahan Bangunsari Kecamatan Dolopo, Minggu (23/8/2026) mala…

Alat Bukti Baru Ditemukan (22/8), Konstruksi Perkara Fiktif Terkuak

Alat Bukti Baru Ditemukan (22/8), Konstruksi Perkara Fiktif Terkuak

Senin, 24 Agu 2026 07:58 WIB

Senin, 24 Agu 2026 07:58 WIB

"Becik ketitik, olo ketoro. Yang baik akan kelihatan titiknya, yang jahat akan kelihatan nyata kebusukannya.”   SURPRISE!! Ada penemuan barang bukti baru sa…

Orang Kaya Kejam, Anggap Kebal Hukum 

Orang Kaya Kejam, Anggap Kebal Hukum 

Senin, 24 Agu 2026 07:56 WIB

Senin, 24 Agu 2026 07:56 WIB

DI awal sebuah kisah, Yesus menceritakan sebuah perumpamaan tentang seorang pria yang dituduh menghambur-hamburkan hartanya (1b). Kemudian Yesus menegur…