Pedagang Pasar Babat Diteror, Sejumlah Toko Disebar Minyak

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Begini minyak wangi seperti yang ditunjukkan dengan tanda panah ditumpahkan ke berbagai sudut toko di bawah Harmoni. SP/DOK
Begini minyak wangi seperti yang ditunjukkan dengan tanda panah ditumpahkan ke berbagai sudut toko di bawah Harmoni. SP/DOK

i

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Sejumlah pedagang pasar tradisional di Pasar Babat Kabupaten Lamongan mulai resah. Karena sejak beberapa Minggu ini ada teror ke pedagang dengan cara menumpahkan minyak dan air ke  toko saat pemiliknya sudah pulang dan toko dalam keadaan tertutup.

Kejadian seperti ini sudah berulang-ulang terjadi, dan sudah diketahui oleh pemiliknya sejak lama. Namun pemilik toko selama ini tak memperdulikannya, namun belakangan teror ini didapat semakin genjar, dan sudah membuat resah pemilik dan pegawai toko yang menjual pakaian anak dan dewasa ini.

Seperti yang terjadi pada Minggu (7/2/2021) sekitar pukul 16.00 Wib. Saat pemilik dan pegawai toko Karimul Muawwal (KM) yang ada di Blok U-E1 No 30,37, dan 44, kembali lagi ke toko untuk mengambil handphone yang ketinggalan. Saat sampai ke toko alangkah kagetnya dibawa Harmonika sudah menjumpai minyak wangi dan air yang sudah berceceran.

"Kejadian ini sudah lama terjadi, dan meresahkan, apapun motif yang dilakukan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab ini sangat meresahkan dan mengganggu kenyamanan," kata AM pemilik toko kepada wartawan Minggu (7/2/2021).

Bahkan untuk memastikan kalau teror tersebut ada, pemilik toko bersama pegawainya sempat melapor kejadian itu ke Satpam Pasar saat itu, dan satpam langsung menuju lokasi kejadian dan melihat langsung minyak yang berceceran di sekitar toko KM. "Tadi pak Satpam saya lapori dan  langsung mengecek dan mendokumentasikan peristiwa tercecernya minyak di sekitar toko," terangnya.

Sebelumnya kata Pii salah satu pegawai toko KM menyebutkan,  teror dengan memberikan minyak ke toko milik juraganya ini selalu terjadi setiap  malam Jumat, dan baru diketahui Jum'at paginya. "Kalau Jumat pagi kami selalu membersihkan minyak wangi yang ditaruh di bawa Harmonika," katanya.

Awalnya pihaknya tidak memperdulikannya, namun belakangan sudah cukup meresahkan karena itu, pihaknya meminta pengelola pasar dalam hal ini bagian keamanan, untuk lebih ketat dalam melakukan patroli dan mensweeping, untuk meminimalisir kejadian ini terulang. "Karena bagaimanapun juga kejadian ini sudah meresahkan dan pedagang tentu kepingin nyaman dalam berdagang, agar oknum yang melakukan teror tersebut segera ditangkap," pintanya.

Direktur PD Pasar Hartono saat dikonfirmasi terpisah membenarkan kejadian itu, dan pihaknya akan melakukan langkah-langkah konkrit dalam menciptakan rasa aman dan melindungi semua pedagang. Apalagi dalam kondisi pandemi covid-19 seperti ini, pedagang mengalami penurunan pendapatan dan omset. "Iya betul akan saya perhatikan," jelasnya singkat melalui WhatsApp miliknya. jir

Berita Terbaru

Dasco Diduga Jadi 'Makcomblang' PWI dan Hotman Paris, IAW Tuding Ada Intervensi Hukum

Dasco Diduga Jadi 'Makcomblang' PWI dan Hotman Paris, IAW Tuding Ada Intervensi Hukum

Jumat, 31 Jul 2026 21:36 WIB

Jumat, 31 Jul 2026 21:36 WIB

SURABAYA PAGI, Jakarta- Indonesia Accountability Watch (IAW) melayangkan kritik tajam kepada Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad. Dasco disinyalir telah…

BPJS Ketenagakerjaan Malang Perluas Perlindungan bagi Pengurus Masjid

BPJS Ketenagakerjaan Malang Perluas Perlindungan bagi Pengurus Masjid

Jumat, 31 Jul 2026 19:06 WIB

Jumat, 31 Jul 2026 19:06 WIB

  SURABAYA PAGI.COM, Malang - BPJS Ketenagakerjaan Malang memperluas cakupan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi pekerja sektor keagamaan dan …

Dishub Lamongan Teken Kerjasama  Pembayaran  Retribusi Parkir Pakai Qris dengan Bank Jatim

Dishub Lamongan Teken Kerjasama  Pembayaran  Retribusi Parkir Pakai Qris dengan Bank Jatim

Jumat, 31 Jul 2026 18:14 WIB

Jumat, 31 Jul 2026 18:14 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Dinas Perhubungan Kabupaten Lamongan melaksanakan penandatanganan kerjasama dengan PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank…

Belum Disalurkan, Pikap KDKMP Tabrakan Beruntun di Ponorogo Saat Konvoi

Belum Disalurkan, Pikap KDKMP Tabrakan Beruntun di Ponorogo Saat Konvoi

Jumat, 31 Jul 2026 16:17 WIB

Jumat, 31 Jul 2026 16:17 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo- Kecelakaan beruntun yang melibatkan dua unit mobil pikap KDKMP dan sebuah bus pariwisata terjadi di simpang lampu merah Gandukepuh,…

Satreskrim Polres Blitar Kota Bekuk Pemuda 26 th Ketahuan Mencuri

Satreskrim Polres Blitar Kota Bekuk Pemuda 26 th Ketahuan Mencuri

Jumat, 31 Jul 2026 15:13 WIB

Jumat, 31 Jul 2026 15:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar – Satreskrim Polres Blitar Kota bekuk pemuda 26 th ketahuan mencuri, Setelah menerima laporan dari Dma 26 warga Desa Selodung Kec. S…

Home Care Jember Jadi Layanan Jemput Bola sampai Pelosok Desa, Pertama di Indonesia

Home Care Jember Jadi Layanan Jemput Bola sampai Pelosok Desa, Pertama di Indonesia

Jumat, 31 Jul 2026 15:01 WIB

Jumat, 31 Jul 2026 15:01 WIB

SURABAYAPAGI.COM, SURABAYA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember menghadirkan inovasi layanan kesehatan melalui Program Home Care yang mengusung konsep jemput …