Dituding Bohongi Publik

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ashanty
Ashanty

i

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Kabar mengejutkan datang dari Ashanty dan Anang Hermansyah yang dituding telah menelantarkan anak angkatnya, Muhammad Putra yang sempat viral di media sosial karena berjualan cilok sambil bersekolah untuk hidupi keluarga.

Dugaan itu berawal saat Putra tak bisa lagi menempuh pendidikan di sebuah pesantren di Bogor, Jawa Barat. Abdul Amim Jauzi dari LBH Keadilan mengatakan Ashanty dan Anang tak lagi bertanggung jawab atas biaya Putra di sana.

“Putra dianggap sebagai anak angkat dalam tanda petik karena tidak ada legalitas. Jadi hanya sebatas berjanji akan dibiayai pendidikannya oleh Ashanty, beberapa kali diajak jalan-jalan," katanya.

Hal ini diungkapkan oleh Abdul Hamim Jauzi dari LBH Keadilan yang mendampingi Putra untuk meminta kejelasan dari keluarga Anang dan Ashanty. Abdul Hamim juga menduga bahwa Ashanty dan Anang telah melakukan pembohongan publik, dimana mereka berjanji akan membiayai pendidikan Putra hingga ke bangku perkuliahan.

"Kami hanya mempertanyakan saja. Ini artinya Putra tidak bisa melanjutkan tanpa biaya sendiri. Kalau mau melanjutkan dianggap sebagai santri baru yang harus membayar uang pangkal. Ini jadi tanda tanya, kok bisa uang pangkal yang sudah dibayarkan untuk Putra dialihkan ke orang lain?" ucap Abdul.

Janji Ashanty itu pernah diungkapkannya dalam channel Youtube miliknya. Bukan hanya mengenai biaya pendidikan, Ashanty pun dituding telah berbohong mengenai hadiah handphone untuk Putra.

"Jadi kami menduga konten-konten mengandung kebohongan. Kami merasa dibohongi dengan konten Putra diberikan hp tapi tidak diberikan," kata Abdul.

Abdul Hamim mengatakan bahwa Handphone yang diberikan Ashanty tersebut sempat diterima Putra, namun lantaran peraturan dari pesantren yang melarang setiap siswa membawa ponsel, maka Handphone tersebut diambil lagi oleh Ashanty.

“Kesimpulan pihak kami, Ashanty tidak bersungguh-sungguh membiayai (pesantren) Putra. Ketika ditanya hanya disampaikan bahwa 'Ini kebijakan kami', tanpa menyebut alasan apa pun. Bagi saya ini hal serius. Putra ini orang lemah, tidak berdaya," ujarnya.

Masalahnya, masa pandemi sekarang ini, Putra tak memiliki ponsel untuk mengikuti pembelajaran secara daring atau online.

Selain itu, soal Anang dan Ashanty berhenti membiayai Putra, saat ini Abdul masih bisa mencari solusi. Dia berencana menggalang dana dari masyarakat.

Abdul mewakili Putra mengungkapkan kekecewaannya dimana Ashanty telah melakukan pembohongan publik dan memanfaatkan Putra untuk konten Youtube saja. Selain itu, tindakan Ashanty yang menggantung biaya pendidikan Putra membuat sekolahnya terganggu. dsy/se

Berita Terbaru

PETA CINTA Gus Fawait Permudah Layanan KTP, Warga Tak Perlu ke Dispendukcapil

PETA CINTA Gus Fawait Permudah Layanan KTP, Warga Tak Perlu ke Dispendukcapil

Kamis, 30 Jul 2026 21:10 WIB

Kamis, 30 Jul 2026 21:10 WIB

JEMBER – Pemerintah Kabupaten Jember terus mendekatkan pelayanan administrasi kependudukan kepada masyarakat. Melalui program Bunga Desaku (Bupati Ngantor di D…

Kunjungi Desa Gugut, Gus Fawait Dengarkan Aspirasi Warga dan Kader Posyandu

Kunjungi Desa Gugut, Gus Fawait Dengarkan Aspirasi Warga dan Kader Posyandu

Kamis, 30 Jul 2026 20:55 WIB

Kamis, 30 Jul 2026 20:55 WIB

Jember - Bupati Jember, Gus Fawait menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Jember untuk terus hadir di tengah masyarakat dan mendengarkan langsung berbagai…

Persidangan Maidi, Saksi Sebut Alat Berat PUPR Dipakai Bantu Proyek TPA Winongo atas Perintah Maidi

Persidangan Maidi, Saksi Sebut Alat Berat PUPR Dipakai Bantu Proyek TPA Winongo atas Perintah Maidi

Kamis, 30 Jul 2026 19:57 WIB

Kamis, 30 Jul 2026 19:57 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Saksi Kepala Seksi Bidang PSDA Dinas PUPR Kota Madiun, Sri Teguh Sumaryanto, mengungkap di persidangan bahwa dirinya kerap m…

Bank Jatim Salurkan Kredit Rp 111,28 triliun

Bank Jatim Salurkan Kredit Rp 111,28 triliun

Kamis, 30 Jul 2026 19:40 WIB

Kamis, 30 Jul 2026 19:40 WIB

SURABAYAPAGI.COM : Direktur Utama Bank Jatim Winardi Legowo menjelaskan penguatan sinergi ini menjadi strategi penting dalam menciptakan ekosistem perbankan…

Terpaan El Nino, Molor dari Akhir Agustus ke 2027

Terpaan El Nino, Molor dari Akhir Agustus ke 2027

Kamis, 30 Jul 2026 19:38 WIB

Kamis, 30 Jul 2026 19:38 WIB

SURABAYAPAGI.COM : Fenomena El Nino telah aktif dan diprediksi memicu musim kemarau yang lebih kering dan berdurasi lebih panjang di sebagian besar wilayah…

Pengusaha HKI Curhat ke Kemenperin

Pengusaha HKI Curhat ke Kemenperin

Kamis, 30 Jul 2026 19:33 WIB

Kamis, 30 Jul 2026 19:33 WIB

SURABAYAPAGI.COM : Ketua Umum Himpunan Kawasan Industri Indonesia (HKI) Akhmad Ma'ruf Maulana meminta adanya penekanan dari Pemerintah Pusat ke Pemerintah…