Awal Nikah, jadi Korban KDRT

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Nindy Ayunda
Nindy Ayunda

i

 

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta – Kabar mengejutkan datang dari Nindy Ayunda yang kini mantap menggugat cerai suaminya, Askara Parasady Harsono karena Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT). Nindy menggugat cerai Askara pada 12 Januari 2021 di Pengadilan Agama Jakarta Selatan.

Menurut kuasa hukumnya, Herman, Nindy sudah mendapat tindakan KDRT sejak 2011. Askara Parasady Harsono dan Nindy Ayunda menikah pada 11 November 2011. Dari laporan itu terkuak Nindy sudah mengalami KDRT di awal-awal pernikahannya.

"Kalau misalnya kejadian secara fisik atau psikis itu cuma Nindy yang alami. Kalau kita lihat sudah ada permasalahan lama, ada beda pendapat, kurang perhatian dari suami, adanya tindakan KDRT juga ada," jelasnya.

Selain itu, kuasa hukum Nindy Ayunda, Dicky Muhammad Kurniawan, mengatakan kliennya masih mengalami trauma mendalam. Nindy Ayunda pun berusaha untuk menghilangkan rasa trauma tersebut.

"Ada lah, kalau trauma ada, tertekan terus, karena dikit-dikit juga nangis, sedih. Masih sampai sekarang. Misalnya lagi konsultasi sambil makan tahu-tahu keluar air mata," cerita kuasa hukum Nindy Ayunda, Dicky Muhammad Kurniawan.

Dalam pernyataan terbaru, pengacara Nindy, Dicky Muhammad Kurniawan membongkar kejadian terparah yang pernah dialami Nindy selama membina rumah tangga dengan suaminya. Hal ini ketika Nindy mengalami luka di bagian tulang pipi dan bawah mata.

Luka-luka itu disebabkan karena tonjokan suami Nindy. Tak sampai disitu, pengacara juga membeberkan perlakuan terparah yang pernah dilakukan Askara ke Nindy adalah melakukan pencekikan. ”Bengkak di bawah mata, ditonjok itu, kalau ditampar kan di pipi ya. Dibanting, ada cekikan juga.” kata Dicky, Selasa (9/2/2021).

Dicky mengatakan perlakukan kasar Askara ke Nindy itu dipicu oleh percekcokan masalah rumah tangga. Parahnya luka yang dialami Nindy bahkan masih membekas saat ia mengajukan laporan ke polisi terkait aksi KDRT suaminya.

Luka parah di tulang pipi bagian atas itu menjadi pemicu Nindy akhirnya berani melaporkan Askara ke Polres Jakarta Selatan. Dicky menjelaskan kekerasan yang dilakukan suami Nindy dilakukan dengan tangan kosong. ”Di pelipis pipi bagian atas itu (yang terakhir). Iya tangan kosong,” jelas Dicky. “(Nindy dibanting) Ya itu yang laporan itu. Itu (terjadi) beberapa saat sebelum laporan.”

Sebelumnya, Kasat Reskrim Polres Jakarta Selatan AKBP Jimmy Samma juga telah memberikan keterangan mengenai KDRT yang dilakukan Askara. Bukti kekerasan berupa hasil visum Nindy juga telah dikantongi pihak kepolisian.

”Dari hasil visum, ada benturan atau luka lebam di bawah mata kanan, pipi kanan, pipi kiri, kemudian di lengan kiri, dan paha,” terang AKBP Jimmy.

“Terlapor ini melakukan kekerasan di rumahnya, dengan cara memukul korban dan membanting korban dengan tangan, melakukan kekerasan berupa pukulan, tamparan, dan bantingan,” jelasnya lagi.

Nindy Ayunda akan kembali dipanggil Polres Metro Jakarta Selatan untuk menjalani pemeriksaan lanjutan. Tak cuma Nindy, polisi juga bakal memanggil suami sang artis, Askara Parasady Harsono. Sampai saat ini, Askara masih mendekam di Polres Jakarta Barat karena kasus narkoba dan kepemilikan senjata api sejak 7 Januari 2021. dsy/er

 

Berita Terbaru

Demo Tolak BBM Naik 

Demo Tolak BBM Naik 

Kamis, 11 Jun 2026 20:15 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 20:15 WIB

SURABAYAPAGI.com - Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI), Jumat hari ini (12/6), jadwalkan demo tolak BBM naik. Aksi demonstrasi mahasiswa dari BEM UI itu…

BGN Dituntut Kembalikan Rp218,2 Miliar, Nanik S Deyang, Tolak

BGN Dituntut Kembalikan Rp218,2 Miliar, Nanik S Deyang, Tolak

Kamis, 11 Jun 2026 20:08 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 20:08 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Seorang pengusaha asal Sukabumi H Mujazin menuntut pengembalian dana sekitar Rp218,2 miliar yang disetorkan sebagai talangan untuk…

CIMB, Anggap Kepercayaan Investor Asing ke RI Merosot

CIMB, Anggap Kepercayaan Investor Asing ke RI Merosot

Kamis, 11 Jun 2026 20:04 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 20:04 WIB

SURABAYAPAGI.com - Bank terbesar kedua di Malaysia, CIMB Group Holdings, menilai ini merupakan waktu yang tepat untuk berinvestasi di Indonesia meski saat ini…

Polres Gresik Perkuat Kolaborasi Pengamanan Pengesahan Warga Baru PSHT Tahun 2026

Polres Gresik Perkuat Kolaborasi Pengamanan Pengesahan Warga Baru PSHT Tahun 2026

Kamis, 11 Jun 2026 18:54 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 18:54 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Menyambut momentum bulan Muharram atau yang dikenal masyarakat Jawa sebagai bulan Suro, Polres Gresik memperkuat koordinasi bersama b…

Pangkalan AS di Bahrain, Diserang Iran

Pangkalan AS di Bahrain, Diserang Iran

Kamis, 11 Jun 2026 18:51 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 18:51 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Iran dilaporkan telah melancarkan serangan ke pangkalan AS di Bahrain. Dilansir kantor berita AFP, Kamis (11/6/2026), media Iran…

Terkuat Persekongkolan Jenderal Polisi (Purn) Sony Sonjaya, dengan Pihak Swasta

Terkuat Persekongkolan Jenderal Polisi (Purn) Sony Sonjaya, dengan Pihak Swasta

Kamis, 11 Jun 2026 18:46 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 18:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kejagung menetapkan tersangka baru dalam kasus korupsi penyimpangan program Makan Bergizi Gratis atau MBG di Badan Gizi Nasional…