Pelajar SMKN 1 Sooko Ciptakan Fashion Khas Pandemi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pertunjukan fashion show out door hasil karya siswi SMKN 1 Sooko, Kabupaten Mojokerto. SP/Dwy Agus Susanti
Pertunjukan fashion show out door hasil karya siswi SMKN 1 Sooko, Kabupaten Mojokerto. SP/Dwy Agus Susanti

i

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Pandemi Covid -19 yang tak kunjung berakhir memacu kreativitas pelajar SMKN 1 Sooko Mojokerto untuk menciptakan fashion anti corona.

Para siswi jurusan tata busana ini mendesain dan menjahit sendiri busana street wear lengkap dengan maskernya dari bahan kain batik khas Mojokerto yang fashionable dan layak dikenakan di era pandemi.

Bahkan puluhan desain hasil karya mereka juga dipamerkan dan diperagakan sendiri bak fashion show oleh para siswi di pelataran sekolah.

Nur Laili Rachmawati (18), siswi kelas XII SMKN Sooko, Kabupaten Mojokerto mengatakan ada 32 model busana yang ditampilkan dalam fashion show out door kali ini.

"Setiap siswi kelas 12, di beri tantangan untuk mendesain dan menjahit sendiri baju bertema valentine dan imlek yang cocok dengan era pandemi," ujarnya usai pagelaran Fashion Show, Rabu (10/2/2021) pagi.

Pelajar asal Desa Wuluh, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Jombang ini menyebut desain baju tersebut sebagai bagian dari Uji Kompetensi Keahlian (UKK) siswa yang menjadi syarat untuk kelulusan sekolah.

"Kita hanya diberi bahan kain batik dari sekolah, sedangkan desain, pola, cutting dan jahit kita kerjakan sendiri berdasar kreativitas masing-masing dan arahan dari desainer QMR juga guru yang mendampingi," tegasnya.

Laili juga menyebut, para siswi hanya diberi waktu selama tiga hari untuk dikerjakan di sekolah. Ini untuk menciptakan otentitas hasil karya tanpa intervensi di luar siswa dan sekolah.

"Semua dikerjakan di dalam sekolah, tidak boleh di bawa pulang. Kita diberi waktu 18 jam yang dibagi dalam tiga hari," pungkasnya.

Terpisah, Plt Kepala Sekolah SMKN 1 Sooko, Muharto mengatakan, UKK ini sebagai media trial unjuk ketrampilan bagi siswi jurusan tata busana. Harapannya, saat lulus nanti, para siswa ini sudah siap menghadapi dunia kerja.

"Kita all out membekali ketrampilan ke mereka, selain dipandu oleh guru senior, mereka juga didampingi langsung oleh desiner yang sudah malang melintang di dunia fashion," ungkapnya.

Kepsek Dlanggu ini juga menyebut, jika karya dari anak didiknya ini akan dipamerkan di Royal Plaza Surabaya hari Minggu besok.

"Baju desain anak-anak ini renacananya akan diperagakan oleh para model berskala nasional di Mall Surabaya," bangganya. Dwy

Berita Terbaru

Pria Asal Sampang Tewas Dibacok di Wonokusumo Surabaya, Polisi Dalami Motif dan Buru Pelaku

Pria Asal Sampang Tewas Dibacok di Wonokusumo Surabaya, Polisi Dalami Motif dan Buru Pelaku

Kamis, 30 Apr 2026 18:05 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 18:05 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Aparat kepolisian masih menyelidiki kasus dugaan pembunuhan terhadap seorang pria bernama Hasan (37) yang ditemukan tewas di kawasan J…

KPK Perluas Penyidikan Kasus Maidi, ASN Pemkab Madiun Ikut Diperiksa

KPK Perluas Penyidikan Kasus Maidi, ASN Pemkab Madiun Ikut Diperiksa

Kamis, 30 Apr 2026 16:49 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 16:49 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami kasus dugaan korupsi yang menjerat Wali Kota Madiun nonaktif, Maidi. Sejumlah s…

66 Kasus Penyalahgunaan Energi Subsidi Terungkap di Jatim, 79 Tersangka Diamankan

66 Kasus Penyalahgunaan Energi Subsidi Terungkap di Jatim, 79 Tersangka Diamankan

Kamis, 30 Apr 2026 15:19 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 15:19 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jawa Timur mengungkap puluhan kasus penyalahgunaan bahan bakar minyak (BBM) d…

Lewat Poklahsar, Pemkab Sumenep Dongkrak Nilai Tambah Hasil Laut Nelayan

Lewat Poklahsar, Pemkab Sumenep Dongkrak Nilai Tambah Hasil Laut Nelayan

Kamis, 30 Apr 2026 14:52 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 14:52 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sumenep - Melalui pembentukan Kelompok Pengolah dan Pemasar (Poklahsar), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Jawa Timur mendorong adanya…

Reklamasi Mengubah Nasib: Nelayan Mengare Gresik Kian Terhimpit, Dari Ratusan Ribu Kini Hanya Puluhan Ribu

Reklamasi Mengubah Nasib: Nelayan Mengare Gresik Kian Terhimpit, Dari Ratusan Ribu Kini Hanya Puluhan Ribu

Kamis, 30 Apr 2026 14:19 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 14:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik — Kehidupan nelayan di Pulau Mengare, Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik, kian terpuruk dalam beberapa tahun terakhir. Reklamasi p…

Komitmen Layani CJH, Pemkab Lamongan Kerahkan PPIH hingga KBIH

Komitmen Layani CJH, Pemkab Lamongan Kerahkan PPIH hingga KBIH

Kamis, 30 Apr 2026 12:37 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 12:37 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Dalam rangka mendukung pelayanan jamaah calon haji pada musim haji 2026, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan mengerahkan…