Undika Ciptakan IBT Tech.Inc Dinamika ala Sandbox

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Team Picnicker berdiskusi tentang usaha rintisan yang bergerak di bidang pariwisata di Univeristas Dinamika, Surabaya, Jawa Timur, Rabu (10/2).SP/PATRIK CAHYO
Team Picnicker berdiskusi tentang usaha rintisan yang bergerak di bidang pariwisata di Univeristas Dinamika, Surabaya, Jawa Timur, Rabu (10/2).SP/PATRIK CAHYO

i

SURABAYAPAGI, Surabaya - Universitas Dinamika (Stikom Surabaya)  telah menyediakan wadah untuk startup dengan program Inkubator Bisnis dan Teknologi (IBT) Tech.Inc Dinamika. Program ini merupakan wadah civitas akademik dalam mengembangkan bisnisnya dalam bidang teknologi. Menariknya peran program ini hampir serupa dengan Sandbox dalam Drama Korea berjudul StartUp.

“Program ini dibuat karena pemerintah mendorong masyarakat untuk mengembangkan ekonomi kreatif  Indonesia. Sehingga Rektor Undika Prof Budi Jatmiko membuat inkubator yang benar-benar membentuk startup,” kata Chief Technology Officer (CTO) IBT Tech.Inc Dinamika Sri Hariani Eko Wulandari, S.Kom.M.MT.

Program ini diperuntukkan seluruh civitas akademik Undika, meliputi mahasiswa, dosen, karyawan dan juga alumni. Sehingga diperbolehkan jika dalam tim terdapat karyawan dengan mahasiswa atau pun dengan alumni.

Empat Startup yang lolos seleksi masuk dalam IBT Tech.Inc Dinamika yang diselenggarakan pada akhir tahun 2020 lalu. Empat startup tersebut meliputi Team Cancare, Mitra Home Building, Picnicker, dan Team Suvis.

Menurutnya program IBT Tech.Inc Dinamika sangat diperlukan dalam pengembangan startup, karena selama dua tahun akan ada pendampingan dan mentor secara langsung pada tim.

“Kami ingin ada sebuah wadah agar startup itu benar-benar jalan, yakni dapat profit, investor dan ada yang mengawasi. Karena saya melihat selama ini di setelah menerima program KWU, KBMI dan lainnya itu mereka tidak jalan lagi,” kata Yani, sapaannya.

Tim yang lolos dalam IBT Tech.Inc Dinamika akan dibimbing selama dua tahun oleh pendamping dan mentor. Setiap tim akan mendapatkan fasilitas kantor, wifi gratis, sarana prasarana, dan pembimbing khusus jika dibutuhkan.

Selain itu kampus akan membantu tim yang membutuhkan biaya untuk promosi ke platform-platform tertentu. Bahkan nantinya pihak kampus akan mencarikan rekomendasi investor untuk startup yang sudah memiliki profit.

Setiap tim juga harus membuat laporan setiap bulan, kata Yani, dan setiap enam bulan akan dilakukan evaluasi terkait profit startup. Lalu setelah enam bulan berikutnya akan dilihat pergerakan profit setiap teamnya. Pat

 

 

Berita Terbaru

PSI Siap Mati-matian Ikuti Jokowi

PSI Siap Mati-matian Ikuti Jokowi

Selasa, 03 Feb 2026 19:07 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 19:07 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Partai Solidaritas Indonesia (PSI) siap berjuang mati-matian. Menurutnya pernyataan Jokowi itu menjadi dorongan moral dan militansi…

Setelah Lengser dari KSP, Moeldoko Mengeluh

Setelah Lengser dari KSP, Moeldoko Mengeluh

Selasa, 03 Feb 2026 19:06 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 19:06 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Setelah tak jabat Kepala Staf Kepresidenan (KSP) dan kini jadi Ketua Umum Perkumpulan Industri Kendaraan Listrik Indonesia…

Gus Ipul-Gus Yahya, ke Istana Bareng

Gus Ipul-Gus Yahya, ke Istana Bareng

Selasa, 03 Feb 2026 19:02 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 19:02 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto mengundang organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam pada Selasa (3/2) siang. Apa yang akan…

Komnas Anak Ingatkan Konflik Terekspos di Media Berdampak Buruk

Komnas Anak Ingatkan Konflik Terekspos di Media Berdampak Buruk

Selasa, 03 Feb 2026 18:59 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 18:59 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Komnas Anak berharap kasus ini tidak berlarut-larut. Sebab, konflik yang terus menerus terekspos di media dikhawatirkan akan…

Kisah Anak-Cucu Almarhum Emilia Contesa : Denada Nangis, Ressa Siap Islah

Kisah Anak-Cucu Almarhum Emilia Contesa : Denada Nangis, Ressa Siap Islah

Selasa, 03 Feb 2026 18:56 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 18:56 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Drama perseteruan antara pihak Ressa dan Denada memasuki babak baru yang makin panas. Tak main-main, Dino Rossano Hansa selaku Om…

Pimpinan BUMN Akal-akalan, Perlu Diungkap Modusnya

Pimpinan BUMN Akal-akalan, Perlu Diungkap Modusnya

Selasa, 03 Feb 2026 18:55 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 18:55 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Saat pidato di Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah 2026, di Sentul, Bogor, Jawa Barat, Senin (2/2/2026), Presiden Prabowo…