Hasilkan Sumber Pangan Mandiri di Tengah Pandemi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Caption: Istri Yabes saat memanen sayuran dari instalasi hidroponik. SP/ Ahmad Reza
Caption: Istri Yabes saat memanen sayuran dari instalasi hidroponik. SP/ Ahmad Reza

i

SURABAYA PAGI, Surabaya - Lahan sempit tidak menghalangi kreatifitas untuk berkembang. Terutama dimasa sulit akibat pandemi Covid-19 yang melumpuhkan banyak hal salah satunya dalam sektor pangan. Berbagai hal diupayakan untuk tetap bertahan di tengah pandemi.

Urban farming dengan hidroponik menjadi salah satu solusi memenuhi kebutuhan pangan di tempat sempit lahan. Yabes Sihwantjono dan istrinya salah satunya, berangkat dari kecintaannya dalam bercocok tanam, ia menjadikan lingkungan sekitar rumahnya menjadi sumber makannya. Suasana sejuk dengan hijaunya sayuran disuguhkan begitu masuk ke dalam green house yang dikelolah oleh sepasang suami istri ini. Suara gemericik aliran air di instalasi dan suasana rindang membuat seakan berada di dalam susana pedesaan.

“Pada mulanya belum seperti ini, jadi hidroponik ada setelah kami mengikuti lomba Surabaya Green and Clean pada tahun 2017. Kemudian mengikuti beragam pelatihan untuk belajar cara memelihara hidroponik dengan baik. Menjadi juara di beberapa lomba seperti di urban farming Surabaya menjadikan motivasi tersendiri,” ujar Yabes, Jumat (19/2/2021).

Green house milik Yabes ini yang beralamat di Jalan Simorejo 35 nomor 14, Sukomanunggal menjadi sumber penghasilanya selama pandemi. Yabes mengatakan awalnya sebelum pandemi penjualan dari hidroponik dijadikan sebagai penghasilan tambahan. Ia mengatakan pandemi membuatnya dirumahkan dari kantor tempat ia bekerja. Tiada pilihan lain Yabes mulai memfokuskan diri untuk sepenuhnya mengelolah hidroponik sebagai sumber penghasilan utama selama pandemi.

“Kemudian pada waktu Desember saya terkena pemutusan hubungan kerja dari kantor. Menjadi korban PHK akibat Covid ini puji tuhan kami bisa fokus dalam mengurus hidroponik dan justru malah menghasilkan lebih banyak lagi,” ujarnya.

Selepas dirumahkan hingga mengalami pemutusan kerja akibat pandemi membuat tingkat produktivitas panen hidroponik milik Yabes meningkat pesat. Sebelum pandemi ia mengaku bisa memanen hanya sekitar lima hingga sepuluh kilo per satu minggu.

“Kalau saat pandemi ini itu bisa panen sebanyak 16 sampai 20 kilo per minggunya. Itupun kalau kondisi cuaca bagus jadi kita ambil rata rata, perbedaannya cukup jauh dibanding waktu dulu,” ungkapnya.

Sambil berjalan berkeliling, Yabes menjelaskan ada beragam jenis sayuran yang dihasilkan dari hidroponik diantaranya sawi daging, selada, bayam brazil, pagoda dan kangkung. Bukan hanya hidroponik saja, Yabes juga berternak berbagai jenis ikan seperti patin, lele, dan nila. Masuk ke belakang ada sekitar 15 ayam kampung yang diternakan olehnya. Serta ada beragam tanaman toga yang diolah menjadi produk minuman oleh istrinya.

“Jadi untuk sementara ini selama pandemi hasil dari sini digunakan untuk pemenuhan kebutuhan keluarga terlebih dahulu, setelah ada lebihnya baru kita jual untuk memenuhi kebutuhan dari pakan ikan dan ayam. Semuanya lengkap ada sayur, ikan dan telur,” jelas Yabes.

Yabes menuturkan penjualan hasil dari green house ini sebagian besar menggunakan online. Akan tetapi selama pandemi ia juga rutin menjual hasil hidroponik di pasar modern daerah Citraland bersama komunitasnya. Menurutnya selisih pemasukan dari penjualan online dan offline ini tidak jauh beda.

“Jadi kalo di pasar terjual banyak setiap hari tetapi usahanya ngoyo banget. Sedangkan dengan online memang tidak setiap hari terjual tetapi sekali pesan bisa sampai berpuluh-puluh kilo, Jadi kalau mau beli mungkin bisa datang juga ke green house sini,” ungkapnya.

Menurutnya urban farming khususnya dengan metode hidroponik ini cukup tepat dilakukan masyarakat Surabaya yang notabennya tidak memiliki lahan luas. Selain itu juga dengan hidroponik masyarakat bisa memenuhi kebutuhan pangan mandiri apalagi di masa sulit seperti ini.

“Sebenarnya orang bisa memulai dengan peralatan sederhana seperti baskom, bak dan sterofoam untuk menanam hidroponik. Akan tetapi juga harus diiringi dengan niat dan usaha juga tidak bisa setengah-setengah,” pungkas Yabes. Arb

Berita Terbaru

Bambang Haryo Soroti Ketepatan Sasaran Program Bedah Rumah: Jangan Salah Pilih Penerima

Bambang Haryo Soroti Ketepatan Sasaran Program Bedah Rumah: Jangan Salah Pilih Penerima

Sabtu, 12 Sep 2026 22:10 WIB

Sabtu, 12 Sep 2026 22:10 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Program bedah rumah pemerintah dinilai tidak cukup hanya berorientasi pada perbaikan kondisi fisik hunian. Ketepatan sasaran penerima …

Tangkap Keresahan Warga, Pemkot Mojokerto Buka Layanan Koreksi Data Desil

Tangkap Keresahan Warga, Pemkot Mojokerto Buka Layanan Koreksi Data Desil

Sabtu, 12 Sep 2026 16:53 WIB

Sabtu, 12 Sep 2026 16:53 WIB

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto – Perubahan desil ekonomi menjadi keresahan banyak warga yang disampaikan kepada Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan P…

Absen Berjamaah Fraksi Demokrat diduga Langgar Tatib, Begini Sikap BK DPRD Jatim

Absen Berjamaah Fraksi Demokrat diduga Langgar Tatib, Begini Sikap BK DPRD Jatim

Sabtu, 12 Sep 2026 15:54 WIB

Sabtu, 12 Sep 2026 15:54 WIB

SURABAYAPAGI.COM, SURABAYA — Ketidakhadiran Ketua Fraksi Partai Demokrat Agung Mulyono bersama seluruh anggotanya dalam Rapat Paripurna DPRD Jawa Timur pada 10 …

Berdayakan UMKM Lewat TJSL, PLN UIT JBM Dukung Pengembangan Batik Tin Gundih

Berdayakan UMKM Lewat TJSL, PLN UIT JBM Dukung Pengembangan Batik Tin Gundih

Jumat, 11 Sep 2026 21:29 WIB

Jumat, 11 Sep 2026 21:29 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Komitmen PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) dalam menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat t…

Jumat Berkah, Polres Blitar Tingkatkan Kedekatan dan Pelayanan Masyarakat

Jumat Berkah, Polres Blitar Tingkatkan Kedekatan dan Pelayanan Masyarakat

Jumat, 11 Sep 2026 16:54 WIB

Jumat, 11 Sep 2026 16:54 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Guna meningkatkan kedekatan dan pelayanan untuk masarakat, Polres Blitar kali ini melalui kegiatan Jumat Berkah yang digelar di…

Kemarau Melanda, Satlantas Polres Gresik Salurkan Air Bersih ke Warga Pandanan

Kemarau Melanda, Satlantas Polres Gresik Salurkan Air Bersih ke Warga Pandanan

Jumat, 11 Sep 2026 16:25 WIB

Jumat, 11 Sep 2026 16:25 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik – Musim kemarau mulai dirasakan warga di sejumlah wilayah Kabupaten Gresik. Kondisi tersebut mendorong Satuan Lalu Lintas (Satlantas) P…