3 Desa di Kediri Porak-poranda Diamuk Puting Beliung

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Beberapa rumah warga yang rusak dan pepohonan tumbang akibat tersapu angin puting beliung. SP/ BJ
Beberapa rumah warga yang rusak dan pepohonan tumbang akibat tersapu angin puting beliung. SP/ BJ

i

SURABAYAPAGI.com, Kediri - Bencana alam berupa puting beliung kembali terjadi di Desa Maesan, Desa Kranding, dan Desa Ploso  Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri yang terjadi pada Minggu (21/2/2021) petang. Akibatnya ejumlah rumah rusak dan pepohonan tumbang akibat tersapu angin puting beliung.

Menurut sejumlah warga, ada dusun yang paling terdampak yaitu, Dusun Pelem dan Dusun Maesan. Beberapa rumah dilaporkan rusak ringan hingga berat akibat tertimpa pohon roboh. Bahkan sebuah tempat ibadah tak liput dari bencana alam itu.

Menurut Fatkhun Naim, di Dusun Pelem, salah satu pemilik rumah warga yang rusak mengatakan bahwa atap bangunan rumahnya runtuh akibat tertimpa pohon roboh. Beruntung tidak ada korban dalam peristiwa itu.

Menurut korban, sebelum angin berputar menghampiri desanya hujan dengan intensitas tinggi turun. Tiba-tiba angin menyapu apa saya yang dilewati. Saking kencangnya angin, pohon-pohon roboh ke jalan, ke kebun dan juga rumah warga. 

“Termasuk sebuah Mushola juga tertimpa pohon,” katanya, Senin (22/2/2021).

Sementara itu, kebanyakan rumah warga mengalami kerusakan pada bagian atap. Genting rumah banyak yang rontok, dan asbesnya beterbangan.

“Waktu kejadian aku pas berteduh karena hujan. Tiba-tiba angin datang sangat kencang sekali. Sampai sampai aku berfikir mati disini jauh dari keluarga” kata Vivi warga.

Pihak BPBD Kabupaten Kediri sudah tiba di lokasi kejadian untuk melakukan pendataan dan penanganan. Sementara itu, masyarakat setempat sedang membersihkan reruntuhan bangunan yang rusak seperti genting dan asbes. Dsy8

Berita Terbaru

SPDP Tak Diterima Sebelum Pemeriksaan, Dua Eks Direktur BPR Madiun Gugat Penetapan Tersangka

SPDP Tak Diterima Sebelum Pemeriksaan, Dua Eks Direktur BPR Madiun Gugat Penetapan Tersangka

Jumat, 28 Agu 2026 19:21 WIB

Jumat, 28 Agu 2026 19:21 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Madiun – Dua mantan Direktur Perumda BPR Bank Daerah Kota Madiun, Sugeng Mukti Wibowo (SMW) dan Ahmadu Malik Dana Logistia (AD), mem…

‎Mentirakati Indonesia, Mahasiswa Madiun Kenang Setahun Tragedi Agustus

‎Mentirakati Indonesia, Mahasiswa Madiun Kenang Setahun Tragedi Agustus

Jumat, 28 Agu 2026 18:36 WIB

Jumat, 28 Agu 2026 18:36 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Madiun – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Madiun menggelar aksi simbolis bertajuk “Mentirakati …

Wilbex 2026, Hadirkan Pasar Produk Ibu dan Anak di Surabaya

Wilbex 2026, Hadirkan Pasar Produk Ibu dan Anak di Surabaya

Jumat, 28 Agu 2026 17:22 WIB

Jumat, 28 Agu 2026 17:22 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Pameran kebutuhan ibu, bayi, dan anak, Willow Baby Expo (Wilbex) kembali digelar di Surabaya. Memasuki penyelenggaraan 2026, Wilbex V…

Nenek di Blitar Tercebur ke Sumur Bekas Pembuangan Sampah

Nenek di Blitar Tercebur ke Sumur Bekas Pembuangan Sampah

Jumat, 28 Agu 2026 16:41 WIB

Jumat, 28 Agu 2026 16:41 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Nenek Suwarti berusia 70 tahun warga Kel. Beru, Kec. Wlingi, Kab. Blitar, tadi jelang Sholat Jumat, 28 Agustus 2026, sekitar pukul…

Luncurkan Majelis Pemberdayaan Indonesia, Cak Imin Dorong Pesantren Jadi Kekuatan Ekonomi

Luncurkan Majelis Pemberdayaan Indonesia, Cak Imin Dorong Pesantren Jadi Kekuatan Ekonomi

Jumat, 28 Agu 2026 16:35 WIB

Jumat, 28 Agu 2026 16:35 WIB

SurabayaPagi, Jombang - Majelis Pemberdayaan Indonesia resmi digaungkan sebagai langkah strategis memperkuat pemberdayaan masyarakat dan mengatasi persoalan…

Dugaan Pesta Miras Pelajar di Gresik Jadi Alarm Keras, KBPPPA: Jangan Hanya Menghukum Anak

Dugaan Pesta Miras Pelajar di Gresik Jadi Alarm Keras, KBPPPA: Jangan Hanya Menghukum Anak

Jumat, 28 Agu 2026 15:31 WIB

Jumat, 28 Agu 2026 15:31 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Dugaan pesta minuman keras (miras) yang melibatkan sejumlah pelajar SMP di Kabupaten Gresik menjadi alarm serius bagi dunia p…