Penambahan Guru Diharap Asli Putra Daerah

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kepala Sekolah SMAN 1 Sapeken Drs h Ach Sulaiman M.Pd. SP/ Ainur Rahman
Kepala Sekolah SMAN 1 Sapeken Drs h Ach Sulaiman M.Pd. SP/ Ainur Rahman

i

SURABAYAPAGI, Sumenep - Kepala Sekolah SMAN 1 Sapeken Drs h Ach Sulaiman M.Pd. mengungkapkan bahwa sekolahnya mendapat tambahan enam  guru PNS baru, walau guru PNS ini bukan asli kepulauan semua.

Sulaiman mengungkapkan harapannya kepada pemerintah terutama ke Dinas Pendidikan Provinsi tentang menempatkan pengangkatan lain kali sesuai dengan usulan pihaknya yaitu putra daerah kepulauan. Ia beralasan agar lebih efektif masuk dan bisa menetap disana.

“Bukannya tugas kami spesial, Namun karena SMAN 1 Sapeken ini  paling ujung timur pulau Sumenep Madura. Harusnya otomatis orang pulau sendiri, agar lebih efektif cara kerjanya masuk sekolah” jelasnya, Selasa (23/02).

“Jika nanti ada tambahan guru lagi ,kami siap menerima tapi utamakan putra kepulauan baik dalam perekrutan PPPK  maupun CPNS, biar sama-sama bisa memperjuangkan dan mencerdaskan kehidupan bangsa “ imbuhnya. 

Bukannya dalam pendidikan perlu ada keterbukaan utamanya baik dari sisi finansial maupun mental apalagi bertugasnya di kepulauan jarak jauh dikelilingi lautan. ”Jangkauan sarana dan prasarana harus cukup dengan cara ikhlas mengabdi kepada negara tujuan mencerdaskan kader bangsa di masa depan nanti” katanya. 

Disinggung dari masa baktinya Sulaiman sebagai PNS sudah cukup lama bahkan 7 tahun di kepulauan Kangean  sebagai kepsek SMAN 1 di Arjasa terus di SMAN 1 Sapeken  PLT hampir- hampir tahun.

“Ini bukti nya mengabdi ke negara” ujarnya pada Surabaya Pagi.

Terkait dengan siswa-siswi SMAN 1 Sapeken, Sulaiman mengatakan murid- murid dari penjuru kepulauan sampai mencapai 12 rombel dari kelas X, XI, XII.

SMAN 1 Sapeken menjadi sekolah satu satunya yang negeri dan sudah bisa dipercaya oleh masyarakat disana. Sebab guru-gurunya bisa dipercaya dan pernah mengirim siswa-siswi ke tingkat nasional .

Kalau di sisi edukasi mata pelajaran semua bidang walau murid kepulauan tidak akan ketinggalan karena tetap melaksanakan pagu yang sudah ada.

“Maka itu saya sebagai kepala sekolah mohon kepada pemerintah lewat kacap kabupaten dan provinsi untuk bisa menambah guru baru tapi putra daerah” pungkasnya. Ar

 

Berita Terbaru

Advokat Senior H. Mohammad Siddik, S.H. Desak Propam Periksa Penyidik Polresta Sumenep

Advokat Senior H. Mohammad Siddik, S.H. Desak Propam Periksa Penyidik Polresta Sumenep

Kamis, 29 Okt 2026 09:07 WIB

Kamis, 29 Okt 2026 09:07 WIB

Kasus BBM di Sumenep Disorot…

Baru 49,25 Persen dari 116 Juta Wajib Pajak Kendaraan yang Patuh

Baru 49,25 Persen dari 116 Juta Wajib Pajak Kendaraan yang Patuh

Kamis, 29 Okt 2026 01:07 WIB

Kamis, 29 Okt 2026 01:07 WIB

SURABAYAPAGI.com - PT Jasa Raharja mencatat tingkat kepatuhan wajib pajak kendaraan bermotor, baru mencapai 49,25 persen hingga September 2026, dari total 116…

Rupiah Melemah ke Rp 18.184 per Dollar AS

Rupiah Melemah ke Rp 18.184 per Dollar AS

Kamis, 29 Okt 2026 01:05 WIB

Kamis, 29 Okt 2026 01:05 WIB

SURABAYAPAGI.com - Bank Indonesia (BI) mengungkapkan pelemahan nilai tukar rupiah dipengaruhi kombinasi faktor eksternal dan domestik. Tekanan tersebut antara…

IHSG Ditutup Menguat Ikuti Bursa Saham Kawasan Asia

IHSG Ditutup Menguat Ikuti Bursa Saham Kawasan Asia

Kamis, 29 Okt 2026 01:02 WIB

Kamis, 29 Okt 2026 01:02 WIB

SURABAYAPAGI.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Rabu sore ditutup naik mengikuti penguatan bursa saham kawasan Asia. IHSG…

Bahlil Peringatkan KKKS Segera Eksekusi Proyek Migas Mangkrak

Bahlil Peringatkan KKKS Segera Eksekusi Proyek Migas Mangkrak

Kamis, 29 Okt 2026 00:59 WIB

Kamis, 29 Okt 2026 00:59 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia memberi peringatan keras kepada para Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS)…

Istri Tersangka Pembunuhan Ibu dan Anak di Madiun, Menangis Histeris

Istri Tersangka Pembunuhan Ibu dan Anak di Madiun, Menangis Histeris

Kamis, 29 Okt 2026 00:56 WIB

Kamis, 29 Okt 2026 00:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Prarekonstruksi kasus dugaan pembunuhan Dini Hardiyanti (30) dan anaknya, AGF (4), di Kota Madiun, diwarnai momen emosional saat…