Ubaya Raih Juara 1 Lomba Farmasi di Kanca Internasional

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Hansen Ngaliman, mahasiswa semester empat Fakultas Farmasi Ubaya ini menorehkan prestasi dalam kompetisi Farmasi tingkat Internasional melalui penelitiannya. SP/ MOCHAMMAD KASYFI FAHMI   
Hansen Ngaliman, mahasiswa semester empat Fakultas Farmasi Ubaya ini menorehkan prestasi dalam kompetisi Farmasi tingkat Internasional melalui penelitiannya. SP/ MOCHAMMAD KASYFI FAHMI   

i

SURABAYAPAGI, Surabaya - Mahasiswa Farmasi Universitas Surabaya (Ubaya) sabet juara satu International Pharma Talk and Competition (IPTC) 2021 cabang Oral Presentation. Hansen Ngaliman, mahasiswa semester empat Fakultas Farmasi Ubaya ini menorehkan prestasi dalam kompetisi Farmasi tingkat Internasional melalui penelitiannya yang berjudul “Hola CoVac : Monitoring The Efficacy and The Safety of COVID-19’s Vaccine Through Mobile Application”. Kompetisi ini diselenggarakan oleh UII Yogyakarta secara daring pada 13 Februari 2021.

 IPTC merupakan talkshow sekaligus kompetisi kefarmasian yang diikuti oleh tiga negara yaitu Indonesia, Malaysia dan United Kingdom. Kompetisi berskala Internasional ini memiliki dua cabang perlombaan yaitu Oral Presentation dan Poster Presentation Competition.

 Hansen Ngaliman menyampaikan bahwa dirinya mendapat kepercayaan serta dukungan dari dosen, senior dan teman-temannya untuk mengikuti kompetisi pada cabang Oral Presentation. Dirinya mengaku sangat senang dan bersyukur dapat meraih prestasi yang membanggakan untuk kampus Ubaya, orang tua dan teman-temannya. 

“Saya tidak menyangka bisa menjadi juara satu. Tetapi setelah mendapat juara ini, saya menjadi lebih termotivasi dalam perkuliahan dan semakin tertarik berkarya di bidang penelitian,” ucap mahasiswa berusia 19 tahun ini.

 Hansen, sapaan akrab mahasiswa asli Pontianak ini berhasil menyisihkan 38 peserta lain dalam cabang perlombaan Oral Presentation. Dirinya menjelaskan bahwa kunci utama dalam memenangkan kompetisi adalah mampu melihat peluang serta mengangkat topik yang sedang hangat diperbincangkan oleh masyarakat.  

Topik penelitian yang diusung oleh Hansen merupakan program yang memantau keamanan dan efektivitas vaksinasi Covid-19 di Indonesia. Melalui penelitian yang dibuatnya ini diharapkan vaksinasi Covid-19 di Indonesia dapat berjalan dengan lancar. Selain itu, dirinya berharap agar vaksinasi di Indonesia dapat di data secara akurat sehingga tidak terjadi kesalahan, tumpang tindih atau kebiasaan di masa depan. 

“Saat ini sudah ada program seperti Peduli Lindungi untuk memantau proses vaksinasi di Indonesia. Namun, saya melihat program tersebut masih perlu ditambahi beberapa fitur agar lebih sempurna. Jadi saya ingin menyempurnakan program tersebut dengan menambahkan fitur berupa informasi seperti proses vaksinasi, pemberi vaksin, pemantauan efek samping dari vaksinasi dan jika terjadi efek samping maka masyarakat bisa dirujuk ke lokasi tenaga kesehatan atau rumah sakit mana yang terdekat,” terangnya.

Persiapan kompetisi dilakukan kurang lebih selama 10 hari untuk menyelesaikan bahan presentasi dan kerangka penelitian. Disamping itu, Hansen juga berusaha memperbanyak latihan presentasi menggunakan Bahasa Inggris agar isi penelitian yang dibuat dapat tersampaikan dengan baik di hadapan dewan juri dan peserta yang lain. Dirinya berpesan kepada mahasiswa lain agar melihat pembelajaran secara online atau Learning From Home di masa pandemi adalah sebuah peluang untuk berprestasi dan berkarya di luar kampus. Banyak pembelajaran dan pengalaman lain yang bisa didapat dengan mengikuti kegiatan maupun kompetisi secara online. 

“Ada banyak orang diluar sana yang ingin seperti kita diberikan kesempatan kuliah menimba ilmu tetapi belum bisa karena alasan tertentu. Jadi kita yang memiliki kesempatan itu, harus berusaha dengan baik agar ilmu yang didapat mampu bermanfaat bagi banyak orang. Berprestasi dan berkarya tidak hanya dilakukan dalam perkuliahan, tetapi juga bisa di luar. Jadilah orang baik dan rendah hati, semakin tinggi ilmu yang dipijak maka kita harus semakin membumi atau merendah,” pesan Hansen, alumnus SMAK Immanuel Pontianak. mbi

Berita Terbaru

Bupati Madiun Pasar Desa Harus Jadi Penggerak Ekonomi dan Sumber PAD  ‎

Bupati Madiun Pasar Desa Harus Jadi Penggerak Ekonomi dan Sumber PAD ‎

Rabu, 22 Jul 2026 16:18 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 16:18 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Madiun – Bupati Madiun Hari Wuryanto mengatakan pasar desa harus terus dikembangkan karena menjadi pusat perputaran ekonomi masyarakat sek…

Sidang Kasus Maidi: Saksi Sebut Dana Pengamanan Rp2,7 Miliar Dianggarkan untuk Omah Etan dan Omah Kulon 

Sidang Kasus Maidi: Saksi Sebut Dana Pengamanan Rp2,7 Miliar Dianggarkan untuk Omah Etan dan Omah Kulon 

Rabu, 22 Jul 2026 15:54 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 15:54 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun - ‎Persidangan lanjutan perkara dugaan pemerasan dengan modus CSR dan gratifikasi fee proyek yang menyeret Walikota Madiun nonaktif M…

Pemkot Surabaya Percepat Bangun Rumah Pompa Baru di Ketintang, Antisipasi Musim Hujan

Pemkot Surabaya Percepat Bangun Rumah Pompa Baru di Ketintang, Antisipasi Musim Hujan

Rabu, 22 Jul 2026 15:39 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 15:39 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sebagai langkah strategis dalam meningkatkan kapasitas pengendalian genangan di wilayah selatan Kota Pahlawan, Pemerintah Kota…

Reskrim Polres Blitar Kota Ungkap Kasus Pencabulan Bocah Laki-laki Berusia 15 Tahun

Reskrim Polres Blitar Kota Ungkap Kasus Pencabulan Bocah Laki-laki Berusia 15 Tahun

Rabu, 22 Jul 2026 15:36 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 15:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Satreskrim Polres Blitar Kota mengungkap Kadus pencabulan yang terjadi sejak tahun 2023 silam, setelah keluarga korban melaporkan ke…

Lewat Pengaturan Arus Lalin Pagi, Polsek Garum Beri Rasa Aman dan Nyaman Pengguna Jalan Raya

Lewat Pengaturan Arus Lalin Pagi, Polsek Garum Beri Rasa Aman dan Nyaman Pengguna Jalan Raya

Rabu, 22 Jul 2026 15:34 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 15:34 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Untuk memberikan rasa aman dan nyaman pengguna jalan raya di jalan raya Talun yang begitu padat pada Rabu pagi (22 Juli 2026)   …

Pemkot Siap Sulap Kebun Raya Mangrove Surabaya Jadi Spot Belajar Energi Terbarukan

Pemkot Siap Sulap Kebun Raya Mangrove Surabaya Jadi Spot Belajar Energi Terbarukan

Rabu, 22 Jul 2026 15:29 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 15:29 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui Badan Riset dan Inovasi Daerah (Brida) terus berkomitmen mengembangkan Kebun Raya…