Vaksin Nusantara Inovatif dan Baru Didukung MUI

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Penelitian laboratorium di RSUP Kariadi Semarang
Penelitian laboratorium di RSUP Kariadi Semarang

i

 

Ahli Mikrobiologi Prof Yuwono: Vaksin Nusantara Harusnya Dipopulerkan oleh Pemerintah Seperti di India

 

 

SURABAYAPAGI.COM, Palembang - Ahli Mikrobiologi Universitas Sriwijaya (Unsri), Prof Yuwono. berpendapat penemuan vaksin Nusantara yang digagas oleh anak bangsa harusnya dipopulerkan atau dikenalkan lebih luas. "Pemerintah bisa langsung menghargai sebagai terobosan," ujarnya, di Palembang, Rabu (24/2/2021) kemarin. Vaksin yang dinilai inovatif dan baru oleh Prof Yuwono ini juga didukung MUI.

Prof Yu, sapaan Yuwono mencontohkan politik vaksin yang dilakukan negara India yang mampu memajukan vaksin buatan negaranya sendiri.

Negara India yang dikenal juga mengimpor vaksin menjalin kesepakatan agar lembaga yang mengekspor vaksin juga mendorong penciptaan vaksin yang dikembangkan di dalam negeri.

"Sehingga membagi porsi vaksinnya, misalnya 70 persen impor, 30 persen mendorong pengembangan produksi vaksin di negaranya. Sehingga bisa menciptakan vaksin mandiri," terang Prof Yu.

 

Cukup Unik

Menurut Prof Yuwono, penemuan vaksin Nusantara yang diinisiasikan Terawan cukup unik dengan tergolong baru.

Ia menjelaskan vaksin Nusantara memanfaatkan sel dendritik dari sel darah putih pasien. Sel ini berfungsi mengindentifikasikan musuh namun tidak langsung menyerang. Ia akan mempresentasikan profil musuh yang dihadapi, yakni virus covid 19 dengan membentuk antibodi namun menggunakan perantara.

"Biasanya metode penciptaan ini dipergunakan bagi penyakit kanker. Ini menjadi terobosan dalam penciptaan vaksin. Ini hal yang baru," ujar Prof Yuwono.

Prof Yuwono yang akrab dipanggil Prof Yu, mengatakan dengan mengidentifikasikan yang berasal dari sel dendritik darah putih, maka respon terhadap virus juga akan sesuai dengan kemampuan sel darah putih pada pasiennya.

"Dengan metode ini sebenarnya juga menjadi tantangan penemunya. Jika April nanti, sudah selesai pada tahap pertama, maka akan dilanjutkan pada uji tahap kedua," terang Prof Yu.

Dengan memanfaatkan sel darah putih pasien, maka pembentukan vaksin nusantara dirasa lebih aman. Karena itu fase pertama dalam pembuatan vaksin terpenuhi.

Sementara fase kedua yakni kemanjuran vaksin dan fase ketiga ialah mencegah terjadinya infeksi atas vaksin.

 

Metode Terawan Inovatif

Prof Yu, mengingatkan pembentukan vaksin biasanya dilakukan dengan metode, yakni berbasis virus itu sendiri, mengambil bagian dari virus dan metode rekombinasi DNA.

"Nah, metode yang dilakukan dokter Terawan ini inovatif, dan baru," ujar ia.

Prof Yu pun mengungkapkan efektivitas vaksin Sinovac bisa dilihat pada tiga bulan mendatang. Menghitungnya bisa dengan membandingkan, seberapa banyak masyarakat divaksin dan bandingkan peningkatan masyarakat yang terpapar hingga akhirnya menjadi sakit.

 

MUI Dukung Vaksin Nusantara

Sekjen Majelis Ulama Indonesia (MUI) Amirsyah Tambunan menyatakan dukungan terhadap pembuatan Vaksin Nusantara dan Vaksin Merah Putih buatan anak-anak dalam negeri. "Ini harus dilakukan, karena Indonesia punya ahli-ahli, dan kita cinta produk Indonesia," kata Amirsyah di kantor MUI Jakarta, Rabu (24/2/2021).

Amirsyah menyatakan progres pengembangan vaksin karya anak bangsa seperti vaksin Nusantara dan vaksin Merah Putih masih harus melalui pelbagai tahapan panjang ke depannya. Meski begitu, ia menegaskan MUI akan terus mendorong pengembangan kedua vaksin tersebut agar bermanfaat bagi masyarakat demi terbebas dari pandemi. "Sehingga kita dorong dari MUI agar segera menyelesaikan produksi vaksin tersebut," kata dia.

Lebih lanjut, Amirsyah memastikan MUI siap untuk mengkaji dan melakukan proses sertifikasi halal bagi Vaksin Nusantara dan Vaksin Merah Putih. Hal itu akan dilakukan bila vaksin tersebut sudah rampung proses uji klinis.

Aspek kehalalan vaksin, kata dia, berguna agar masyarakat bisa nyaman dan aman dalam menggunakan vaksin. Selain itu, membuat Indonesia bisa terbebas dari pandemi virus Corona. "Termasuk buatan anak bangsa juga, GeNose, kita dorong teman-teman GeNose juga. Itu salah satu alat yang dapat hak paten dari Kemenkes," kata dia.

 

Audit Vaksin Sinopharm-Pfizer

Selain itu, tambah Amirsyah, MUI akan mengaudit vaksin Sinopharm dan Pfizer-BioNTech sebagai syarat penyusunan fatwa halal. “Untuk dua vaksin impor itu, kami segera ajukan proses audit vaksinnya,” kata Amirsyah.

Amirsyah mengatakan ada dua standar operasional prosedur (SOP) yang disusun MUI untuk menyusun kehalalan vaksin Corona.

Pertama, pihak MUI akan melakukan audit langsung ke hulu atau perusahaan yang memproduksi vaksin tersebut. Audit diperlukan untuk melihat cara pembuatan, komposisi bahan baku dan hal lain yang berkaitan dengan kehalalan.

SOP kedua, hasil audit itu nantinya akan diserahkan kepada Komisi Fatwa MUI. Nantinya Komisi Fatwa akan menggelar rapat untuk menentukan halal tidaknya produk vaksin yang bersangkutan untuk digunakan masyarakat. erk/jk/uyi/cr2/rmc

Berita Terbaru

PKB Magetan di Pusaran Dugaan Korupsi Dana Hibah Pokir 

PKB Magetan di Pusaran Dugaan Korupsi Dana Hibah Pokir 

Selasa, 05 Mei 2026 19:53 WIB

Selasa, 05 Mei 2026 19:53 WIB

SURABAYA PAGI, Magetan- ‎Respon publik cukup beragam pasca penetapan Ketua DPRD Magetan periode 2024-2029 Suratno, sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi …

Peringati Hari Bumi, PLN UIT JBM Tanam Pohon dan Perkuat Program GI Andal di Jatigedong

Peringati Hari Bumi, PLN UIT JBM Tanam Pohon dan Perkuat Program GI Andal di Jatigedong

Selasa, 05 Mei 2026 19:52 WIB

Selasa, 05 Mei 2026 19:52 WIB

SurabayaPagi, Jombang – Dalam rangka memperingati Hari Bumi, PLN Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) menggelar aksi penanaman pohon di l…

Luncurkan SUV Listrik MGS5 EV, MG Bidik Pasar Kendaraan Keluarga dan Percepatan Elektrifikasi

Luncurkan SUV Listrik MGS5 EV, MG Bidik Pasar Kendaraan Keluarga dan Percepatan Elektrifikasi

Selasa, 05 Mei 2026 19:48 WIB

Selasa, 05 Mei 2026 19:48 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Produsen otomotif MG Motor Indonesia memperkenalkan kendaraan listrik terbarunya, MGS5 EV, di Surabaya, Jawa Timur. Peluncuran ini m…

Bupati Gresik Tekankan Integritas Pengadaan BLUD, Kepala Puskesmas Diminta Tak Bertindak Sepihak

Bupati Gresik Tekankan Integritas Pengadaan BLUD, Kepala Puskesmas Diminta Tak Bertindak Sepihak

Selasa, 05 Mei 2026 19:31 WIB

Selasa, 05 Mei 2026 19:31 WIB

SURABAYApAGI.com, Gresik – Fandi Akhmad Yani menegaskan pentingnya tata kelola pengadaan barang dan jasa yang profesional dan berintegritas dalam lingkungan B…

Sidang Korupsi Ponorogo Ungkap Miliaran Rupiah Mengalir Ke 6 Parpol Untuk Mahar Politik 

Sidang Korupsi Ponorogo Ungkap Miliaran Rupiah Mengalir Ke 6 Parpol Untuk Mahar Politik 

Selasa, 05 Mei 2026 19:08 WIB

Selasa, 05 Mei 2026 19:08 WIB

SURABAYA PAGI, Surabaya- Tabir dugaan praktik mahar politik untuk mendapatkan dukungan partai dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Ponorogo…

Hearing di Komisi C DPRD Surabaya,  Proyek Pembangunan PT Wulandaya Capai Kesepakatan dengan Warga

Hearing di Komisi C DPRD Surabaya,  Proyek Pembangunan PT Wulandaya Capai Kesepakatan dengan Warga

Selasa, 05 Mei 2026 17:45 WIB

Selasa, 05 Mei 2026 17:45 WIB

Surabaya Pagi - Polemik yang ada di Jalan Basuki Rahmat Nomor 165-167 tersebut menimbulkan adanya pro kontra di tengah-tengah warga. Akhirnya menemukan titik…