Santunan Ahli Waris Korban Covid-19 di Malang Raya Tak Cair

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Proses penguburan pasien Covid-19 sesuai protokol kesehatan. SP/ JN
Proses penguburan pasien Covid-19 sesuai protokol kesehatan. SP/ JN

i

SURABAYAPAGI.com, Malang - Sebanyak ratusan ahli waris korban Covid-19 di Malang Raya terancam tidak menerima santunan dari Kementerian Sosial (Kemensos). Walaupun namanya telah diajukan oleh Dinas Sosial (Dinsos) dan hingga kini belum ada kejelasan.

Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Malang, Sri Wahyuni Andayani telah mengajukan 55 usulan penerima dana santunan kepada Dinsos Provinsi Jawa Timur pada Agustus 2020 lalu. Sementara untuk Kota Malang telah mengajukan 98 usulan dan Kota Batu 16 ahli waris yang telah diusulkan.

"Kami mengusulkan 55 penerima dana santunan. Sampai saat ini masih menjadi tanda tanya apakah akan diterima atau hangus begitu saja," katanya, Kamis (25/2/2021).

Keputusan itu sendiri kemungkinan membuat usulan dari Dinsos Kabupaten Malang terkait santunan korban meninggal Covid-19 yang telah disampaikan kepada Dinsos Provinsi Jatim tidak berlaku.

Ia membenarkan pihaknya telah menerima Surat Edaran (SE) bernomor: 150/3.2/BS.01.02/02/2021 tertanggal 18 Februari 2021 yang ditandatangani Direktur Perlindungan Sosial Korban Bencana Sosial Kemensos, Sunarti bertuliskan Tahun Anggaran 2021 tidak tersedia alokasi anggaran santunan korban meninggal dunia akibat Corona Virus Disease 2019.

"Terkait rekomendasi dan usulan yang disampaikan Dinas Sosial Provinsi/Kabupaten/kota sebelumnya menjadi tidak bisa ditindaklanjuti. Itu yang disebutkan dalam surat dari Kemensos," tegasnya.

Informasinya, tambah wahyuni, bila Dinsos Jatim sudah melakukan transfer pasti akan dikirimkan data. Namun, hingga saat ini belum ada informasi apakah sudah ada yang mendapat santunan atau memang belum ada yang mendapatkan santunan.

"Kami justru mendapatkan surat bahwa usulannya tidak bisa ditindaklanjuti. Kita sebatas menyambungkan atau mengusulkan kepada Kemensos RI. Sejak awal kami sudah menyampaikan kepada masyarakat bahwa untuk prosesnya kita cuma penyambung saja," tandasnya.

Terpisah, Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinsos P3AP2KB) Kota Malang, Penny Indriani mengaku pihaknya mengajukan usul 98 ahli waris.

Ia sendiri menyayangkan program tersebut akhirnya tidak berjalan setelah sebelumnya diumumkan tahun lalu.

"Banyak yang mengharapkan dan menunggu, kasihan semua tidak dapat. Nanti kita juga akan melakukan sosialisasi dan pemberitahuan kepada masyarakat khususnya bagi keluarga yang telah mengajukan usulan," kata Penny. Dsy9

Berita Terbaru

Sparta Pena FC Tak Terkalahkan, Wiwit : Target Kami Juara Turnamen 

Sparta Pena FC Tak Terkalahkan, Wiwit : Target Kami Juara Turnamen 

Rabu, 10 Jun 2026 21:59 WIB

Rabu, 10 Jun 2026 21:59 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Sparta Pena FC melaju ke babak perempat final Turnamen Mini Soccer Kapolres Madiun Cup 2026 dengan status juara Grup D. Kepastian i…

Bahana Bersahaja Hadir di Bangunsari, Bupati Hari Wur Pastikan Layanan Publik Menjangkau Warga

Bahana Bersahaja Hadir di Bangunsari, Bupati Hari Wur Pastikan Layanan Publik Menjangkau Warga

Rabu, 10 Jun 2026 21:16 WIB

Rabu, 10 Jun 2026 21:16 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun kembali menggelar program Bahana Bersahaja (Bhakti Harmoni Madiun Bersih, Sehat, dan Sejahtera) pada 9–1…

PDIP Minta Pemerintah tak Umumkan Kebijakan Prematur

PDIP Minta Pemerintah tak Umumkan Kebijakan Prematur

Rabu, 10 Jun 2026 21:03 WIB

Rabu, 10 Jun 2026 21:03 WIB

  SURABAYAPAGI.com, Surabaya - PDIP Minta pemerintah harus menjaga konsistensi kebijakan. Menurut Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR, Said Abdullah …

Prabowo, Minta Pengelola RSUD Jangan Korupsi

Prabowo, Minta Pengelola RSUD Jangan Korupsi

Rabu, 10 Jun 2026 21:00 WIB

Rabu, 10 Jun 2026 21:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Prabowo berpesan agar rumah sakit dikelola dengan baik dan memprioritaskan pelayanan masyarakat. "Rakyat masyarakat harus…

Pertamax Naik, Kemenperin Mikir Sektor Manufaktur

Pertamax Naik, Kemenperin Mikir Sektor Manufaktur

Rabu, 10 Jun 2026 20:58 WIB

Rabu, 10 Jun 2026 20:58 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) bakal mengkaji dampak kenaikan harga BBM nonsubsidi Pertamax terhadap sektor manufaktur.…

Pertamax Naik, Subsidi BBM Meningkat

Pertamax Naik, Subsidi BBM Meningkat

Rabu, 10 Jun 2026 20:54 WIB

Rabu, 10 Jun 2026 20:54 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ketua Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun mewanti-wanti bahwa kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) Pertamax bisa membuat…