Hadiri Muscab PKB, Wali Kota Eri Ajak Bersinergi Bangun Surabaya

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menghadiri Muscab DPC PKB di kantor DPC PKB Surabaya, Minggu (7/3).  SP/ALQ
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menghadiri Muscab DPC PKB di kantor DPC PKB Surabaya, Minggu (7/3).  SP/ALQ

i

SURABAYAPAGI, Surabaya - Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menghadiri Musyawarah Cabang (Muscab) DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) di kantor DPC PKB Surabaya, Minggu (7/3).  

Kehadirannya disambut hangat pengurus DPC dan anggota DPRD dari PKB.Bahkan, saat itu ia juga diberi cinderamata berupa songkok atau kopyah hitam berlogo PKB dan juga kitab suci serta kitab hadits. Penyerahan cinderamata itu diserahkan oleh Ketua Dewan Syuro DPC PKB Surabaya yang sekaligus Pengasuh Pondok Pesantren An-Najiyah Sidosermo, KH Mas Yusuf Muhajir. 

Pada kesempatan itu, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan dia bersama Ketua DPC PKB Surabaya Musyafak Rouf merupakan keluarga besar Pondok Pesantren An-Najiyah Sidosermo, karena Musyafak Rouf pernah mondok di An-Najiyah dan Wali Kota Eri Cahyadi juga dari sana, sehingga siapapun yang pernah mondok di Dresmo merupakan keluarga besar. 

"Fainsyallah akan seduluran saklawase. Alhamdulillah Songkok yang saya pakai ini yang ada logo PKB-nya, merupakan pemberian dari seorang kakak kepada adiknya, karena beliau juga lulusan Pondok Pesantren An-Najiyah. Saya juga dari sana, yang ngemong saya ya Kyai Mas Yusuf dari dulu hingga sekarang," kata Wali Kota Eri Cahyadi. 

Oleh karena itu, ia berharap kedepannya bisa terus menjaga silaturahmi dengan PKB Surabaya. Bahkan, ia juga berharap kedepannya bisa saling bekerjasama dan bersinergi dalam membangun Kota Surabaya untuk kepentingan rakyat Surabaya, termasuk pula bersama-sama melewati masa pandemi Covid-19 ini. 

“Fainsyallah dengan PKB serta doa dari para kiai, saya yakin Surabaya bisa melewati masa pandemi ini dan akan lebih hebat dari tahun-tahun sebelumnya. 

Makanya saya berharap betul setelah Muscab ini, dan terpilih ketua yang baru, kita harap bisa bersinergi membangun kota ini. Tujuan kita hanya satu bagaimana membawa Kota Surabaya bisa membahagiakan warganya,” katanya.

Melalui sinergitas itu, ia yakin Kota Surabaya akan menjadi kota yang baldatun toyyibatun warabbun ghafur. Bahkan menurutnya, doa dari para kiai itu yang paling mustajabah.

Meskipun dia bersama jajarannya sudah bekerja keras, tapi kalau tidak ada doa dari para kiai, maka cita-cita untuk menjadikan Surabaya sebagai kota yang baldatun toyyibatun warabbun ghafur tidak akan pernah tercapai. “Karena bagi saya, doa para kyai itu yang mustajabah,” ujarnya.   

Pada kesempatan itu pula, ia juga berharap antara eksekutif dan legislatif, terutama legislatif yang dari PKB, bisa terus bersinergi dengan Pemkot Surabaya. Sebab, antara eksekutif dan legislatif merupakan satu bagian yang tidak dapat terpisahkan dalam membangun Kota Surabaya. 

“Tidak bisa eksekutif jalan sendiri dan legislatif jalan sendiri, sehingga dibutuhkan kerendahan hati kita masing-masing untuk saling menyatu, hanya untuk satu kepentingan demi rakyat Surabaya. Dengan sinergi eksekutif dan legislatif itu, fainsyaallah Surabaya akan lebih hebat lagi di masa mendatang, dan itu dimulai dari detik ini,” tegasnya. 

Sementara itu, Ketua DPC PKB Surabaya Musyafak Rouf mengaku siap bersinergi dengan Pemkot Surabaya, termasuk fraksi PKB yang ada di DPRD Surabaya. Apalagi, ia mengakui bahwa komunitas Wali Kota Eri Cahyadi tidak asing lagi bagi PKB Surabaya.

 “Sepanjang itu untuk kepentingan warga Kota Surabaya, ya disitu kita harus dukung Wali Kota Surabaya. Meskipun kritis, tapi tetap harus yang konstruktif,” pungkasnya. Alq

Berita Terbaru

Dorong Kolaborasi Strategis, Pemkab Upayakan Hapus Kemiskinan Ekstrem di Jember

Dorong Kolaborasi Strategis, Pemkab Upayakan Hapus Kemiskinan Ekstrem di Jember

Selasa, 14 Apr 2026 13:56 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 13:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jember - Sebagai salah satu langkah strategis menghapus kemiskinan di wilayah Jember, Jawa Timur, kini Bupati Muhammad Fawait atau Gus Fawait…

Hadapi Kekeringan 2026, Pemkab Trenggalek Siapkan Inovasi Ketahanan Pangan

Hadapi Kekeringan 2026, Pemkab Trenggalek Siapkan Inovasi Ketahanan Pangan

Selasa, 14 Apr 2026 13:48 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 13:48 WIB

SURABAYAPAGI.com, Trenggalek - Sebagai upaya menghadapi kekeringan di Tahun 2026 ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Trenggalek telah menyiapkan berbagai…

Raup Ratusan Juta, Pemuda di Ngawi Banting Setir dari Montir Jadi Petani Milenial

Raup Ratusan Juta, Pemuda di Ngawi Banting Setir dari Montir Jadi Petani Milenial

Selasa, 14 Apr 2026 13:20 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 13:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ngawi - Di tengah banyaknya generasi milenial yang memilih kerja di kantoran atau kerja lainnya, justru pemuda asal Dusun Klumpit, Desa…

Periode Tahun 2026: DPRKP Ngawi Anggarkan Rp4,3 M untuk Bangun 215 Unit RTLH

Periode Tahun 2026: DPRKP Ngawi Anggarkan Rp4,3 M untuk Bangun 215 Unit RTLH

Selasa, 14 Apr 2026 13:05 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 13:05 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ngawi - Dalam rangka meningkatkan kualitas hunian agar aman, sehat, dan nyaman bagi masyarakat berpenghasilan rendah, Pemerintah Kabupaten…

LPG 3 Kg di Jombang Mulai Langka, Disdagrin: Dampak Perang Dunia yang Memanas

LPG 3 Kg di Jombang Mulai Langka, Disdagrin: Dampak Perang Dunia yang Memanas

Selasa, 14 Apr 2026 12:50 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 12:50 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Fenomena kelangkaan gas LPG bersubsidi ukuran 3 kilogram mulai dirasakan sebagian masyarakat di Kabupaten Jombang, JAwa Timur,…

Heboh di Medsos! Penampakan Munculnya Buaya di Kawasan Mangrove Picu Kekhawatiran Warga

Heboh di Medsos! Penampakan Munculnya Buaya di Kawasan Mangrove Picu Kekhawatiran Warga

Selasa, 14 Apr 2026 11:55 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 11:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Baru-baru ini, media sosial (medsos) dihebohkan dengan munculnya penampakan buaya di kawasan mangrove Surabaya. Perekam juga…