Ngeri...Petugas Di Hadang Warga Saat Membawa Pelaku, Warga Teriak Dengan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ngeri...Petugas Di Hadang Warga Saat Membawa Pelaku,  Warga Teriak  Dengan Membawa Clurit, Minggu (7/3/2021)
Ngeri...Petugas Di Hadang Warga Saat Membawa Pelaku, Warga Teriak Dengan Membawa Clurit, Minggu (7/3/2021)

i

Surabaya Pagi, surabaya - Tak selamanya anggota Polri mengamankan pelaku atau sindikat narkotika berjalan mulus. Terkadang mendapatkan perlawanan dari warga sekitar. Terbukti, saat petugas BNNP Jatim akan menangkap HS buron pengedar narkoba jaringan Sokobanah, Sampang Madura. Dimana sebelumnya, petugas BNNP Jatim dihadang massa bercelurit dan membawa kayu saat melakukan penangkapan terhadap HS selaku Daftar Pencarian Orang (DPO) kasus peredaran narkoba seberat 3 kilogram (Kg) di Desa Sokobanah Tengah, Sokobanah, Sampang, Madura Kamis (4/3). Tak hanya dihadang. Mobil anggota juga sempat dirusak dan dilempari batu warga hingga kacanya pecah. Pasca kejadian tersebut kini Tim Berantas BNNP Jatim akan berupaya maksimal menangkap pelaku HS yang dibawa kabur massa. Kepala Bidang Pemberantasan BNNP Jatim Kombes Pol Monang Sidabukke mengatakan, sebelum terjadi penghadangan Tim BNNP Jatim dibantu Polsek Sokobanah melakukan penangkapan terhadap HS yang ada di sekitar tempat tinggalnya. Setelah tertangkap, petugas membawa HS ke mobil. Namun saat itu di lokasi parkir mobil sudah ramai warga menghadang petugas. "Di situ warga menghadang kami, saat kami membawa tersangka. Dan saat itu warga berteriak membawa celurit, bahkan sampai membawa lari tersangka tersebut," ujar Monang di Kantor BNNP Jatim, Surabaya, Minggu (7/3). Dijelaskan Monang, untuk menghindari bentrokan kemudian massa ditenangkan anggota. Sementara HS berhasil dibawa lari warga. Pasca kejadian tersebut BNNP Jatim lalu memanggil klebun (kepala desa) untuk memberikan edukasi warga bahwa perbuatan warga menghadang petugas tidak dibenarkan. Sebab, mereka melindungi pengedar narkoba yang ada di wilayahnya. "Langkah selanjutnya kami akan melakukan penangkapan dan menyebarluaskan DPO ke wilayah Madura dan Jatim. Pelaku masuk jaringan Madura Sokobanah," tegasnya. Monang menyebutkan, HS sendiri berstatus DPO sejak bulan Oktober 2020. Sebelumnya HS pernah akan ditangkap. Namun HS lari kemudian sempat tertembak dan ditetapkan menjadi DPO BNNP Jatim. "Dia bukan tokoh masyarakat. Saya lihat dia petani biasa, warga biasa. Yang mengundang massa (penghadangan) siapa kami belum tahu," tandasnya.nt
Tag :

Berita Terbaru

Innovation Gateway Cetak Inovasi Unggulan, PLN UIT JBM Dorong Transformasi Kelistrikan

Innovation Gateway Cetak Inovasi Unggulan, PLN UIT JBM Dorong Transformasi Kelistrikan

Kamis, 14 Mei 2026 20:05 WIB

Kamis, 14 Mei 2026 20:05 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendorong budaya…

Resah Sungai Tercemar, Pemuda di Ponorogo Ini Berjibaku Bersihkan Tumpukan Sampah

Resah Sungai Tercemar, Pemuda di Ponorogo Ini Berjibaku Bersihkan Tumpukan Sampah

Kamis, 14 Mei 2026 19:56 WIB

Kamis, 14 Mei 2026 19:56 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo-Fenomena sungai menghitam dan penumpukan sampah plastik masih menjadi persoalan serius di Kabupaten Ponorogo. Merespons hal tersebut,…

KPK Periksa Faizal Rachman, Telusuri Protek Hingga Kedekatan Dengan Maidi 

KPK Periksa Faizal Rachman, Telusuri Protek Hingga Kedekatan Dengan Maidi 

Kamis, 14 Mei 2026 17:09 WIB

Kamis, 14 Mei 2026 17:09 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun -Pengusaha event organizer (EO) Matahari Pink Inspiration (MPI), Faizal Rachman, diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ter…

Laporan Maia Estianty soal KDRT ada di KUHP Baru, Pengamat Hukum Apresiasi Sikap Ahmad Dhani

Laporan Maia Estianty soal KDRT ada di KUHP Baru, Pengamat Hukum Apresiasi Sikap Ahmad Dhani

Kamis, 14 Mei 2026 16:22 WIB

Kamis, 14 Mei 2026 16:22 WIB

SURABAYAPAGI.COM, JAKARTA — Polemik lama antara Ahmad Dhani dan Maia Estianty kembali ramai diperbincangkan di media sosial. Praktisi hukum Ghufron menegaskan p…

Slogan BERTEMAN, KAI Daop 7 Madiun Tingkatkan Keselamatan dengan Normalisasi Jalur Wilayah Blitar

Slogan BERTEMAN, KAI Daop 7 Madiun Tingkatkan Keselamatan dengan Normalisasi Jalur Wilayah Blitar

Kamis, 14 Mei 2026 12:19 WIB

Kamis, 14 Mei 2026 12:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Terus berkomitmen menjaga keamanan operasional perjalanan kereta api sekaligus keselamatan pengguna jalan pada perlintasan Rel…

Keberhasilan Tekan Stunting hingga 0,92 Persen, Kota Mojokerto Jadi Rujukan Provinsi NTB

Keberhasilan Tekan Stunting hingga 0,92 Persen, Kota Mojokerto Jadi Rujukan Provinsi NTB

Rabu, 13 Mei 2026 17:25 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 17:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto– Keberhasilan Kota Mojokerto menekan angka stunting hingga di bawah satu persen menarik perhatian Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara …