PLTS Perguruan Tinggi! Usung 'Sistem On-Grid'

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM - Sinergitas antara PT Wijaya Karya dengan PT Surya Utama Nuansa (SUN Energy), dalam groundbreaking pembangunan PLTS yang memiliki kapasitas 500 kWp (kilowatt piek) kembali dibuktikan di lembaga pendidikan. Kali ini melibatkan Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang.

Sinergi ini merupakan terobosan guna dalam membangun dan menciptakan energi baru terbarukan dalam energi bersih dan ramah lingkungan. (9/3)

Renadi Kusumawiangga sebagai pewakilan SUN Energy, mengutarakan bahwa PLTS akan dibangun secara on grid. Sistem On-Grid merupakan sistem fotovoltaik yang hanya menghasilkan daya ketika jaringan daya utilitas (PLN) tersedia.

Sistem ini harus terhubung ke grid agar berfungsi. Kelebihan daya yang dihasilkan akan dikembalikan sistem ke jaringan ketika sel surya memproduksi daya berlebih sehingga ada surplus untuk digunakan nanti.

“Sistem On-Grid yang akan diterapkan di ITN Malang, ini merupakan sistem paling sederhana dan paling hemat biaya untuk menginstal energi panel surya dibanding dengan sistem Off-Grid, namun sistem ini tidak memberikan daya cadangan selama pemadaman jaringan," Terang Renadi menjelaskan.

Renadi Kusumawiangga menambahkan bahwa besarnya investasi untuk pembangunan PLTS ITN Malang adalah sebesarRp 7 miliar.

"Dana investasi ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab SUN Energy, pihak kampus sama sekali tidak mengeluarkan dana, akan tetapi hanya biasa operasional," Ungkapnya.

Renadi juga melanjutkan, Kami (SUN Energy) targetkan, 4 bulan ke depan PLTS ITN Malang sudah bisa diresmikan dan digunakan untuk menciptakan energi bersih untuk penggunakan kegiatan penelitian mahasiswa.

"Energi ini, dapat digunakan untuk kegiatan belajar mengajar dan juga apabila kelebihan produksi listrik, listrik akan dijual ke PLN" Pungkasnya.

Dari sisi lain Melanjutkan, perihal dana Investasi Instalasi PLTS di Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang dengan nominal Rp.7 Milyar ini, Direktur Operasi II PT Wijaya Karya ( Tbk) Harun Ahmad Zuhdi menjelaskan bahwa Indonesia memiliki potensi energi terbarukan yang sangat besar, mulai dari energi surya, geotermal dan lainnya.

Dengan energi yang melimpah, tentunya akan semakin membuat kemajuan besar bagi sebuah bangsa. Berbagai macam pembangunan tentu akan semakin mudah dengan melimpahnya energi.

"Kami akan terus mengkampanyekan penggunaan energi bersih, khususnya energi baru terbarukan di kawasan penddikan. Sinergitas BUMN, lembaga pendidikan dan swasta yang kompeten membangun PLTS sangatlah dibutuhkan dalam mencapai tujuan ini, " Terang Harun Ahmad Zuhdi dengan nada optimis. Jul

Berita Terbaru

Baru 49,25 Persen dari 116 Juta Wajib Pajak Kendaraan yang Patuh

Baru 49,25 Persen dari 116 Juta Wajib Pajak Kendaraan yang Patuh

Kamis, 29 Okt 2026 01:07 WIB

Kamis, 29 Okt 2026 01:07 WIB

SURABAYAPAGI.com - PT Jasa Raharja mencatat tingkat kepatuhan wajib pajak kendaraan bermotor, baru mencapai 49,25 persen hingga September 2026, dari total 116…

Rupiah Melemah ke Rp 18.184 per Dollar AS

Rupiah Melemah ke Rp 18.184 per Dollar AS

Kamis, 29 Okt 2026 01:05 WIB

Kamis, 29 Okt 2026 01:05 WIB

SURABAYAPAGI.com - Bank Indonesia (BI) mengungkapkan pelemahan nilai tukar rupiah dipengaruhi kombinasi faktor eksternal dan domestik. Tekanan tersebut antara…

IHSG Ditutup Menguat Ikuti Bursa Saham Kawasan Asia

IHSG Ditutup Menguat Ikuti Bursa Saham Kawasan Asia

Kamis, 29 Okt 2026 01:02 WIB

Kamis, 29 Okt 2026 01:02 WIB

SURABAYAPAGI.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Rabu sore ditutup naik mengikuti penguatan bursa saham kawasan Asia. IHSG…

Bahlil Peringatkan KKKS Segera Eksekusi Proyek Migas Mangkrak

Bahlil Peringatkan KKKS Segera Eksekusi Proyek Migas Mangkrak

Kamis, 29 Okt 2026 00:59 WIB

Kamis, 29 Okt 2026 00:59 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia memberi peringatan keras kepada para Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS)…

Istri Tersangka Pembunuhan Ibu dan Anak di Madiun, Menangis Histeris

Istri Tersangka Pembunuhan Ibu dan Anak di Madiun, Menangis Histeris

Kamis, 29 Okt 2026 00:56 WIB

Kamis, 29 Okt 2026 00:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Prarekonstruksi kasus dugaan pembunuhan Dini Hardiyanti (30) dan anaknya, AGF (4), di Kota Madiun, diwarnai momen emosional saat…

Jokowi Dipastikan Hadiri Sidang Ijazah Palsu 5 November 2026

Jokowi Dipastikan Hadiri Sidang Ijazah Palsu 5 November 2026

Kamis, 29 Okt 2026 00:53 WIB

Kamis, 29 Okt 2026 00:53 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) dipastikan bakal hadir di sidang perkara fitnah dan pencemaran nama baik terkait tudingan ijazah…