Penjual Kopi Keliling yang Hanya Mau Dibayar dengan Gabah

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Salah satu pedagang kopi di Ponorogo dibayar pakai gabah. SP/ PNG
Salah satu pedagang kopi di Ponorogo dibayar pakai gabah. SP/ PNG

i

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Desa Pijeran, Kecamatan Siman merupakan desa yang menarik, pasalnya saat panen raya tiba terdapat lima pedagang kopi berkeliling menjajakan dagangannya dengan cara dipikul. Namun saat pembayaran, si penjual kopi tidak mau menerima uang. Pembayarannya dilakukan dengan gabah atau padi hasil panen.

Salah satu pedagang kopi keliling, Suraji menjelaskan, sejak 10 tahun terakhir dia menggeluti usaha ini. "Ini awalnya usaha orang tua, terus saya generasi berikutnya," tutur Suraji, Minggu (14/3/2021).

Dagangan Suraji mulai dari kopi, teh, susu hingga jajanan tradisional seperti gandos, peyek, tahu, pisang. "Biasanya saya keliling mulai pukul 07.00 WIB sampai pukul 13.00 WIB," papar Suraji.

Suraji menambahkan, dia melakukan pekerjaan ini setahun sekali selama satu bulan saat panen raya. "Kalau panen gini biasanya full satu bulan saya dagang, tapi satu tahun sekali. Hanya saat panen padi," kata Suraji.

Sementara untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari, Suraji mengaku bekerja sebagai buruh tani. "Kalau nggak dagang ya buruh tani," imbuh Suraji.

Pantauan detikcom, Suraji saat menjajakan dagangannya lengkap dengan pikulan yang berisi dari tungku, kayu bakar hingga perlengkapan membuat minuman.

Dalam sehari, rata-rata ada 50 gelas yang ia jual. Penghasilannya ditentukan dari kebaikan hati si pemilik sawah. "Kalau yang dermawan biasanya kasih banyak, kalau yang pelit ya ngasih gabah sedikit," imbuh Suraji.

Saat disinggung kenapa tidak menerima uang sebagai alat pembayaran, menurut Suraji, dirinya hanya meneruskan tradisi. "Sehari kadang dapat 50 kilogram gabah," kata Suraji.

Disinggung soal kepeleset saat menjajakan dagangannya, Suraji mengaku sering. Beruntung meski kepeleset dia masih bisa menahan pikulan sehingga tidak langsung terguling.

"Sering kepeleset, tapi nggak sampai tumpah (terguling)," terang Suraji.

Sementara salah seorang pemilik lahan Kateno mengaku senang dengan tradisi seperti ini. Sebab, saat repot mengurusi hasil panen, dia pun tidak disibukkan dengan mencarikan jajanan bagi para buruh.

"Lumayan terbantu, ini kan tradisi. Upahnya ditukar sama padi," pungkas Kateno. Dsy10

Berita Terbaru

Suhu Ekstrem Landa Indonesia, Masyarakat Diimbau Cermat Pilih Pendingin Ruangan

Suhu Ekstrem Landa Indonesia, Masyarakat Diimbau Cermat Pilih Pendingin Ruangan

Sabtu, 25 Jul 2026 10:56 WIB

Sabtu, 25 Jul 2026 10:56 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengonfirmasi lonjakan suhu drastis yang melanda sejumlah wilayah Indonesia…

Dinilai Lakukan Kebohongan Publik, Pedagang Pasar Bakal Laporkan Kuasa Hukum Pemkot Madiun

Dinilai Lakukan Kebohongan Publik, Pedagang Pasar Bakal Laporkan Kuasa Hukum Pemkot Madiun

Jumat, 24 Jul 2026 21:32 WIB

Jumat, 24 Jul 2026 21:32 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Paguyuban Pedagang Pasar Seluruh Kota Madiun (P3SKM) menilai keterangan kuasa hukum Pemerintah Kota Madiun, Ika Puspitaria, dalam p…

Sidang Maidi, Rofieq Minta Rochim Hapus Video Yang Berjudul "Menguak Siapa Raja Proyek di Kota Madiun"

Sidang Maidi, Rofieq Minta Rochim Hapus Video Yang Berjudul "Menguak Siapa Raja Proyek di Kota Madiun"

Jumat, 24 Jul 2026 21:30 WIB

Jumat, 24 Jul 2026 21:30 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menampilkan bukti percakapan WhatsApp antara antara terdakwa Rochim R…

Tuan Rumah Adu Wani Wali Kota Cup 2026, IBCA BFC MMA Kota Madiun Turunkan 35 Atlet Bidik Juara Umum

Tuan Rumah Adu Wani Wali Kota Cup 2026, IBCA BFC MMA Kota Madiun Turunkan 35 Atlet Bidik Juara Umum

Jumat, 24 Jul 2026 21:25 WIB

Jumat, 24 Jul 2026 21:25 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – IBCA BFC MMA Kota Madiun menurunkan 35 atlet untuk memburu gelar juara umum pada ajang Adu Wani Wali Kota Cup 2026. Kejuaraan MMA p…

Rampungkan Pemeriksaan Saksi, Kejaksaan Mulai Hitung Kerugian Kasus Tunjangan DPRD Ponorogo 

Rampungkan Pemeriksaan Saksi, Kejaksaan Mulai Hitung Kerugian Kasus Tunjangan DPRD Ponorogo 

Jumat, 24 Jul 2026 21:22 WIB

Jumat, 24 Jul 2026 21:22 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo- Kejaksaan Negeri (Kejari) Ponorogo tancap gas untuk merampungkan penanganan perkara dugaan tindak pidana korupsi penentuan dan…

Hakim Minta Sujarno Jadi Tersangka di Sidang Korupsi Tanah Kas Desa Jenangan Ponorogo

Hakim Minta Sujarno Jadi Tersangka di Sidang Korupsi Tanah Kas Desa Jenangan Ponorogo

Jumat, 24 Jul 2026 21:10 WIB

Jumat, 24 Jul 2026 21:10 WIB

SURABAYA PAGI, Surabaya- Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Surabaya mendesak Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Ponorogo untuk…