17 OPD Mendapat Nilai Kinerja Kategori Tinggi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Bupati Sidoarjo Gus Muhdlor serahkan penghargaan ke OPD yang kinerja nilai tinggi. SP/SUGENG
Bupati Sidoarjo Gus Muhdlor serahkan penghargaan ke OPD yang kinerja nilai tinggi. SP/SUGENG

i

 

SURABAYAPAGI, Sidoarjo - Sebanyak 17 OPD (Organisasi Perangkat Daerah) mendapatkan penilaian kinerja dengan kategori tinggi selama tahun 2020. 10 tertinggi dimulai dari RSUD Sidoarjo, Badan Kepegawaian Daerah, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Dinas Perpustakaan dan Arsip, Dinas Koperasi dan Usaha Mikro, BPKAD, Inspektorat, Dinas Perikanan dan Dinas Tenaga Kerja. 

 Untuk itu, Pemkab Sidoarjo memberi reward kepada OPD yang capaian kinerjanya tinggi ditahun lalu. Reward berupa sertifikat penghargaan disampaikan Bupati Sidoarjo H. Ahmad Muhdlor Ali S.IP dalam kegiatan Ekspose Monev kinerja perangkat daerah tahun 2020 di Fave Hotel Sidoarjo, Selasa (16/3). 

 Bupati Sidoarjo H. Ahmad Muhdlor Ali atau Gus Muhdlor berharap Monev kinerja perangkat daerah yang diselenggarakan seperti ini dapat memicu kinerja OPD menjadi lebih baik lagi. Dirinya meminta OPD yang memperoleh penilaian kinerja sedang bahkan rendah untuk dapat meningkatkan kinerjanya. 

 "Saya mengucapkan selamat bagi perangkat daerah yang telah meraih kategori kinerja tinggi dan bagi yang masih kategori sedang dan rendah supaya ditingkatkan kinerjanya agar lebih baik lagi,"ucapnya.

 Gus Muhdlor mengatakan tantangan pembangunan daerah semakin berat di masa pandemi Covid-19 saat ini. Pandemi telah memukul berbagai sektor dan sendi perekonomian. Kondisi tersebut menurutnya menuntut kerja keras bersama dan saling berkolaborasi antar instansi dan stakeholder. 

 "Saya harapkan semua bahu membahu memulihkan kinerja perekonomian kita,"pintanya. 

Gus Muhdlor juga berharap seluruh OPD dapat saling bersinergi. Tidak berjalan sendiri-sendiri dalam menjalankan programnya. Dengan sinergi dirinya yakin perkembangan pembangunan akan dapat berjalan baik. 

 "Saya ingin ada percontohan yang dikeroyok bareng-bareng, misalkan ada taman di MPP, jangan hanya dituduhkan ini wilayahnya DLHK (Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan) saja, harus dibangun bareng-bareng, DLHK masuk menamgani taman, Kominfo masuk kasi internet, Dishub masuk tangani parkirnya, ini harus ditangani bareng-bareng,"ucapnya. 

Jika diperlukan lanjut Gus Muhdlor, OPD dapat bersinergi dengan OPD kabupaten/kota lainnya. Seperti dengan Kota Surabaya maupun Kabupaten Gresik. Hal tersebut menurutnya penting dalam menyelesaikan persoalan antar daerah. Seperti persoalan penanganan Covid-19, transportasi, penanganan banjir maupun sinergi dalam pengembangan knowledge manajemen agar ide dan gagasan antar daerah bisa diakses. Seperti sinergi yang langsung dilakukannya dengan Walikota Surabaya dan Bupati Gresik setelah beberapa hari dilantik sebagai bupati.

 "Antar bupati saja bisa sinergi, sampean antar OPD yang lebih kecil lingkupnya harus lebih sinergi,"pintanya 

Sementara itu Sekda Sidoarjo Ahmad Zaini mengatakan penilaian kinerja perangkat daerah didasarkan pada beberapa indikator. Diantaranya kinerja program, nilai Sakip, realisasi penyerapan anggaran serta indek reformasi birokrasi. Setiap indikator memiliki persentase nilai tersendiri. Untuk kinerja program 30 persen, nilai Sakip 30 persen, realisasi penyerapan anggaran 25 persen serta indeks reformasi birokrasi 15 persen.

 "Indikator ini sudah dilaksanakan penilaian,"ucapnya.

 Ahmad Zaini mengatakan ada 18 OPD dari 48 OPD dengan pencapaian program 100 persen. Terdapat pula 7 OPD dengan pencapaian programnya dengan nilai 99. Kemudian 17 OPD lainnya dengan nilai antara 94-98. 

"Dan dibawah ini masih banyak dan yang terbawah adalah 78,63, Dinas PU Bina Marga dan SDA,"ucapnya. 

Sedangkan untuk realisasi penyerapan anggaran tertinggi ungkap Ahmad Zaini dilakukan oleh Dinas Perikanan. Sedangkan yang terendah Dinas PU Bina Marga dan SDA. Untuk indikator Sakip dengan predikat A sebanyak 31 persen dari seluruh OPD yang ada. Sedangkan nilai Sakip predikat B sebanyak 69 persen.  

"Terhadap nilai Sakip ini Pemerintah Kabupaten Sidoarjo pernah turun tahun lalu, saat ini kami sudah mencanangkan untuk naik kembali menjadi A,"ucapnya. 

Untuk indikator indeks reformasi birokrasi lanjut Sekda Sidoarjo Ahmad Zaini, ada dua parameter besar yang menjadi dasar penilaian. Yakni komponen pengungkit dan komponen hasil. Dari indeks reformasi birokrasi tersebut yang tertinggi adalah Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan yang terendah Dinas Kesehatan.

 "Tolong menjadi perhatian dari seluruh kepala OPD dan tolong dipahami dua komponen besar tadi untuk mana yang menjadi pengungkit dan mana yang menjadi hasil,"pesannya. sg

Tag :

Berita Terbaru

Jelang Idul Adha, Harga Kambing Melonjak Rp3 Juta dan Sapi Rp20 Juta di Pasar Hewan Ngawi

Jelang Idul Adha, Harga Kambing Melonjak Rp3 Juta dan Sapi Rp20 Juta di Pasar Hewan Ngawi

Selasa, 05 Mei 2026 13:31 WIB

Selasa, 05 Mei 2026 13:31 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ngawi - Jelang Hari Raya Idul Adha menjadi momentum bahagia bagi para peternak dan penjual hewan kurban berupa sapi dan kambing di Pasar…

Masuk Level Siaga,Gunung Semeru Erupsi 7 Kali Semburkan Abu Setinggi 1.200 Meter

Masuk Level Siaga,Gunung Semeru Erupsi 7 Kali Semburkan Abu Setinggi 1.200 Meter

Selasa, 05 Mei 2026 13:20 WIB

Selasa, 05 Mei 2026 13:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Masih terus terpantau, saat ini kondisi Gunung Semeru di Lumajang, Jawa Timur yang menjadi fenomena bencana alam yang perlu…

Serunya! Kebun Sayur Surabaya Jadi Ruang Belajar Hidroponik di Tengah Kota Surabaya

Serunya! Kebun Sayur Surabaya Jadi Ruang Belajar Hidroponik di Tengah Kota Surabaya

Selasa, 05 Mei 2026 13:12 WIB

Selasa, 05 Mei 2026 13:12 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Di tengah hiruk pikuk Kota Surabaya, ternyata masih bisa memanfaatkan ruang seadanya untuk belajar dan budidaya hidroponik. Salah…

Dongkrak Kunjungan Wisata, Banyuwangi Hadirkan Agenda Senja di Destinasi Agrowisata Taman Suruh

Dongkrak Kunjungan Wisata, Banyuwangi Hadirkan Agenda Senja di Destinasi Agrowisata Taman Suruh

Selasa, 05 Mei 2026 12:37 WIB

Selasa, 05 Mei 2026 12:37 WIB

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi, Jawa Timur, telah berkomitmen untuk mendongkrak sektor pariwisata dengan menghadirkan…

Antisipasi Kebocoran, Pemkab Lumajang Komitmen Perkuat Digitalisasi Pajak Daerah

Antisipasi Kebocoran, Pemkab Lumajang Komitmen Perkuat Digitalisasi Pajak Daerah

Selasa, 05 Mei 2026 12:28 WIB

Selasa, 05 Mei 2026 12:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Guna menciptakan sistem yang transparan, akuntabel dan minim celah kebocoran, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang, Jawa Timur,…

Gercep Tangani Banjir, Pemkot Surabaya Tambah Infrastruktur Rumah Pompa di Titik Strategis

Gercep Tangani Banjir, Pemkot Surabaya Tambah Infrastruktur Rumah Pompa di Titik Strategis

Selasa, 05 Mei 2026 12:21 WIB

Selasa, 05 Mei 2026 12:21 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sebagai upaya ampuh dalam menangani banjir yang terjadi di wilayah selatan Kota Surabaya, saat ini Pemerintah Kota (Pemkot)…