Mojotirto Festival Digelar Terbatas di Era Pandemi Covid-19

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Wali Kota Mojokerto, Ning Ita saat mengikuti prosesi Mojotirto Festival. SP/Dwy Agus Susanti
Wali Kota Mojokerto, Ning Ita saat mengikuti prosesi Mojotirto Festival. SP/Dwy Agus Susanti

i

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Pemerintah Kota Mojokerto kembali menggelar Festival Mojotirto di Jembatan Rejoto, Kecamatan Prajurit Kulon, Kota Mojokerto, Senin (22/3/2021) pagi.

Berbeda dengan tahun sebelumnya yang selalu ramai dan meriah, festival kali ini digelar secara terbatas. Bahkan, tahun kemarin, festival ini juga sempat vakum lantaran masih pandemi covid-19.

"Dengan mengucap maaf, tahun ini harus digelar secara terbatas. Tapi nggak usah sedih, beberapa hari ke depan, rangkaian acara Mojotirto Festival akan ditayangkan secara virtual," ujar Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari.

Kendati serba terbatas, kemeriahan acara tetap terlaksana dengan maksimal. Ini lantaran, seluruh jajaran Forkopimda, Kepala OPD, Camat dan Lurah dikerahkan untuk meramaikan acara dengan memakai pakaian khas adat kerajaan mojopahit.

"Kalau tahun lalu masyarakat ikut pawai karnaval pakaian adat, tahun ini karena  terbatas, hanya Forkopimda dan jajaran Pemkot saja yang ikut karnaval," terangnya.

Ning Ita juga menyebut, selain jumlah pesertanya lebih sedikit, protokol kesehatan ketat juga diberlakukan. Ini agar pagelaran acara ini tidak menjadi media penyebaran covid-19.

"Kita tetap patuh prokes, semua yang terlibat kita wajibkan pakai masker dan face shield," tegasnya.

Ning Ita menerangkan, event Mojotirto Festival 2021 merupakan embrio pariwisata yang merupakan agenda besar dari pemerintah Kota Mojokerto.

Bahkan, telah masuk dalam Inpres 80 Tahun 2019 tentang percepatan pembangunan ekonomi kawasan Jawa Timur.

"Khusus untuk kota, pengembangan pariwisatanya berbasis seni dan budaya. Jadi dilakukan pemanfaatan potensi Sumber Daya Alam (SDA), dimana yang kita miliki adalah sumber daya air atau sungai yang banyak mengelilingi kota," bebernya

Ia menjelaskan pembangunan wisata berbasis seni budaya akan mulai dibangun bertahap sejak tahun 2021. Pihaknya mengusung wisata berbasis budaya Mojopahit dengan berbagai spot yang luar biasa dalam satu grand desain.

Diantaranya, akan ada taman budaya, amphi theatre diperuntukkan untuk kapasitas 1.000 orang, lalu museum Mojopahit, pendopo, dan paling menarik adanya kapal Mojopahit yang di desain untuk pujasera (foodcourt) jamuan khas pinggir sungai.

"Ini mungkin belum ada dibeberapa wilayah lainnya, untuk bisa menikmati kuliner Mojokerto di atas kapal Mojopahit," imbuhnya.

Selain itu, nantinya ada camping ground seluas satu hektar yang sengaja diperuntukkan untuk perkemahan skala regional. Sehingga, bisa dilakukan di Kota Mojokerto dengan segala fasilitas outbondnya.

Lanjut ia, sembari menunggu proyek pengerjaan fisik, pihaknya bersama BBWS Jatim lebih dulu melakukan upaya non fisik wisata agro petik jeruk, yakni dengan penanaman bibit jeruk di lahan milik BBWS.

"Nah ini pohon-pohon jeruknya sebagian ditanam. Nantinya akan berkelanjutan untuk lahan seluas 2,2 hektar miliknya BBWS," imbuhnya.

Dari wisata bahari Kota Mojokerto ini, akan memberikan efek multi player yang luar biasa.  Dimana keterlibatan masyarakat, khususnya di dua kelurahan akan dilibatkan dalam pemeliharaan dan wisata agro petik jeruk ke depannya.

"Khususnya untuk ekonomi dan kesejahteraan dalam keterlibatan masyarakat. Khususnya dua kelurahan yang menjadi bagian dari kawasan ini. Ada Pulorejo dan Bluto," pungkasnya.

Sementara itu, dari pantauan Surabaya Pagi, festival ini dimulai sekitar pukul 07.30 pagi. Tampak jajaran Forkopimda, dan semua OPD, camat, lurah  mengenakan pakaian kerajaan Majapahit mengikuti kirab membawa sembilan mata air dalam kendi.

Lalu dilanjutkan dengan penyiraman sembilan mata air ke Sungai Ngotok,  tabur ribuan benih ikan, penanaman bibit jeruk di area yang nantinya akan jadi agro wisata petik jeruk oleh BBWS Jatim, hingga pemberangkatan perahu naga oleh Ning Ita bersama Forkopimda dan BBWS Jatim. Dwy

Berita Terbaru

Kumpulkan 200 Pesantren, Perkom Sunan Drajat Ajak Pesantren Mandiri Secara Ekonomi

Kumpulkan 200 Pesantren, Perkom Sunan Drajat Ajak Pesantren Mandiri Secara Ekonomi

Minggu, 27 Sep 2026 19:30 WIB

Minggu, 27 Sep 2026 19:30 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan – Pesantren tak cukup hanya kuat dalam dakwah dan pendidikan. Kemandirian ekonomi juga dinilai menjadi fondasi penting agar p…

Pesta Gol di Surajaya, Bungkam PSBS Biak 6-0, Yudo Sumbangkan 2 Gol

Pesta Gol di Surajaya, Bungkam PSBS Biak 6-0, Yudo Sumbangkan 2 Gol

Minggu, 27 Sep 2026 19:25 WIB

Minggu, 27 Sep 2026 19:25 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan – Persela Lamongan tampil menggila dan sukses mengamankan kemenangan telak 6-0 atas PSBS Biak, dalam pertandingan lanjutan P…

Bidik Rekor MURI di HUT ke-81, TNI Gelar Tournament Domino Nasional Piala Panglima TNI 2026

Bidik Rekor MURI di HUT ke-81, TNI Gelar Tournament Domino Nasional Piala Panglima TNI 2026

Minggu, 27 Sep 2026 17:56 WIB

Minggu, 27 Sep 2026 17:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surahaya — Dalam rangkaian peringatan HUT ke-81 TNI, sekaligus mengincar pencatatan Rekor MURI, Kodim 0830 Surabaya yang bekerjasama dengan F…

DPRD Surabaya Dorong Pengadaan Seragam Terpusat

DPRD Surabaya Dorong Pengadaan Seragam Terpusat

Minggu, 27 Sep 2026 16:47 WIB

Minggu, 27 Sep 2026 16:47 WIB

SURABAYAPAGI, com. Surabaya - Persoalan seragam batik sekolah dikeluhan wali murid menjadi perhatian DPRD Kota Surabaya. Anggota Komisi D DPRD Surabaya  Ajeng …

Gebrakan Demokrat Jatim, Gelar Donor Darah Serentak di 38 Kabupaten/Kota

Gebrakan Demokrat Jatim, Gelar Donor Darah Serentak di 38 Kabupaten/Kota

Minggu, 27 Sep 2026 15:52 WIB

Minggu, 27 Sep 2026 15:52 WIB

 SURABAYAPAGI.COM, SURABAYA – DPD Partai Demokrat Jawa Timur menggelar aksi donor darah serentak di 38 kabupaten/kota dalam rangka memperingati Hari Ulang Ta…

Tak Hanya Hidup Sehat, Warga Mojokerto Dibekali Keterampilan Menyelamatkan Nyawa

Tak Hanya Hidup Sehat, Warga Mojokerto Dibekali Keterampilan Menyelamatkan Nyawa

Minggu, 27 Sep 2026 15:35 WIB

Minggu, 27 Sep 2026 15:35 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Menjaga kesehatan bukan hanya tentang mencegah penyakit, tetapi juga kesiapan menghadapi kondisi darurat yang dapat terjadi kapan …