Kades se-Kabupaten Blitar Ancam Boikot Musrenbang

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Humas Asosiasi Pemerintah Desa (APD) Kabupaten Blitar Tugas Nanggolo. SP/Hadi Lestariono
Humas Asosiasi Pemerintah Desa (APD) Kabupaten Blitar Tugas Nanggolo. SP/Hadi Lestariono

i

Dana Rencana Pembangunan Desa tidak jelas Jluntrungnya

 

 

 

SURABAYAPAGI.COM, Blitar - Ratusan kepala desa di Kabupaten Blitar ancam boikot pelaksanaan Musrenbang (Musyawarah Rencana Pembangunan) karena dinilai dana Rencana Pembangunan selama 5 tahun yang dialokasikan dalam Musrenbang tiba tiba hilang tak berbekas, hal itu diduga karena adanya intervensi dari legislatif.

Seperti yang diungkapkan oleh Humas Asosiasi Pemerintah Desa (APD) Kabupaten Blitar Tugas Nanggolo, jika tidak segera dibenahi atas kekisruhan  tersebut, maka Kepala Desa se-Kabupaten Blitar akan  memboikot pelaksanaan Musrenbang. 

"Dari 220 desa yang ada  di Kabupaten Blitar, sebanyak 207 kades siap menyatakan untuk memboikot," ujar Tugas pada Surabaya Pagi, Senin (22/3) Sore.

Lebih jauh pria yg berbadan subur itu menjelaskan bahwa pelaksanaan musrenbang dilakukan sebelum tahun anggaran berjalan semisal tahun anggaran 2021 (APBD 2021), pemkab menggelar Musrenbang pada tahun 2020. Teknisnya, aspirasi masyarakat di jaring mulai tingkat dusun (RT/RW). Proses bergulir naik ke tingkat desa, sampai ke kecamatan, hingga kabupaten.

Mekanisme yang berjalan dihadiri perwakilan dari Bappeda dan Legislatif. Namun setelah alokasi anggaran disetujui dan disahkan, kata Tugas yang sekaligus sebagai Kades Karangsono Kec Kanigoro ini mengungkapkan  kenyataannya realisasinya tidak pernah ada. 

"Dalam pelaksanaanya tidak pernah ada. Dana yang sudah dialokasikan tiba-tiba dicoret tanpa ada penjelasan," terang Tugas Nanggolo.

Tugas juga menyebutkan  sejumlah program Musrenbang di sejumlah desa yang tiba tiba hilang. Di antaranya  pembangunan jembatan di Desa Plumpungrejo di Kecamatan Kademangan, pembangunan jembatan di Pulerejo, Kecamatan Bakung. Jembatan di wilayah Kecamatan Sutojayan. 

"Juga perawatan jalan di wilayah Kecamatan Wonotirto, dan proyek Jambanisasi di wilayah Kecamatan Ponggok, untuk diketahui Mas (Surabaya Pagi) untuk dana  setiap Proyek Jembatan yang dialokasikan Pemkab Blitar besarannya Rp.2 Miliar lebih, sedangkan anggaran Proyek Perawatan Jalan sebesar Rp 700 juta sampai Rp 1 Miliar Rupiah, hal itu lenyap termasuk dana Jambanisasi di Wilayah Kec Ponggok," papar Tugas. 

Masih menurut Tugas, untuk setiap proyek jembatan, dana yang dialokasikan Pemkab mencapai Rp 2 miliar lebih. Sedangkan proyek perawatan jalan Rp 700 juta hingga Rp1 miliar.

" Hal ini kita sudah sampaikan dalam Rapat Musrenbang dengan pihak dewan yang dihadiri dari Komisi III, namun  hasilnya pun belum jelas jluntrungnya," pungkas pria yang gemar minum kopi. Les

 

Berita Terbaru

Raih Peringkat I Akses dan Kualitas Layanan Kesehatan, Kota Mojokerto Terima Insentif Fiskal Rp2 Miliar

Raih Peringkat I Akses dan Kualitas Layanan Kesehatan, Kota Mojokerto Terima Insentif Fiskal Rp2 Miliar

Sabtu, 29 Agu 2026 08:14 WIB

Sabtu, 29 Agu 2026 08:14 WIB

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto – Konsistensi Pemerintah Kota Mojokerto dalam memperluas akses dan meningkatkan kualitas layanan kesehatan kembali mendapat p…

SPDP Tak Diterima Sebelum Pemeriksaan, Dua Eks Direktur BPR Madiun Gugat Penetapan Tersangka

SPDP Tak Diterima Sebelum Pemeriksaan, Dua Eks Direktur BPR Madiun Gugat Penetapan Tersangka

Jumat, 28 Agu 2026 19:21 WIB

Jumat, 28 Agu 2026 19:21 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Madiun – Dua mantan Direktur Perumda BPR Bank Daerah Kota Madiun, Sugeng Mukti Wibowo (SMW) dan Ahmadu Malik Dana Logistia (AD), mem…

‎Mentirakati Indonesia, Mahasiswa Madiun Kenang Setahun Tragedi Agustus

‎Mentirakati Indonesia, Mahasiswa Madiun Kenang Setahun Tragedi Agustus

Jumat, 28 Agu 2026 18:36 WIB

Jumat, 28 Agu 2026 18:36 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Madiun – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Madiun menggelar aksi simbolis bertajuk “Mentirakati …

Wilbex 2026, Hadirkan Pasar Produk Ibu dan Anak di Surabaya

Wilbex 2026, Hadirkan Pasar Produk Ibu dan Anak di Surabaya

Jumat, 28 Agu 2026 17:22 WIB

Jumat, 28 Agu 2026 17:22 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Pameran kebutuhan ibu, bayi, dan anak, Willow Baby Expo (Wilbex) kembali digelar di Surabaya. Memasuki penyelenggaraan 2026, Wilbex V…

Nenek di Blitar Tercebur ke Sumur Bekas Pembuangan Sampah

Nenek di Blitar Tercebur ke Sumur Bekas Pembuangan Sampah

Jumat, 28 Agu 2026 16:41 WIB

Jumat, 28 Agu 2026 16:41 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Nenek Suwarti berusia 70 tahun warga Kel. Beru, Kec. Wlingi, Kab. Blitar, tadi jelang Sholat Jumat, 28 Agustus 2026, sekitar pukul…

Luncurkan Majelis Pemberdayaan Indonesia, Cak Imin Dorong Pesantren Jadi Kekuatan Ekonomi

Luncurkan Majelis Pemberdayaan Indonesia, Cak Imin Dorong Pesantren Jadi Kekuatan Ekonomi

Jumat, 28 Agu 2026 16:35 WIB

Jumat, 28 Agu 2026 16:35 WIB

SurabayaPagi, Jombang - Majelis Pemberdayaan Indonesia resmi digaungkan sebagai langkah strategis memperkuat pemberdayaan masyarakat dan mengatasi persoalan…