SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pelabuhan Indonesia (Pelindo) III merencanakan penambahan 4 sambungan listrik darat atau shore connection di beberapa dermaga yang menjadi wilayah kerja perusahaan plat merah ini.
VP Corporate Communications Pelindo III R. Suryo Khasabu saat dihubungi menyampaikan, empat titik dermaga yang akan ditambah tersebut adalah Pelabuhan Tanjung Wangi, Pelabuhan Bima, Pelabuhan Sampit, dan Pelabuhan Kumai.
"Ada beberapa salah satunya kumai akan kita tambahkan. Di tahun ini akan kami tambahkan," kata Suryo Khasabu melalui saluran telepon, Selasa (23/03/2021).
Penambahan sambungan listrik darat tersebut kata Suryo, akan menggunakan persediaan listrik yang telah ada. Hingga saat ini, kurang lebih sekitar 2.024.030 kWh yang telah tersedia.
"Kalau itu menggunakan listrik yang eksisting, hanya saja kita membuat colokan baru" katanya
Secara teknis, pelaksanaan shore connection dimulai tatkala listrik kapal sandar di pelabuhan. Adapun jenis kapal yang dapat memanfaatkan layanan tersebut adalah kapal general cargo, peti kemas, yacht, dan kapal tunda.
"Nanti ada penyambungan kabel dari dermaga ke kapal," jelasnya
Dengan adanya layanan ini diklaim mampu menghemat biaya operasional kapal khususnya BBM. Selain itu, dengan adanya shore connection juga mengurangi polusi udara dan suara di pelabuhan.
"Penghematan BBM antara 25 hingga 30 persen," akunya
Hingga saat ini beberapa pelabuhan yang telah menerapkan layanan shore connection adalah Pelabuhan Tanjung Perak, Pelabuhan Tanjung Emas, Pelabuhan Tanjung Intan, Pelabuhan Benoa, Pelabuhan Lembar, Pelabuhan Tenau Kupang, Pelabuhan Maumere, Pelabuhan Banjarmasin, Pelabuhan Bagendang dan Pelabuhan Bumiharjo.
Guna menjaga kehandalan pengoperasian layanan shore connection, Pelindo III mempercayakan PT Lamong Energi Indonesia (LEGI) dalam mengatur layanan tersebut.
LEGI sendiri merupakan bagian dari Pelindo III Group. Perusahaan ini bergerak di bidang ketenagalistrikan dan utilitas di area pelabuhan dan kawasan industri. Sem
Editor : Redaksi