Pemkot Gerak Cepat Atasi Pencurian Manhole Trotoar

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
DPUPRPKP Kota Mojokerto Gerak cepat mengganti Manhole Trotoar Empunala yang hilang dicuri maling. SP/Dwy AS
DPUPRPKP Kota Mojokerto Gerak cepat mengganti Manhole Trotoar Empunala yang hilang dicuri maling. SP/Dwy AS

i

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto -  Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Pemukiman (PUPRPKP) Kota Mojokerto gerak cepat mengganti sejumlah penutup saluran air (manhole) yang hilang dicuri orang.

Tak hanya itu, aksi pencurian aset milik Pemerintah Kota Mojokerto di sepanjang trotoar jalan Empunala ini juga bakal dilaporkan ke Polresta Mojokerto. 

Kepala Bidang Bina Marga DPUPRPKP Endah Supriyani mengatakan ada sembilan titik yang dilaporkan di pedestrian Jalan Empunala. "Untuk nilai kerugiannya satu titik estimasi sekitar Rp 900 ribu," ungkapnya saat dikonfirmasi melalui ponselnya, Selasa, (23/03/2021) malam. 

Endah menyebut, pengerjaan gorong-gorong ini dilakukan Dinas Cipta Karya pada tahun 2018 lalu. Sebelum melebur menjadi satu dengan DPUPRPKP Kota Mojokerto pada 2020 kemarin. Kendati demikian, ia menyebut kini pemeliharaan menjadi tanggung jawab DPUPRPKP.

"Malam ini, akan diganti dengan tutup baru, diambilkan dari anggaran pemeliharaan DPUPRPKP di APBD 2021. Keamanan masyarakat lebih utama, khususnya pejalan kaki," ucapnya. 

Dia menambahkan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Satreskrim Polresta Mojokerto terkait alur pelaporan hilangnya aset fasum Pemkot yang ada di sebelah kiri Jalan Empunala, Kelurahan Balongsari, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto. 

Hingga menyebabkan sekitar sembilan gorong-gorong sempat tanpa penutup, dan sangat membahayakan bagi pengguna jalan. 

Terutama di malam hari, sekitar lokasi yang memang minim penerangan. Sehingga, dari sembilan gorong-gorong, empat diantaranya sempat diberi tanda menggunakan batang bambu maupun batang kayu.

Bahkan, salah seorang pekerja di Telkom sampai-sampai memberikan tanda dengan penghalang garis oranye dan dipasang kayu di tengah-tengah gorong-gorong berukuran sekitar 50x50 sentimeter. Hal itu dilakukan, agar saat ada pejalan kaki mengetahui kalau ada lubang. 

"Sudah tadi kami koordinasi dengan pihak Reskrim melalui Kanit Pidana Umum terkait pelaporan. Kami diberi petunjuk untuk melengkapi sejumlah bukti dokumentasi dan saksi-saksinya," tandasnya. 

Sementara, Kasatreskrim Polresta Mojokerto IPTU Hari Siswanto usai menerima informasi maraknya pencurian sejumlah aset milik Pemkot beberapa hari terakhir. Pihaknya akan menindaklanjuti dengan menurunkan Tim Resmob untuk melakukan penyidikkan. 

"Saya masih belum dapat laporan resmi soal ini, tapi kita langsung respon informasinya. Sambil menunggu laporan dari instansi yang berwenang," pungkasnya. Dwy

Berita Terbaru

Bank Jatim Tutup Tahun 2025 dengan Kinerja Solid dan Laba Meningkat

Bank Jatim Tutup Tahun 2025 dengan Kinerja Solid dan Laba Meningkat

Senin, 30 Mar 2026 23:26 WIB

Senin, 30 Mar 2026 23:26 WIB

SurabayaPagi, Jakarta - Di tengah persaingan perbankan yang semakin ketat, PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk. (Bank Jatim) berhasil melewati tahun 2025…

Menteri PU Melongo, Ada Praktik Deep State di Kementeriannya yang Rugikan Rp 1 Triliun

Menteri PU Melongo, Ada Praktik Deep State di Kementeriannya yang Rugikan Rp 1 Triliun

Senin, 30 Mar 2026 19:51 WIB

Senin, 30 Mar 2026 19:51 WIB

LHP BPK Temukan Dugaan Kerugian Negara Rp1 Triliun. Dua Dirjen yaitu Direktur Jenderal (Dirjen) Dirjen Sumber Daya Air (SDA) dan Dirjen Cipta Karya telah…

Gus Ipul, Klaim tak Pantas Jadi Ketum PBNU

Gus Ipul, Klaim tak Pantas Jadi Ketum PBNU

Senin, 30 Mar 2026 19:49 WIB

Senin, 30 Mar 2026 19:49 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Saat ini sedang ramai dibahas tokoh NU yang berambisi ingin jadi ketum PBNU. Berdasarkan hasil Muktamar NU ke-34 di Lampung tahun…

Wakil Dekan FH UNAIR, Tim Perumus RUU Perampasan Aset

Wakil Dekan FH UNAIR, Tim Perumus RUU Perampasan Aset

Senin, 30 Mar 2026 19:48 WIB

Senin, 30 Mar 2026 19:48 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Dr. Maradona, S.H., LL.M., Ph.D., Wakil Dekan III FH UNAIR, terlibat pembahasan RUU Perampasan Aset dengan Komisi III DPR. Komisi…

Baru Kali ini, Komisi III DPR Penjamin Penangguhan Penahanan Terdakwa Korupsi 

Baru Kali ini, Komisi III DPR Penjamin Penangguhan Penahanan Terdakwa Korupsi 

Senin, 30 Mar 2026 19:45 WIB

Senin, 30 Mar 2026 19:45 WIB

Kejagung Hormati, Tapi Ingatkan Penangguhan Penahanan Melalui Proses Persidangan   SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Komisi III DPR menggelar rapat yang membahas …

Noel-Yaqut Bilang, KPK Sudah Gak Punya Malu

Noel-Yaqut Bilang, KPK Sudah Gak Punya Malu

Senin, 30 Mar 2026 19:42 WIB

Senin, 30 Mar 2026 19:42 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Dua tahanan KPK yang berlatarbelakang menteri dan wakil menteri, berkelakar kritik KPK. Itu disampaikan terdakwa kasus dugaan…