Pemkot Malang Salurkan BPNTD ke Ribuan Warga Lewat Akun Eletronik

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Wali Kota Malang, Sutiaji saat menyalurkan bantuan pangan non tunai daerah. SP/ Humas Pemkot Malang
Wali Kota Malang, Sutiaji saat menyalurkan bantuan pangan non tunai daerah. SP/ Humas Pemkot Malang

i

SURABAYAPAGI.com, Malang - Pemerintah Kota Malang menyalurkan Bantuan Pangan Non Tunai Daerah (BPNTD) kepada 7.226 warga miskin atau Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Kota Malang dalam bentuk uang elektronik sebesar Rp 125.000. Di Kota Malang sudah berdiri sebanyak 53 E-Warung yang tersebar di seluruh kelurahan.

Program penyaluran BPNTD dilaunching di kantor Kecamatan Kedungkandang. Karena wilayah tersebut merupakan salah satu kantong kemiskinan di Kota Malang.

Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Malang, Sutiaji, mengatakan setiap penerima bantuan memegang kartu yang sudah diberi kode batang atau barcode, berbeda dengan tahun lalu yang belum ada kodenya. Fungsinya, memudahkan petugas mendata siapa yang sudah dan belum mencairkan bantuan.

“Ada inovasi digital, ini jadi salah satu pembeda dengan tahun lalu. Selain itu nominalnya juga lebih besar sekarang,” kata Sutiaji di Malang, Rabu (24/3/2021).

Pemberian BPNTD pada tahun ini 2021 ini naik 12 persen dibanding tahun lalu yang hanya sebesar Rp 110 ribu setiap bulannya. Kenaikan itu mempertimbangkan laju inflasi yang juga selalu meningkat setiap tahunnya.

“Kenaikan besaran bantuan itu diharapkan dapat digunakan memenuhi kebutuhan nutrisi,” ujar Sutiaji, Wali Kota Malang.

Selain itu, menurut Kepala Dinas Sosial Kota Malang, Penny Indriani, mengatakan bantuan hanya bisa dibelanjakan di E-Warung agar pengelolanya turut menerima pendapatan tambahan. Itu sesuai instruksi Kementerian Sosial.

“E-Warung itu kan juga binaan kami, jadi agar tetap mendapat manfaat,” tutur Penny.

Pada tahun lalu, skema penyaluran bantuan berupa pemberian voucher yang dapat ditukar ke warung-warung yang sudah ditunjuk lalu warga mendapat beras 20 kilogram. Dengan skema terbaru ini, penyaluran bantuan jauh lebih mudah.

“Kalau yang sekarang ini selain ada inovasi digital, juga tak perlu lagi pengadaan beras sendiri,” kata Penny. Dsy12

 

Berita Terbaru

PSI Siap Mati-matian Ikuti Jokowi

PSI Siap Mati-matian Ikuti Jokowi

Selasa, 03 Feb 2026 19:07 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 19:07 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Partai Solidaritas Indonesia (PSI) siap berjuang mati-matian. Menurutnya pernyataan Jokowi itu menjadi dorongan moral dan militansi…

Setelah Lengser dari KSP, Moeldoko Mengeluh

Setelah Lengser dari KSP, Moeldoko Mengeluh

Selasa, 03 Feb 2026 19:06 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 19:06 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Setelah tak jabat Kepala Staf Kepresidenan (KSP) dan kini jadi Ketua Umum Perkumpulan Industri Kendaraan Listrik Indonesia…

Gus Ipul-Gus Yahya, ke Istana Bareng

Gus Ipul-Gus Yahya, ke Istana Bareng

Selasa, 03 Feb 2026 19:02 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 19:02 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto mengundang organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam pada Selasa (3/2) siang. Apa yang akan…

Komnas Anak Ingatkan Konflik Terekspos di Media Berdampak Buruk

Komnas Anak Ingatkan Konflik Terekspos di Media Berdampak Buruk

Selasa, 03 Feb 2026 18:59 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 18:59 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Komnas Anak berharap kasus ini tidak berlarut-larut. Sebab, konflik yang terus menerus terekspos di media dikhawatirkan akan…

Kisah Anak-Cucu Almarhum Emilia Contesa : Denada Nangis, Ressa Siap Islah

Kisah Anak-Cucu Almarhum Emilia Contesa : Denada Nangis, Ressa Siap Islah

Selasa, 03 Feb 2026 18:56 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 18:56 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Drama perseteruan antara pihak Ressa dan Denada memasuki babak baru yang makin panas. Tak main-main, Dino Rossano Hansa selaku Om…

Pimpinan BUMN Akal-akalan, Perlu Diungkap Modusnya

Pimpinan BUMN Akal-akalan, Perlu Diungkap Modusnya

Selasa, 03 Feb 2026 18:55 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 18:55 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Saat pidato di Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah 2026, di Sentul, Bogor, Jawa Barat, Senin (2/2/2026), Presiden Prabowo…