Batik Bordir & Aksesoris Fair 2021 untuk Kemandirian Ekonomi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, membuka Pameran Batik Bordir & Aksesoris Fair ke-16 di Atrium Mall Grand City Surabaya, Rabu, (24/3/2021). SP/SOLICHAN ARIF
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, membuka Pameran Batik Bordir & Aksesoris Fair ke-16 di Atrium Mall Grand City Surabaya, Rabu, (24/3/2021). SP/SOLICHAN ARIF

i

SURABAYA PAGI, Surabaya - Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, membuka Pameran Batik Bordir & Aksesoris Fair ke-16 di Atrium Mall Grand City Surabaya, Rabu, (24/3/2021). Pameran yang akan digelar selama lima hari mulai 24-28 Maret 2021 ini mengambil tema 'Kebangkitan Kriya dalam Pemulihan Ekonomi di Era Pandemi'.

Dalam sambutannya, Gubernur Khofifah mengatakan, Batik Bordir & Aksesoris Fair 2021 Jatim adalah salah satu upaya dari program Dekranasda untuk memfasilitasi perajin binaan Dekranasda kabupaten dan kota, agar mempromosikan dan memasarkan produk unggulannya.

"Pameran batik bordir dan aksesoris ini merupakan cerminan dari rasa nasionalisme kita semua masyarakat Jawa Timur," ujar Khofifah, Rabu, (24/3/2021).

Menurutnya, batik ini adalah warisan budaya Indonesia yang asli asli. Kekayaan dan motif produk kerajinan asal Jawa Timur sangat beragam. Oleh karena itu, semua masyarakat Jatim harus bertekad untuk menjadikan produk batik bordir tenun dan juga semakin mendunia dan bersaing di pasar global.

"Langkahnya, semua masyarakat Jawa Timur harus memiliki kebanggaan terhadap produk kerajinan karya anak bangsa serta bersedia untuk mencintai membeli dan juga menggunakan produk dalam negeri batik bordir tenun dan aksesoris Jawa Timur di tingkat lokal nasional maupun internasional," kata orang nomor satu di Jatim ini.

Senada dengan Khofifah, Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Jawa Timur, Arumi Bachsin mengatakan kegiatan ini diharapkan dapat menggali ide kreatif dari perajin batik dan memperkenalkan motif batik khas kabupaten kota di Jatim.

"Selain itu, juga meningkatkan regenerasi para perajin batik, membangun kepedulian masyarakat terhadap pelestarian budaya batik, meningkatkan promosi batik khususnya batik bernuansa kearifan lokal yang semakin luas dikenal baik ditingkat nasional maupun internasional,"katanya.

Pameran Batik Bordir & Aksesoris Fair 2021 ini merupakan penyelenggaraan yang ke-15 kalinya dan merupakan salah satu rangkaian kegiatan dalam rangka memperingati HUT ke 41 Dekranasda. Di usianya yang menginjak ke 40 tahun Dekranasda dan Dekranas dapat semakin memantapkan kiprahnya bersama-sama pemerintah.

Arumi berharap, Dekranasda dapat menciptakan peluang dengan bekerjasama dan bermitra dengan stakeholder lainnya, sebagai wujud eksistensi organisasi yang mandiri, sehingga Dekranasda dapat lebih banyak mencetak para entrepreneurship muda yang handal dan mampu berkompetisi, sehingga dapat mendukung peningkatan perekonomian di Jawa Timur.

 “Ke depan, harapan kita Dekranasda Jatim mampu menjadi organisasi yang andal dalam mengembangkan visi dan misi organisasi, baik dari sisi program dan penggunaan teknologi informasi. Mampu  bersinergi dengan Dekranas dan dekranasda kabupaten dan kota, sehingga dapat menjadi salah satu pilar perekonomian daerah,”ujar Arumi.

Sementara itu, Sekretaris Dekranasda Provinsi Jawa Timur, Tiat S. Suwardi mengatakan gelaran Pameran Batik Bordir & Aksesoris Fair ke-16 merupakan kerjasama antara Pemerintah Provinsi Jawa Timur, Dekranasda Jatim dan PT Debindo Mitra Tama.

"Pameran ini merupakan salah satu upaya mengenalkan produk unggulan daerah yang ada di Jawa Timur agar dikenal masyarakat luas dan bisa mendunia, sekaligus cerminan semangat nasionalisme untuk mencintai produk Indonesia dan meningkatkan kemandirian ekonomi,"ungkapnya. arf

Berita Terbaru

Konsisten Kawal Aspirasi, Deni Wicaksono Terima Emas Jer Basuki Mawa Beya

Konsisten Kawal Aspirasi, Deni Wicaksono Terima Emas Jer Basuki Mawa Beya

Kamis, 15 Okt 2026 21:20 WIB

Kamis, 15 Okt 2026 21:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Wakil Ketua DPRD Jawa Timur dari Fraksi PDI Perjuangan, Deni Wicaksono, menerima Lencana Penghargaan Jer Basuki Mawa Beya Kategori …

Pemkab Sumenep Siapkan Dana Cadangan Pilkada 2029 Rp75 Miliar

Pemkab Sumenep Siapkan Dana Cadangan Pilkada 2029 Rp75 Miliar

Kamis, 15 Okt 2026 20:22 WIB

Kamis, 15 Okt 2026 20:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sumenep - Dana Cadangan Pilkada 2029 disiapkan Rp75 Miliar. Hal tersebut dinyatakan Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo melalui Wakil…

Menyusuri Lima Ruas PISEW yang Menguatkan Program Jamula

Menyusuri Lima Ruas PISEW yang Menguatkan Program Jamula

Kamis, 15 Okt 2026 18:22 WIB

Kamis, 15 Okt 2026 18:22 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Pada 2026, lima ruas jalan di Kabupaten Lamongan dibangun melalui program Pengembangan Infrastruktur Sosial Ekonomi Wilayah…

Klunting, Senjata Ampuh PKK Tekan Stunting

Klunting, Senjata Ampuh PKK Tekan Stunting

Kamis, 15 Okt 2026 18:21 WIB

Kamis, 15 Okt 2026 18:21 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Upaya penurunan stunting di Kabupaten Lamongan menunjukkan capaian positif. Prevalensi stunting yang mencapai 27,5 persen pada…

Gus Ipul Sebut Berbelanja di KDKMP Bisa Dongkrak Ekonomi dan Kesejahteraan Warga

Gus Ipul Sebut Berbelanja di KDKMP Bisa Dongkrak Ekonomi dan Kesejahteraan Warga

Kamis, 15 Okt 2026 18:20 WIB

Kamis, 15 Okt 2026 18:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - KDKMP (Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih) merupakan program nasional, yang dirancang selain sebagai pilar utama pembangun desa,…

Serumpun Dengan Reog Ponorogo, Barongan Blora Ingin Menyusul ke UNESCO

Serumpun Dengan Reog Ponorogo, Barongan Blora Ingin Menyusul ke UNESCO

Kamis, 15 Okt 2026 18:16 WIB

Kamis, 15 Okt 2026 18:16 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo – Pemerintah Kabupaten Blora, Jawa Tengah, menggandeng Pemerintah Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, untuk mendorong kesenian Barongan B…