Hama Tikus Resahkan Puluhan Petani Hingga Tanggul Jebol dan Banjir

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Petani Sumber Duren, Kecamatan Tarokan, Kabupaten Kediri saat akan memasang umpan di sarang tikus. SP/ KDR
Petani Sumber Duren, Kecamatan Tarokan, Kabupaten Kediri saat akan memasang umpan di sarang tikus. SP/ KDR

i

SURABAYAPAGI.com, Kediri - Petani di Desa Sumber Duren, Kecamatan Tarokan, Kabupaten Kediri resah dengan adanya hama tikus di sawah milik mereka. Karena adanya hama tersebut hasil panen pun iku menurun dan para petani juga ikut merugi.

Menanggapi hal tersebut, Petugas Pengendali Organisme Pengganggu Tanaman (POPT) Dispertabun Kabupaten Kediri memberikan pengarahan teknis pemanfaatan bantuan obat pembasmi hama. Sekaligus mempraktikkan cara meracik pemasangan umpan sekam atau potongan ketela sebanyak 7 butir petrocum yang dimasukkan dalam wadah bekas kue.

Selain itu, petani juga dibantu petugas memasang umpan dan obat pembasmi hama di tempat yang sekiranya menjadi sarang tikus.

Riyono Yekti Wibowo, Koordinator POPT Kediri mengatakan, obat hama tersebut diaplikasikan pada sawah petani dengan sistem pengomposan dan pengumpanan di sekitar lubang tikus.

"Populasi ini harus dikendalikan. Jika tidak maka tanaman petani akan rusak semua. Liang tikus ini juga bisa mengakibatkan tanggul bocor dan banjir. Itu yang harus dipikirkan," kata Wibowo, Kamis (25/3/2021).

Menurutnya, Kementerian Pertanian bahkan telah turun tangan memberikan bantuan untuk mengendalikan hama tikus ini. Melalui pemerintah, daerah para petani mendapatkan bantuan obat hama tikus untuk diaplikasikan di 10 hektare lahan.

"Metode pembasmian yang digunakan dengan pengoposan dan pengumpanan. Bahan yang digunakan bisa belerang atau pertalite, selain obat tikus," terang Bowo.

Ditambahkan oleh Bowo, serangan hama tikus yang terjadi di Desa Sumber Duren, Kecamatan Tarokan ini tidak hanya membuat petani gagal panen, tetapi merusak tanggul Sungai Kolosoko. Lubang tanah yang digali tikus mengakibatkan tanggul jebol dan sawah petani kebanjiran.

Sementara itu, Sumadi salah satu Petani Sumber Duren mengakui hama tikus sangat merugikan. Lahan pertanian miliknya seluas 150 meter persegi biasanya menghasilkan Rp 5 juta saat panen. "Namun akibat serangan hama tikus ini, lahan saya hanya mendapat Rp 2 juta saja," ujar Sumadi. Dsy10

 

Berita Terbaru

19 Sekolah Muhammadiyah di Gresik Raih Penghargaan atas Kenaikan Jumlah Murid

19 Sekolah Muhammadiyah di Gresik Raih Penghargaan atas Kenaikan Jumlah Murid

Minggu, 05 Apr 2026 16:27 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 16:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik - Sebanyak 19 sekolah Muhammadiyah di Kabupaten Gresik menerima penghargaan atas keberhasilan meningkatkan jumlah peserta didik secara…

Daop 7 Madiun Catat Enam Gangguan Perjalanan KA Selama Angkutan Lebaran 2026

Daop 7 Madiun Catat Enam Gangguan Perjalanan KA Selama Angkutan Lebaran 2026

Minggu, 05 Apr 2026 15:00 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 15:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Selama masa Angkutan Lebaran 2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun mencatat adanya enam kejadian gangguan…

Kurang Waspada! Motor dan Truk Adu Banteng, Pengendara Motor Tewas di TKP

Kurang Waspada! Motor dan Truk Adu Banteng, Pengendara Motor Tewas di TKP

Minggu, 05 Apr 2026 14:55 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Kecelakaan antara pengendara motor dan Truk Isuzu dengan adu banteng yang terjadi pada Minggu (5 April 2026) dini hari mengejutkan…

Kebijakan Pembatasan Belanja Pegawai 30 Persen dari APBD Akan Resmi Berlaku Tahun 2027

Kebijakan Pembatasan Belanja Pegawai 30 Persen dari APBD Akan Resmi Berlaku Tahun 2027

Minggu, 05 Apr 2026 14:23 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Terkait kebijakan pembatasan belanja pegawai maksimal 30 persen dari APBD akan resmi diberlakukan tahun 2027. Dimana, postur APBD…

Usai Santap Nasi Berkat Tahlilan, Puluhan Korban Diduga Alami Keracunan Muntah-Diare

Usai Santap Nasi Berkat Tahlilan, Puluhan Korban Diduga Alami Keracunan Muntah-Diare

Minggu, 05 Apr 2026 14:14 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:14 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Baru-baru ini viral, seusai menyantap nasi berkat tahlilan di Jalan Sido Kapasan Gang 10, Simokerto, Surabaya, sebanyak puluhan…

Warga Napis Bojonegoro Akhirnya Miliki Jembatan, Pasca Penantian Puluhan Tahun

Warga Napis Bojonegoro Akhirnya Miliki Jembatan, Pasca Penantian Puluhan Tahun

Minggu, 05 Apr 2026 14:06 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:06 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bojonegoro - Setelah menanti selama puluhan tahun, akhirnya kini warga di perbatasan Bojonegoro dan Ngawi bisa bernapas lega lantaran…