Polsek Tegalsari Akui Kecolongan Blue Fish Buka Hingga Subuh

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Gedung diskotik Rasa Sayang Blue Fish di Jalan Tegalsari Surabaya
Gedung diskotik Rasa Sayang Blue Fish di Jalan Tegalsari Surabaya

i

 

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Meski tengah menjadi wacana dan ancang-ancang Pemerintah Kota Surabaya dalam melakukan relaksasi bagi para pelaku usaha hiburan malam. Namun nyatanya Rasa Sayang Blue Fish di Jalan Tegalsari Surabaya, masih membandel dengan tetap beroperasi hingga dini hari. Padahal, tahun 2020, sudah beberapa kali digerebek dan disegel. Seperti yang ditemukan tim investigasi Surabaya Pagi, saat undercover di dalam Rasa Sayang Blue Fish, tetap beroperasi hingga pukul 03:00 dinihari, dan tanpa protokol kesehatan.

Gelontoran uang yang mereka dapatkan tentu menjadi sebuah hal yang bisa menabrak aturan Peraturan Wali Kota Surabaya Nomor  67 Tahun 2020 (Perwali 67/2020) yang selama ini digaungkan oleh Pemerintah Kota Surabaya dalam memberantas Covid-19.

Saat dikonfirmasi, diskotik dengan tampilan menipu seakan tutup namun tetap beroperasi di dalam, Rasa Sayang Blue Fish enggan untuk berkomentar terkait aturan yang telah ditetapkan oleh pemkot tersebut.

Mereka lebih memilih bungkam dan tidak menggubris pertanyaan yang diajukan oleh Wartawan Surabaya Pagi.

"Maaf pak, saya wartawan Surabaya Pagi, hendak konfirmasi mengapa masih buka di saat relaksasi masih dalam tahap wacana pemkot?” tanya Surabaya Pagi kepada Achmad, Manajer Operasional Rasa Sayang Blue Fish, Jumat (26/3/2021).

Namun, Achmad, enggan menjawab pertanyaan yang diberikan. “Anda siapa sih sebenarnya?," jawab Achmad.

Ketika kembali disodorkan oleh beberapa pertanyaan ia kembali menolak untuk menjawab. “Kalaupun buka, mengapa melebih batas waktu yang telah ditentukan pak? Mohon konfirmasinya pak,” tanya kembali Surabaya Pagi.

Achmad kembali menjawab singkat, “Ok Trims,” jawab singkat Achmad, yang kemudian disusul dengan blokir nomor yang dilakukan. Bahkan, Surabaya Pagi saat menghubungi nomor telepon Achmad, melalui saluran telepon langsung, tidak diangkat.

Menanggapi masih beroperasinya diskotik tersebut, Kanit Reskrim Polsek Tegalsari AKP Nanang Fendi mengaku kaget. Bahkan, tak percaya bila masih beroperasi hingga pukul 03:00 pagi WIB. Padahal, menurut  Nanang, hampir tiap malam, pihaknya selalu melakukan patroli di sekitar kawasan Rasa Sayang Blue Fish.

"Loh, buka ta? Padahal kami sudah lakukan patroli tiap malam lho mas," kata Kanitreskrim Polsek Tegalsari, AKP Nanang Fendi saat ditemui di Polsek Tegalsari, yang letaknya 700 meter dari Rasa Sayang Blue Fish Jalan Tegalsari Surabaya.

Setelah ditunjukkan hasil undercover Surabaya Pagi di Rasa Sayang Blue Fish baik liputan berita dan video, AKP Nanang geleng-geleng kepala dan merasa kecolongan. “Wah iyaa, beneran buka yah mas. Padahal tiap patroli lewat situ, gelap dan selalu tutup,” tegasnya.

Nanang berjanji akan segera melakukan tindakan tegas jika memang terjadi sesuatu hal yang melanggar, demi ketertiban dan kenyamanan bersama dan melanggar Perwali 67/2020.

Sebelumnya, Wakil Sekretaris Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Surabaya, Irvan Widyanto menyatakan kalau Rasa Sayang Blue Fish melanggar Perwali 67/2020. Menurut pria yang juga Kepala BPB dan Linmas Kota Surabaya itu, bahwa Perwali 67/2020 masih belum direvisi seperti rencana akan adanya relaksasi tempat hiburan. “Perwali masih belum direvisi. Jadi jelas itu melanggar dan dilarang. Akan kita tindak nanti,” jelas Irvan. fm/cr2/rmc

Berita Terbaru

Saluran Macet Jadi Pemicu, Relokasi PKL Alun-alun Tunggu Fasilitas Siap  ‎

Saluran Macet Jadi Pemicu, Relokasi PKL Alun-alun Tunggu Fasilitas Siap  ‎

Kamis, 02 Apr 2026 06:26 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 06:26 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.com, Madiun - Rencana relokasi pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Alun-alun Kota Madiun masih belum direalisasikan dalam waktu dekat. Pem…

SIG Pertahankan Kinerja Positif di 2025 Lewat Transformasi dan Efisiensi

SIG Pertahankan Kinerja Positif di 2025 Lewat Transformasi dan Efisiensi

Rabu, 01 Apr 2026 18:41 WIB

Rabu, 01 Apr 2026 18:41 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) berhasil menjaga kinerja keuangan tetap positif sepanjang tahun 2025 di tengah tekanan i…

Konflik Global Berdampak ke Sawah, HKTI Jatim Dorong Transformasi Energi Pertanian

Konflik Global Berdampak ke Sawah, HKTI Jatim Dorong Transformasi Energi Pertanian

Rabu, 01 Apr 2026 18:33 WIB

Rabu, 01 Apr 2026 18:33 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Dampak konflik global mulai dirasakan hingga ke sektor pertanian di daerah. Ketidakpastian pasokan energi, khususnya bahan bakar m…

Satpolairud Gresik Evakuasi Mayat Lansia yang Ditemukan Mengapung di Dermaga Petro

Satpolairud Gresik Evakuasi Mayat Lansia yang Ditemukan Mengapung di Dermaga Petro

Rabu, 01 Apr 2026 18:33 WIB

Rabu, 01 Apr 2026 18:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Petugas dari Satpolairud Polres Gresik mengevakuasi sesosok jasad pria lanjut usia yang ditemukan mengapung di area bawah dermaga P…

Dinilai Tak Sinkron dengan Pusat, Saifudin Zuhri Desak Khofifah Cabut SE WFH ASN Hari Rabu

Dinilai Tak Sinkron dengan Pusat, Saifudin Zuhri Desak Khofifah Cabut SE WFH ASN Hari Rabu

Rabu, 01 Apr 2026 18:22 WIB

Rabu, 01 Apr 2026 18:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Anggota DPRD Jawa Timur Komisi A sekaligus Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Batu, Saifudin Zuhri yang akrab disapa Fudin, melontarkan …

Diduga Sengaja Temperkan Diri KA di Pintasan KM 102 +00 Pria Bujanga Tewas di TKP

Diduga Sengaja Temperkan Diri KA di Pintasan KM 102 +00 Pria Bujanga Tewas di TKP

Rabu, 01 Apr 2026 17:49 WIB

Rabu, 01 Apr 2026 17:49 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Blitar- Semalam Selasa (32 Maret 2026) sekitar pukul 19.45 warga di sekitaran Kelurahan/Kec.Wlingi Kab.Blitar di kejutkan suara klakson…