Cerita Dibalik Kapal Doro Londa yang Mengangkut 1.354 Mahasiswa HMI

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kapal Doro Londa. SP/Pelni
Kapal Doro Londa. SP/Pelni

i

SURABAYAPAGI,Surabaya - Sekitar 1.354 mahasiswa yang tergabung dalam organisasi Himpunan Mahasiswa Islam Indonesia (HMI), Sabtu (27/03/2021) kemarin pulang ke Sulawesi.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Urusan Pelayanan Penumpang dan Barang kapal Penumpang dan Perintis, Mohamad Sholeh kepada Surabaya Pagi.

"Iya benar mas, sudah pulang kembali ke Sulawesi. Diantar langsung oleh Kapolda Jatim," kata Mohamad Sholeh melalui saluran telepon, Minggu (28/03/2021).

Sebelumnya, ribuan mahasiswa asal Sulawesi ini bertandang ke Surabaya guna menghadiri kongres HMI ke XXXI yang berlangsung sejak tanggal 17 Maret 2021 hingga 25 Maret 2021.

Kepulangan mahasiswa ini menggunakan kapal milik Pelni yakni Doro Londa. Doro Londa sendiri merupakan nama salah satu gunung yang terletak di Bima, Nusa Tenggara Barat.

Cyrillus Harinowo, Ph.D. dan Ika Maya Sari Khaidir dalam bukunya berjudul "Oceanic Joy: A Journey of a Big Indonesian Shipping Company" menjelaskan, penamaan kapal milik Pelni pada umumnya selalu menggunakan nama-nama gunung (hlm.66). 

Pemilihan gunung sebagai nama dari kapal Pelni sebetulnya berhubungan dengan sifat alami gunung yang kokoh dan tinggi menjulang. Diharapkan dengan memilih gunung sebagai nama kapal, para armada Pelni dapat berlayar dengan kokoh dan kuat dalam menerobos laut yang sarat akan gelombang dan badai.

Kapal Doro Londa yang ditumpangi oleh mahasiswa HMI sendiri, penamaannya dipilih langsung oleh Presiden ke-3 Indonesia, BJ. Habibie pada tahun 2001.

Tak ada yang tahu dari alasan Habibie menamai kapal sepanjang 146 meter dengan nama tersebut. Namun dalam Ensiklopedia Bima yang ditulis oleh Muslimin Hamzah menyebutkan, gunung Lando memiliki sejumlah kisah yang tersimpan di sana.

Alkisah Raja Dompu dimasa kejayaannya terpaksa mengusir sang ratu dari istana atas desakan dari rakyat. Pengusiran tersebut dilakukan karena, sang ratu dirubah wujudnya menjadi seekor kerbau oleh penyihir. 

Ratu yang saat itu tengah muda akhirnya keluar dari istana dan menetap di gunung. Hari berganti hari, bulan pun berganti. Sang ratu akhirnya melahirkan seorang putri yang cantik jelita. Anaknya ini kemudian dinamai Putri Londa.

Suatu waktu Sangaji Mbojo, putra kesultanan Bima Mbojo berburu di hutan dekat gunung tempat putri Lando tinggal. Singkat cerita, Sangaji Mbojo bertemu dengan putri Lando dan akhirnya jatuh hati pada sang putri. Mereka pun menjalin kasih dan memutuskan untuk menikah.

Saat prosesi pernikahan, Raja Dompu diundang. Saat acara tengah berlangsung, muncul seekor kerbau menari di tengah para undangan. Sejurus kemudian, kerbau itu pun berubah wujud menjadi manusia. Raja Dompu yang tahu kalau itu adalah istrinya yang telah diusir, lalu datang menghampiri sang ratu.

Keluarga yang telah lama berpiaah ini pun akhirnya berkumpul kembali. Sejak saat itu, gunung tempat mereka tinggal dinamai Doro Londa. Doro dalam bahasa Bima berarti gunung dan Londa berasal dari nama sang putri.

Senior Manager of Asset General Affair Division PT Biro Klasifikasi Indonesia (BKI) Saifuddin Tahir dalam tulisannya berjudul Perempuan dibalik Misteri Penamaan Kapal menyebutkan, secara historis bangsa Eropa acap kali menamai kapal dengan nama-nama wanita. 

Sebut saja, seperti Aida Vita milik Jerman, kapal SS Princess Alice. Atau kapal lainnya yng menggunakan nama wanita seperti Anna B. Smith, Annabelle, Annie B. Embry, Bella, Betty Jane, Bonita, Clare, Elizabeth, Ellen, Isabela, Joanna, Julia dan lain sebagainya.

Nama feminin selalu dipilih dengan maksud ide keselamatan, keamanan dan perlindungan, dan bahwa laut bagaikan ibu yang melindungi kapal selama perjalanan dan hanya seorang ibu yang dapat mengawasi anak-anaknya. 

Oleh karena pemilihan nama kapal Doro Londa dipilih oleh Habibie sebetulnya merupakan gabungan antara dua unsur. Yakni gunung dengan filosofi kokoh dan tinggi serta Londa yang mewakili wanita atau perempuan sebagai simbol keselamatan dan perlindungan. sem

Berita Terbaru

SIG Pertahankan Kinerja Positif di 2025 Lewat Transformasi dan Efisiensi

SIG Pertahankan Kinerja Positif di 2025 Lewat Transformasi dan Efisiensi

Rabu, 01 Apr 2026 18:41 WIB

Rabu, 01 Apr 2026 18:41 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) berhasil menjaga kinerja keuangan tetap positif sepanjang tahun 2025 di tengah tekanan i…

Dukung WFH Setiap Jumat, Ketua Komisi A: Harus Dijalankan Dengan Sistem Monitoring 

Dukung WFH Setiap Jumat, Ketua Komisi A: Harus Dijalankan Dengan Sistem Monitoring 

Rabu, 01 Apr 2026 18:37 WIB

Rabu, 01 Apr 2026 18:37 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menyiapkan langkah antisipatif menyusul kebijakan Work From Home (WFH) setiap Jumat bagi…

Konflik Global Berdampak ke Sawah, HKTI Jatim Dorong Transformasi Energi Pertanian

Konflik Global Berdampak ke Sawah, HKTI Jatim Dorong Transformasi Energi Pertanian

Rabu, 01 Apr 2026 18:33 WIB

Rabu, 01 Apr 2026 18:33 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Dampak konflik global mulai dirasakan hingga ke sektor pertanian di daerah. Ketidakpastian pasokan energi, khususnya bahan bakar m…

Satpolairud Gresik Evakuasi Mayat Lansia yang Ditemukan Mengapung di Dermaga Petro

Satpolairud Gresik Evakuasi Mayat Lansia yang Ditemukan Mengapung di Dermaga Petro

Rabu, 01 Apr 2026 18:33 WIB

Rabu, 01 Apr 2026 18:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Petugas dari Satpolairud Polres Gresik mengevakuasi sesosok jasad pria lanjut usia yang ditemukan mengapung di area bawah dermaga P…

Dinilai Tak Sinkron dengan Pusat, Saifudin Zuhri Desak Khofifah Cabut SE WFH ASN Hari Rabu

Dinilai Tak Sinkron dengan Pusat, Saifudin Zuhri Desak Khofifah Cabut SE WFH ASN Hari Rabu

Rabu, 01 Apr 2026 18:22 WIB

Rabu, 01 Apr 2026 18:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Anggota DPRD Jawa Timur Komisi A sekaligus Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Batu, Saifudin Zuhri yang akrab disapa Fudin, melontarkan …

Diduga Sengaja Temperkan Diri KA di Pintasan KM 102 +00 Pria Bujanga Tewas di TKP

Diduga Sengaja Temperkan Diri KA di Pintasan KM 102 +00 Pria Bujanga Tewas di TKP

Rabu, 01 Apr 2026 17:49 WIB

Rabu, 01 Apr 2026 17:49 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Blitar- Semalam Selasa (32 Maret 2026) sekitar pukul 19.45 warga di sekitaran Kelurahan/Kec.Wlingi Kab.Blitar di kejutkan suara klakson…