Guru di Surabaya Merasa Pusing, Demam dan Mual Gegara AstraZeneca

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi Vaksin AstraZeneca
Ilustrasi Vaksin AstraZeneca

i

 

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Vaksin AstraZeneca, membawa korban di Kota Manado dan Kota Bitung, Sulawesi Utara (Sulut).  Ada temuan 990 orang dari 3.990 penerima vaksin AstraZeneca yang mengalami Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI), berupa demam, menggigil, nyeri badan hingga tulang dan muntah serta mual.

Ternyata hal serupa juga dirasakan oleh beberapa guru SD Negeri di Surabaya yang divaksin pada Jumat (26/3/2021).  Kepada Surabayapagi, seorang guru yang enggan disebutkan namanya mengaku merasakan pusing, demam, menggigil hingga mual usai disuntik AstraZeneca. Bahkan KIPI  masih mereka rasakan hingga dua hari pasca vaksinasi, yakni pada Minggu (28/3/2021).

“Semua guru yang disuntik merasakan hal yang sama, usai divaksin (AstraZeneca). Pusing, mual, demam. Bahkan rekan seprofesi kami dari sekolah lain, juga merasakan hal yang sama,” tutur guru yang mengajar di sekolah di kawasan Surabaya Barat ini, Senin (29/3/2021).

Ia menambahkan, pihaknya sengaja tak melapor karena tak mau ada masalah berkepanjangan. “Cuma keesokan harinya saya langsung ke puskemas, terus dikasih Paracetamol (obat demam),” imbuh Pak Guru berusia berperawakan tinggi ini.

Kini, ia bersyukur, setelah tiga hari, efek samping yang ia rasakan sudah hilang. “Sekarang sudah normal, gak terasa apa-apa. Alhamdulillah,” ucapanya.

Terpisah Badan Pengawas Makanan dan Obat (BPOM) belum melakukan kajian dan evaluasi perihal temuan Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) yang dialami sebagian penerima vaksin AstraZeneca di Kota Manado dan Kota Bitung.

BPOM masih menunggu laporan kronologi dari Komisi Daerah (Komda) KIPI Sulawesi Utara perihal temuan 990 orang dari 3.990 penerima vaksin AstraZeneca .

"Terkait kejadian KIPI di Sulut, kami sedang menunggu laporan kronologis kejadian dari KOMDA KIPI dan akan segera dibahas bersama Komisi Nasional KIPI dan Kementerian Kesehatan," kata Juru bicara vaksinasi Covid-19 dari BPOM Lucia Rizka Andalusia di Jakarta, Senin (29/3).

 

Kumpulkan Keterangan

Rizka menjelaskan, saat ini Komda KIPI Sulut masih dalam progres kerja dalam mengumpulkan keterangan dari para petugas kesehatan di fasilitas kesehatan yang menjadi tempat warga vaksinasi.

Rizka mengatakan, nantinya laporan itu akan dikaji bersama secara saintifik, untuk kemudian ditarik konklusi apakah KIPI yang dialami ratusan warga Sulut itu efek dari pemberian vaksin AstraZeneca atau disebabkan faktor eksternal lain.

"Berdasarkan laporan tersebut dapat dilakukan kajian, apakah kejadian tersebut berhubungan dengan pemberian vaksin atau sebab yang lain," pungkasnya.

Atas temuan itu, Kepala Satgas Penanganan Covid-19 Sulut Steven Dande menegaskan pihaknya telah menyetop sementara vaksin AstraZeneca itu. Namun, agar tidak terjadi kepanikan, Steven mengatakan pemerintah akan mempersiapkan komunikasi risiko agar masyarakat memahami fakta dari insiden tersebut.

Vaksin AstraZeneca tiba di Indonesia pada 8 Maret lalu sebanyak 1.113.600 dosis vaksin jadi. Sulut sendiri merupakan satu dari enam provinsi yang mendapatkan vaksin AstraZeneca, selain Bali, Nusa Tenggara Timur, Jawa Timur, DKI Jakarta, dan Kepulauan Riau. jk

Berita Terbaru

Resmikan Landfill Mining TPA Ngipik, Bupati Gresik Dorong Transformasi Pengelolaan Sampah

Resmikan Landfill Mining TPA Ngipik, Bupati Gresik Dorong Transformasi Pengelolaan Sampah

Selasa, 24 Feb 2026 21:28 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 21:28 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik – Upaya serius mengatasi persoalan sampah terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Gresik. Salah satu langkah konkret diwujudkan melalui p…

Menlu Jelaskan 8.000 Personel TNI Jaga Perdamaian

Menlu Jelaskan 8.000 Personel TNI Jaga Perdamaian

Selasa, 24 Feb 2026 19:40 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:40 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Pemerintah Indonesia menegaskan komitmennya untuk berkontribusi aktif dalam menjaga stabilitas dan perdamaian global melalui…

SBY Pesan, Indonesia Jangan Lugu

SBY Pesan, Indonesia Jangan Lugu

Selasa, 24 Feb 2026 19:38 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:38 WIB

Sejarah Perang Dunia II, Indonesia Tidak Terlibat Langsung Perang tapi Tetap Terdampak   SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Presiden RI ke-6 Susilo Bambang …

Yaqut Klaim Pembagian Kuota Jaga Keselamatan Jemaah

Yaqut Klaim Pembagian Kuota Jaga Keselamatan Jemaah

Selasa, 24 Feb 2026 19:36 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:36 WIB

Sidang Praperadilannya Dikawal Puluhan Banser. KPK tak Hadir, Ditunda 3 Maret      SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Eks Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas atau Gu…

Jaksa Tuding Penjualan Laptop Chromebook era Nadiem, Kayak Sedekah

Jaksa Tuding Penjualan Laptop Chromebook era Nadiem, Kayak Sedekah

Selasa, 24 Feb 2026 19:34 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:34 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Jaksa Penuntut Umum (JPU) heran dengan harga jual laptop Chromebook dari PT Hewlett-Packard Indonesia (HP) lebih murah daripada…

KPK Bahas Mitigasi Potensi Risiko Korupsi Program MBG dan Kopdes

KPK Bahas Mitigasi Potensi Risiko Korupsi Program MBG dan Kopdes

Selasa, 24 Feb 2026 19:33 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:33 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Mitigasi potensi risiko korupsi pada program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih, mulai dibahas Tim…