Dari Jualan Voucer Pulsa, Kini Riezka Sukses Berbisnis Pisang Ijo

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Rizka Rahmawati dengan salah satu varian pisang ijo milik Rizka. SP/ SBY
Rizka Rahmawati dengan salah satu varian pisang ijo milik Rizka. SP/ SBY

i

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Riezka Rahmawati pengusaha cantik yang berbisnis es pisang ijo Justmine. Awalnya Rizka pernah berbisnis MLM dulu hingga pernah berjualan voucer pulsa dan kuliner lain. Lalu ia membuka cafe namun ditentang oleh orang tuanya, penah pula diolok- olok oleh teman kuliahnya, Riezka tak bergeming malah semakin semangat berbisnis satu per- satu. "Saya bermimpi bangsa ini bangkit bersama sehingga kemiskinan tak ada lagi," katanya.

Pada 26 Maret 2007 ia mendirikan perusahaan bendera CV Ezka Giga Pratama, perusahaan yang bergerak dalam bidang perdagangan dan jasa. Melalui berdagang pulsa inilah Riezka naik pangkat dan dipercaya membawahi server pulsa sendiri.

Riezka kemudian membuka bisnis laundry&dry clean berkonsep bagi hasil. Pada awalnya dia sempat ragu apakah jasa laundry dibutuhkan, mengingat umumnya setiap rumah memiliki satu pembantu rumah tangga sendiri. Akhirnya ia sudah mem­beranikan diri masuk ke sektor ini. Maka, tahun itu, Riezka telah membuka gerai Prima Laundry. Di luar dugaan. "Di bulan pertama saya bisa mendapat bagian bersih Rp 2 juta," katanya, dikutip (30/3/2021).

Akhirnya di akhir 2007 -an, pengusaha cantik ini melirik buah pisang, dan mencoba mengemasnya menjadi produk menarik. "Saat itu saya hanya berpikir, pisang itu kalau laku dijual enaknya dibikin apa. Akhirnya saya memutuskan untuk memasarkan pisang ijo," kenangnya.

Jadilah pisang ijo berbagai rasa dari vanila, cokelat, keju, dan durian. "Bisnis ini saya mulai dengan modal Rp 150.000 yang digunakan untuk bahan baku membuat pisang ijo," ungkap Riezka, disaat acara pembukaan Ernst &Young Entrepreneurial Winning Women 2013 di Jakarta dulu. 

Dia berburu sendiri resep pisang ijo paling cocok dengan konsep bisnisnya. Ia bahkan merelakan diri belajar langsung dari pemilik restoran Makassar. Memang butuh waktu yang cukup lama, dan ada persiapan tidak sedikit hingga bisnisnya bisa berjalan.

Tantangan hadir kembali ketika orang tuanya tidak setuju anaknya berjualan pisang ijo. Namun berbekal tekat, ia tetap melanjutkan bisnis pisang ijonya. Pisang ijo khas Makassar yang terbungkus terigu warna hijau pandan akan dilumuri vla dan sirup sebagai pemanis.

Ada juga pisang ijo dilumuri bubur sumsum atau es batu. Harganya berkisar Rp.6000 hingga Rp.7000 per- porsi. Bahkan dalam hitungan beberapa jam saja, stok pisang ijo sudah habis diborong. Untuk mengembangkan usahanya, Riezka membuka peluang untuk berinvestasi melalui sistem waralaba pisang ijo. Hingga kini, terdapat 20 gerai pewaralaba pisang ijo yang tersebar di Bandung, Jakarta, dan Bekasi.

"Setiap orang punya impian untuk punya usaha dan sukses. Namun ketika hanya memikirkan kesenangan dan ambisi pribadi, usaha anda bisa saja hancur dan putus asa. Anda membangun usaha dengan impian untuk membahagiakan keluarga, sehingga ketika gagal akan terus termotivasi untuk bangkit dan sukses," tambahnya.

Saat ini Rizka sudah mampu memiliki 210 outlet di seluruh Indonesia dan memiliki 40 orang karyawan. Dimana omzetnya dari bisnisnya ini telah mencapai nilai Rp 850 juta. Dsy2

 

Berita Terbaru

Semangat Fly Higher Warnai HUT Ke-65 Bank Jatim, Perkuat Langkah Menuju Transformasi Berkelanjutan

Semangat Fly Higher Warnai HUT Ke-65 Bank Jatim, Perkuat Langkah Menuju Transformasi Berkelanjutan

Rabu, 19 Agu 2026 12:53 WIB

Rabu, 19 Agu 2026 12:53 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-65 dengan rangkaian kegiatan yang…

Cegah Bencana Kekeringan, Pemkab Lamongan Dropping Air Bersih ke 3.095 KK

Cegah Bencana Kekeringan, Pemkab Lamongan Dropping Air Bersih ke 3.095 KK

Rabu, 19 Agu 2026 12:28 WIB

Rabu, 19 Agu 2026 12:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Menindaklanjuti fenomena kekeringan agar tidak meluas, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan melalui Badan Penanggulangan Bencana…

Mulai September-Desember 2026, Pemkot Surabaya Gelar Lomba Kampung Pancasila di Seluruh RW

Mulai September-Desember 2026, Pemkot Surabaya Gelar Lomba Kampung Pancasila di Seluruh RW

Rabu, 19 Agu 2026 11:55 WIB

Rabu, 19 Agu 2026 11:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Siap-siap warga Kota Pahlawan, mulai September hingga Desember 2026 Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya akan menggelar Lomba Kampung…

Dukung kesejahteraan, Pemkab Tulungagung Naikkan Insentif Guru TPQ Sesuai Kemampuan Keuangan Daerah

Dukung kesejahteraan, Pemkab Tulungagung Naikkan Insentif Guru TPQ Sesuai Kemampuan Keuangan Daerah

Rabu, 19 Agu 2026 11:35 WIB

Rabu, 19 Agu 2026 11:35 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Guna mendukung kesejahteraan para guru ngaji, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulungagung, bakal mengalokasikan anggaran Rp1,7…

Di Momen Musim Liburan, Pajak Sektor Hiburan Kota Batu Tembus Rp35 Miliar

Di Momen Musim Liburan, Pajak Sektor Hiburan Kota Batu Tembus Rp35 Miliar

Rabu, 19 Agu 2026 11:25 WIB

Rabu, 19 Agu 2026 11:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Hingga Agustus 2026, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Batu, Jawa Timur, menyatakan pencapaian pajak barang dan jasa tertentu…

Jaga Produktivitas di Tengah Kemarau, Pemkab Lamongan Arahkan Petani di Lahan Tadah Hujan

Jaga Produktivitas di Tengah Kemarau, Pemkab Lamongan Arahkan Petani di Lahan Tadah Hujan

Rabu, 19 Agu 2026 11:18 WIB

Rabu, 19 Agu 2026 11:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Di tengah tantangan menghadapi musim kemarau dan ancaman fenomena El Nino, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan, Jawa Timur,…