Uni Afrika Dapat Pasokan 400 Juta Vaksin Johnson & Johnson

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Vaksin Johnson & Johnson. SP/ SBY
Vaksin Johnson & Johnson. SP/ SBY

i

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Janssen Pharmaceutica NV yang merupakan unit dari Johnson & Johnson telah menandatangani kesepakatan dengan African Vaccine Acquisition Trust (AVAT) untuk memberikan 220 juta dosis tunggal vaksin Covid-19. Produsen vaksin Covid-19 dosis tunggal Johnson & Johnson juga mengumumkan, akan memasok hingga 400 juta dosis vaksin kepada Uni Afrika (AU) mulai kuartal ketiga tahun ini.

Kesepakatan itu menyusul negosiasi berbulan-bulan dengan AU, yang mengumumkan kesepakatan sementara pada Januari untuk membeli total 270 juta dosis vaksin dari J&J, AstraZeneca dan Pfizer-BioNTech. Status pembicaraan dengan dua perusahaan lainnya tidak diketahui.

Meski hadir belakangan, setelah AstraZeneca dan Pfizer, namun vaksin Johnson & Johnson diterima secara luas, terutama di Afrika. AVAT mengatakan pada Hari Senin, mayoritas dari 55 negara anggota AU menunjukkan preferensi yang kuat untuk vaksin Johnson & Johnson.

"Johnson & Johnson hanya membutuhkan satu dosis, itu membuatnya sangat baik secara terprogram untuk diluncurkan," terang Direktur Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Afrika John Nkengasong, dikutip Selasa (30/3/2021).

Pada Bulan Februari, Afrika Selatan menghentikan penggunaan suntikan AstraZeneca, setelah data menunjukkan bahwa penggunaan suntikan AstraZeneca memberikan perlindungan minimal terhadap infeksi ringan hingga sedang yang disebabkan oleh varian dominan di negara tersebut.

Sementara, vaksin Pfizer memiliki kebutuhan penyimpanan dan transportasi yang lebih kompleks daripada vaksin lain, sehingga lebih sulit untuk diterapkan di iklim yang lebih hangat atau di negara-negara yang lebih miskin.

Afrika juga bergulat dengan varian yang lebih menular yang diidentifikasi di Afrika Selatan, di tengah kekhawatiran tentang penundaan pengiriman suntikan AstraZeneca melalui skema COVAX yang ditujukan untuk memasok negara-negara miskin.

Vaksin Johnson & Johnson dilempar ke pasar lebih lambat dari pada AstraZeneca dan Pfizer. Tetapi dapat diterima secara global, terutama di Afrika. Direktur Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Afrika John Nkengasong mengatakan, harga satu dosis vaksin Johnson & Johnson sekitar 10 dolar AS.  "Johnson & Johnson hanya membutuhkan satu dosis, itu membuatnya sangat baik untuk diluncurkan,” ujar Nkengasong.

Sebagian besar pasokan Johnson & Johnson untuk Uni Afrika akan diproduksi oleh Aspen Pharma di Afrika Selatan. Benua Afrika sangat tertinggal dalam melaksanakan program vaksinasi Covid-19. Sejauh ini sekitar 0,4 persen populasi Afrika Selatan telah menerima suntikan vaksin Covid-19 sebanyak satu dosis.  

Presiden Afrika Selatan Cyril Ramaphosa mengatakan, Afrika Selatan akan mendapatkan 30 juta vaksin dari fasilitas Aspen. Sementara sekitar 250 juta akan didistribusikan ke seluruh benua Afrika.

Aspen telah mengontrak Johnson & Johnson untuk memproduksi 300 juta dosis. Sebagai bagian dari rencana vaksin Uni Afrika, Bank Ekspor-Impor Afrika (Afreximbank) telah menyetujui pendanaan hingga 2 miliar dolar AS bagi negara-negara untuk membeli suntikan melalui Uni Afrika. Dsy7

Berita Terbaru

Raih Poin Puncak, Kolonel Inf Batara Sabet Juara 1 Lomba Menembak Pistol

Raih Poin Puncak, Kolonel Inf Batara Sabet Juara 1 Lomba Menembak Pistol

Senin, 03 Agu 2026 20:43 WIB

Senin, 03 Agu 2026 20:43 WIB

SURABAYA PAGI.COM, Jombang - Kolonel Inf Batara Alex Bulo, Komandan Korem 082/CPYJ meraih juara 1 Lomba Menembak Pistol Danrem 082/CPYJ Cup Kategori Eksekutif…

Sidang Maidi: Pengamat Nilai Keterangan Saksi Daffa dan Noer Aflah Aneh dan Penuh Kejanggalan 

Sidang Maidi: Pengamat Nilai Keterangan Saksi Daffa dan Noer Aflah Aneh dan Penuh Kejanggalan 

Senin, 03 Agu 2026 19:13 WIB

Senin, 03 Agu 2026 19:13 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Pengamat kebijakan publik Iwan Susanto menilai keterangan saksi Daffa dan Noer Aflah dalam sidang ketujuh perkara dugaan korupsi dan…

Tangani Kasus Kades Kunti, PPA Polres Ponorogo Olah TKP dan Periksa Korban

Tangani Kasus Kades Kunti, PPA Polres Ponorogo Olah TKP dan Periksa Korban

Senin, 03 Agu 2026 19:02 WIB

Senin, 03 Agu 2026 19:02 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo— Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Ponorogo bergerak cepat mengusut dugaan penganiayaan yang diduga d…

DPR RI Sebut Homecare Bupati Jember Bermanfaat Untuk Rakyat Kecil

DPR RI Sebut Homecare Bupati Jember Bermanfaat Untuk Rakyat Kecil

Senin, 03 Agu 2026 18:32 WIB

Senin, 03 Agu 2026 18:32 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jember — Anggota DPR RI Komisi XI dari Fraksi Partai NasDem, Charles Meikhyansah, menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap program H…

Perkuat Sinergi, BPJS Ketenagakerjaan Teken PKS PLKK dengan RSGM dan Klinik UB

Perkuat Sinergi, BPJS Ketenagakerjaan Teken PKS PLKK dengan RSGM dan Klinik UB

Senin, 03 Agu 2026 18:10 WIB

Senin, 03 Agu 2026 18:10 WIB

  SURABAYA PAGI.COM, Malang - BPJS Ketenagakerjaan Cabang Malang terus memperkuat kolaborasi dengan fasilitas kesehatan Universitas Brawijaya (UB) terkait …

Sidang Maidi: Saksi Sebut Dana CSR Rp300 Juta Dibelikan Sembako hingga Payung

Sidang Maidi: Saksi Sebut Dana CSR Rp300 Juta Dibelikan Sembako hingga Payung

Senin, 03 Agu 2026 17:41 WIB

Senin, 03 Agu 2026 17:41 WIB

Akui Pernah Titipkan Uang Rp50 Juta Lewat Ajudan…