Bisnis Nasi Bebek Palupi yang Beromzet 200 Porsi Tiap Hari

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Mas risa yang melayani pihak pengambilan makanan jasa ojek online. SP/ Satriya Nugraha
Mas risa yang melayani pihak pengambilan makanan jasa ojek online. SP/ Satriya Nugraha

i

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Mas risa mulai berjualan dengan sistem kaki lima, nasi bebek yang mempunyai nama Bebek Palupi ini mulai merintis bisnis. Bisnis tersebut dimulai dari awal tahun 2010 dan menempati tempat Raya Rungkut Asri Tengah No 10.

Dengan datangnya pandemi Covid-19, penjualan mereka sempat menurun sekitar 40 persen, tetapi dengan bantuan Go-Food dan Grab Food mereka tetap menjaga eksistensi pasar konsumen mereka. Hampir sekitar 70 persen pembelian konsumen melewati jasa layanan tersebut.

"Sempat memang pengunjung yang makan ditempat hanya 10 - 20 orang perhari, setelah keluarnya kebijakan PPKM yang terbaru dan menurunnya angka Covid-19 di Surabaya, bisnis mulai membaik lagi. Tapi masih beda jauh sebelum Corona melanda," ujar Risa, Supervisor Kedai Makan Bebek Palupi, Rabu (7/4/2021)

Namun, Bebek Palupi sendiri tidak membuka cabang, mereka menambahkan Pas untuk nama mereka karena banyaknya pihak yang mencoba duplikasi nama mereka. Hingga sekarang, Bebek Palupi sendiri dapat menghabiskan sekitar 200 porsi untuk setiap harinya. Mulai dengan harga 16 ribu hingga 25 ribu untuk nasi bebek yang dijual oleh mereka. Jam operasi merekapun dimulai pada jam 10 pagi hingga 10 malam.

Selain itu, mereka juga menerima pesanan untuk catering dan acara acara yang diadakan. Dengan harapan besar keadaan di Surabaya semakin membaik agar banyak pihak yang mulai konsumtif kembali. Str

 

 

Berita Terbaru

Antisipasi Potensi Kemarau Panjang, Pemkab Madiun Siap Percepat Tanam Padi

Antisipasi Potensi Kemarau Panjang, Pemkab Madiun Siap Percepat Tanam Padi

Minggu, 17 Mei 2026 11:45 WIB

Minggu, 17 Mei 2026 11:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Sebagai salah satu upaya mengantisipasi potensi kemarau panjang atau El Nino pada 2026, saat ini Pemerintah Kabupaten (Pemkab)…

Hingga Akhir 2026, Pemkab Madiun Targetkan Penemuan 1.892 Kasus Baru TBC

Hingga Akhir 2026, Pemkab Madiun Targetkan Penemuan 1.892 Kasus Baru TBC

Minggu, 17 Mei 2026 11:21 WIB

Minggu, 17 Mei 2026 11:21 WIB

SURABAYAPAGI,com, Madiun - Menindaklanjuti kasus lonjakan Tuberkulosis (TBC), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun, Jawa Timur menargetkan penemuan kasus…

Pesta Babi dan Kritik Pembangunan, Akademisi: Jangan Hanya Eksekusi Tanpa Dialog

Pesta Babi dan Kritik Pembangunan, Akademisi: Jangan Hanya Eksekusi Tanpa Dialog

Minggu, 17 Mei 2026 10:33 WIB

Minggu, 17 Mei 2026 10:33 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Nobar film dokumenter Pesta Babi di Kota Madiun memunculkan diskusi kritis soal dampak pembangunan dan Proyek Strategis Nasional…

Ponorogo Geger!  Jasad Bayi Hugel Dibuang di Selokan 

Ponorogo Geger!  Jasad Bayi Hugel Dibuang di Selokan 

Sabtu, 16 Mei 2026 21:28 WIB

Sabtu, 16 Mei 2026 21:28 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo- Warga Desa Trisono, Kecamatan Babadan, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, digemparkan oleh penemuan jasad bayi yang sudah membusuk di …

Dari Lapangan ke Pariwisata, MLSC Surabaya Serap Ribuan Peserta dan Penonton

Dari Lapangan ke Pariwisata, MLSC Surabaya Serap Ribuan Peserta dan Penonton

Sabtu, 16 Mei 2026 19:43 WIB

Sabtu, 16 Mei 2026 19:43 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Turnamen sepak bola putri usia dini MilkLife Soccer Challenge (MLSC) Seri 2 2025–2026 tidak hanya menjadi ajang pembinaan atlet, tet…

Libatkan Konten Kreator, DPR Dorong Branding Pariwisata Jatim Tembus Pasar Global

Libatkan Konten Kreator, DPR Dorong Branding Pariwisata Jatim Tembus Pasar Global

Sabtu, 16 Mei 2026 15:30 WIB

Sabtu, 16 Mei 2026 15:30 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Upaya penguatan sektor pariwisata di Jawa Timur terus didorong melalui pemanfaatan teknologi digital dan keterlibatan masyarakat. S…