Antisipasi Potensi Kemarau Panjang, Pemkab Madiun Siap Percepat Tanam Padi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi. Musim tanam padi serentak di area persawahan milik warga di Kabupaten Madiun. SP/ MDN
Ilustrasi. Musim tanam padi serentak di area persawahan milik warga di Kabupaten Madiun. SP/ MDN

i

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Sebagai salah satu upaya mengantisipasi potensi kemarau panjang atau El Nino pada 2026, saat ini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun siap melakukan percepatan penanaman padi di areal persawahan yang tersebar di sejumlah wilayahnya tersebut. Dimana, gerakan percepatan tanam padi tersebut merupakan tindak lanjut dari arahan Kementerian Pertanian sekaligus Gubernur Jawa Timur.

"Gerakan percepatan tanam ini menjadi langkah konkret memperkuat swasembada pangan nasional. Kabupaten Madiun berkomitmen tetap menjadi lumbung pangan Jawa Timur dengan mendukung percepatan tanam padi," jelas Bupati Madiun Hari Wuryanto di Madiun, Minggu (17/05/2026).

Lebih lanjut, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Jatim meminta pemda melalui para petani di tiap kabupaten dan kota segera melakukan penanaman padi setelah panen dilakukan. Yakni dengan dukungan benih padi genjah, bantuan Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan) yang modern, ketersediaan pupuk, serta sistem irigasi yang baik, Kabupaten Madiun menyatakan siap untuk terus mengawal berbagai program kerja Pemprov Jatim dan pemerintah pusat, utamanya mewujudkan kedaulatan pangan berkelanjutan.

"Kabupaten Madiun siap menjadi garda terdepan dalam menjaga surplus beras di Jawa Timur. Dengan segenap arahan dan dukungan berkelanjutan dari pemerintah provinsi khususnya dalam menjaga stabilitas di tingkat petani agar mereka tetap terjamin saat hasil panennya melimpah," imbuhnya. 

Dan berdasarkan data BPS tahun 2026, Kabupaten Madiun dua tahun berturut-turut, yakni 2024 dan 2025, masuk 6 besar produsen beras di Jawa Timur dengan rata-rata produksi mencapai 480.264 ton gabah kering giling (GKG) per tahun. Selain itu, harga gabah kering panen di tingkat petani saat ini berada di kisaran Rp7.500 hingga Rp7.700 per kilogram dengan produktivitas rata-rata mencapai 6,9 sampai 7,2 ton per hektare. 

Kondisi tersebut cukup mendorong petani untuk segera melakukan penanaman padi. Sehingga, Bupati menambahkan dengan luas lahan sawah lebih dari 32.418 hektare, serta didorong sinergisitas lintas sektor, termasuk dukungan TNI-Polri, Pemkab Madiun memastikan target produksi padi tercapai secara optimal dan diharapkan melebihi dari tahun sebelumnya. md-04/dsy

Berita Terbaru

Tanggap, Polsek Pasirian Evakuasi Buaya Liar 2 Meter di Gondoruso Lumajang

Tanggap, Polsek Pasirian Evakuasi Buaya Liar 2 Meter di Gondoruso Lumajang

Senin, 02 Nov 2026 21:35 WIB

Senin, 02 Nov 2026 21:35 WIB

SURABAYA PAGI, Lumajang — Jajaran Polsek Pasirian bergerak cepat mengevakuasi seekor buaya liar berukuran dua meter dari area rawa di Dusun Kaliwelang, Desa Go…

Kali Ditutup, Tambak Warga Terancam: Petambak Mengare Minta JIIPE Jangan Korbankan Wong Cilik

Kali Ditutup, Tambak Warga Terancam: Petambak Mengare Minta JIIPE Jangan Korbankan Wong Cilik

Senin, 02 Nov 2026 19:11 WIB

Senin, 02 Nov 2026 19:11 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Pengembangan kawasan industri semestinya membawa manfaat bagi masyarakat. Namun, ketika pembangunan justru membuat saluran air m…

MilkLife Strikers Tembus Final Singa Cup 2026, Tantang Wakil Malaysia

MilkLife Strikers Tembus Final Singa Cup 2026, Tantang Wakil Malaysia

Senin, 02 Nov 2026 18:57 WIB

Senin, 02 Nov 2026 18:57 WIB

SurabayaPagi, Singapura – MilkLife Strikers memastikan tiket ke final Singa Cup 2026 setelah finis sebagai pemuncak klasemen Grup A. Meski menelan kekalahan 0…

Dapat Anggaran Rp50,8 M, Pengelolaan Sampah di Dinas Lingkungan Hidup Tidak Optimal

Dapat Anggaran Rp50,8 M, Pengelolaan Sampah di Dinas Lingkungan Hidup Tidak Optimal

Senin, 02 Nov 2026 18:05 WIB

Senin, 02 Nov 2026 18:05 WIB

SURABAYAPAGI.COM, SURABAYA - Komisi D DPRD Jawa Timur menilai rancangan anggaran Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Jatim tahun 2027 belum sesuai dengan kondisi…

BeautyFest Asia Surabaya 2026 Perluas Pengalaman Kecantikan lewat Workshop, Wellness dan Lifestyle

BeautyFest Asia Surabaya 2026 Perluas Pengalaman Kecantikan lewat Workshop, Wellness dan Lifestyle

Senin, 02 Nov 2026 17:46 WIB

Senin, 02 Nov 2026 17:46 WIB

SURABAYA PAGI, Surabaya- BeautyFest Asia Surabaya 2026 by Popbela.com sukses digelar selama tiga hari, pada 30 Oktober–1 November 2026, di Convention Hall, T…

Sah!! Ning Ita Resmi Jabat Ketua DPC Gerindra Kota Mojokerto

Sah!! Ning Ita Resmi Jabat Ketua DPC Gerindra Kota Mojokerto

Senin, 02 Nov 2026 17:05 WIB

Senin, 02 Nov 2026 17:05 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari atau Ning Ita resmi menjabat sebagai Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra Kota…