Reni Astuti: Pendidikan Cara Nyata Pemutus Mata Rantai Kemiskinan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Surabaya Reni Astuti berbincang-bincang dengan beberapa mahasiswa yang menerima program beasiswa Generasi Emas (Gemas). SP/Al Qomar
Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Surabaya Reni Astuti berbincang-bincang dengan beberapa mahasiswa yang menerima program beasiswa Generasi Emas (Gemas). SP/Al Qomar

i

Ajak Warga Surabaya Maksimalkan Beasiswa Gemas

 

 

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Surabaya Reni Astuti mengapresiasi program beasiswa Generasi Emas (Gemas) yang disediakan Pemkot Surabaya untuk warga Surabaya. 

Reni menjelaskan, Biasiswa ini diperuntukkan bagi setiap anak Surabaya yang diterima di semua Perguruan Tinggi Negeri (PTN) Surabaya dan sejumlah Perguruan Tinggi Swasta (PTS) yang sudah melakukan kerjasama dengan Pemkot Surabaya. 

Bagi para lulusan SMA/SMK ber-KTP Surabaya yang diterima di PTN melalui jalur SNMPTN selanjutnya bisa memanfaatkan Program beasiswa Pemkot ini. Termasuk nanti calon mahasiswa yang diterima melalui jalur SBMPTN juga bisa memanfaatkannya. 

"Asal berasal dari keluarga berpenghasilan rendah (MBR) dan diterima di PTN dan PTS yang sudah bekerja sama dengan Pemkot Surabaya, mahasiswa bisa mendapatkan beasiswa Pemkot ini. Ayo manfaatkan kesempatan baik ini," kata Reni Astuti, Selasa (6/4).

Reni melanjutkan saat pandemi saat ini, Program beasiswa Gemas akan sangat dinantikan oleh warga Surabaya. “Namun masih banyak warga Surabaya yang masih keterbatasan informasi terkait ada program beasiswa ini,” katanya. 

Maka dari itu, Reni mendorong Pemerintah kota Surabaya dan semua pihak untuk ikut mensosialisasikan program Gemas ini ke pelosok kampung hingga ke RT-RT. 

"Untuk itu, Dindik dan tugas kita semua mensosialisasikan program beasiswa ini secara masif hingga kampung-kampung. Saya yakin akan lahir pemutus-pemutus rantai kemiskinan kota," kata perempuan alumnus ITS ini.

Selain itu, Reni mendorong agar tidak hanya warga MBR yang sudah mendapat SK pemkot. Warga terdampak pandemi karena PHK juga bisa diakomodasi dengan beasiswa tersebut. “Saya berharap tidak ada anak Surabaya yang tidak mampu secara finansial tidak mendapat beasiswa tersebut,” ungkap Reni. 

Bagi anak Surabaya yang ingin melanjutkan ke Perguruan tinggi sangat terbuka lebar, menyediakan beasiswa di semua PTN di Surabaya dan sejumlah PTS telah bekerja sama dengan Pemkot dalam Program Biasiswa Gemas . Bahkan kampus negeri di luar Surabaya, seperti Universitas Trunojoyo Madura, Universitas Brawijaya Malang, dan UNS Solo. Reni patut mengapresiasi Program beasiswa ini karena sebagai langkah nyata Pemkot Surabaya untuk ikut mengantarkan warga MBR.

"Pendidikan merupakan salah satu cara untuk memutus mata rantai kemiskinan generasi berikutnya. Pemkot sudah lakukan ini. Tidak ada alasan bagi mahasiswa MBR tidak mengejar cita-cita tinggi," tambah Reni.

Reni menjelaskan dengan beasiswa ini mahasiswa hanya konsentrasi belajar, tugas kuliah, dan pengembangan diri di kampus. Sebab, seluruh SPP atau uang kuliah tinggal (UKT) dibayari Pemkot. 

Begitu juga kebutuhan perkuliahan juga dicukupi. Setiap Awal semester mulai masuk kuliah sudah diberi uang Rp 750.000. Artinya setahun diberi Rp 1,5 juta untuk kebutuhan perkuliahan. 

Tidak hanya itu, saban bulan mereka juga diberi uang saku Rp 500.000. "Semua ingin anak-anak Surabaya ini semangat belajarnya berlipat. Mereka harus produktif dan bisa mengangkat martabat keluarga," tambah Reni. 

Untuk Pendaftaranya melalui Dinas Pendidikan Surabaya di Jl Jagir. Biasanya pendaftaran dibuka saat memulai tahun ajaran baru. Reni menyebut tidak hanya mahasiswa baru yang baru diterima. Tapi juga mahasiswa lama yang belum mendaftar. 

Laura Aprillia mengaku dirinya awalnya tidak tau kalau ada beasiswa dari Pemerintah kota. “ saya tau info dari kakak kelas saya dan teman ayah saya yang dapat info dari Bu Reni jika ada beasiswa S1 dari Pemerintah kota,” ungkap Mahasiswi semester dua Teknik Industri Universitas Airlangga ini. 

Laura mengatakan dirinya sangat terbantu dengan adanya beasiswa ini sehingga dirinya tidak mau membuang kesempatan mas ini untuk mewujudkan cita-citanya. 

“Saya berharap ini bisa mendorong pemuda untuk tidak patah semangat untuk menggapai pendidikan. dan terus dikembangkan sehingga anak anak  mempunyai kesempatan untuk melanjutkan pendidikan,” katanya. Alq

Berita Terbaru

Sidak SPPG Grogol, DLH Ponorogo Temukan IPAL Tak Standar dan Larang Hasilkan Limbah 

Sidak SPPG Grogol, DLH Ponorogo Temukan IPAL Tak Standar dan Larang Hasilkan Limbah 

Jumat, 17 Jul 2026 19:43 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 19:43 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo- Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Ponorogo bergerak cepat merespons keluhan masyarakat terkait dugaan pencemaran lingkungan oleh…

Wujudkan Pasar Pangan Aman, Balai POM di Bima Gandeng Pengelola Pasar dan Saka POM Sisir Pasar Amahami

Wujudkan Pasar Pangan Aman, Balai POM di Bima Gandeng Pengelola Pasar dan Saka POM Sisir Pasar Amahami

Jumat, 17 Jul 2026 17:19 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 17:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, BIMA – Dalam upaya memberikan jaminan perlindungan kesehatan bagi masyarakat dari bahaya pangan yang tidak memenuhi syarat, Balai Pengawas O…

Bapenda Surabaya Periksa Pajak Rumah Makan Ny Suharti, Minta Dokumen Keuangan selama Setahun

Bapenda Surabaya Periksa Pajak Rumah Makan Ny Suharti, Minta Dokumen Keuangan selama Setahun

Jumat, 17 Jul 2026 17:16 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 17:16 WIB

SURABAYA PAGI, Surabaya– Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Surabaya mulai mengintensifkan pemeriksaan kepatuhan Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT) t…

PLN UIT JBM Tegaskan Komitmen Hadirkan Sistem Transmisi Andal pada Surabaya Electric Forum 2026

PLN UIT JBM Tegaskan Komitmen Hadirkan Sistem Transmisi Andal pada Surabaya Electric Forum 2026

Jumat, 17 Jul 2026 16:41 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 16:41 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) turut mendukung penyelenggaraan Surabaya Electric Forum 2…

DPRD Minta Pemkot Madiun Kejar Lagi Opini WTP Usai BPK Beri WDP  ‎

DPRD Minta Pemkot Madiun Kejar Lagi Opini WTP Usai BPK Beri WDP ‎

Jumat, 17 Jul 2026 14:21 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 14:21 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Besarnya SILPA Tahun Anggaran 2025 yang mencapai sekitar Rp210 miliar menjadi perhatian DPRD Kota Madiun. Ketua DPRD Kota Madiun Arm…

Disnakkan Gencarkan Pemeriksaan-Suntik Vitamin Kucing Liar Gratis di Pasar Blitar

Disnakkan Gencarkan Pemeriksaan-Suntik Vitamin Kucing Liar Gratis di Pasar Blitar

Jumat, 17 Jul 2026 13:44 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 13:44 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) Kabupaten Blitar mulai menggencarkan pemeriksaan kesehatan hingga disuntik vitamin secara…