Status Darurat Myanmar Kemungkinan Diperpanjang Hingga Dua Tahun

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Penduduk #Kachin's Hpakant, kota giok Myanmar, melanjutkan pawai harian mereka melawan rezim militer Myanmar, Rabu(7/4). SPThe Irrawady 
Penduduk #Kachin's Hpakant, kota giok Myanmar, melanjutkan pawai harian mereka melawan rezim militer Myanmar, Rabu(7/4). SPThe Irrawady 

i

SURABAYAPAGI, Yangon - Juru bicara junta militer Myanmar, Brigadier Jenderal Zaw Min Tun mengatakan bahwa kemungkinan pihak militer akan memperpanjang status darurat nasional di Myanmar. Status darurat mungkin diperpanjang menjadi dua tahun. Ia pun menolak untuk menjelaskan kapan pihaknya akan menggelar pemilu Myanmar.

Diketahui, usai mengambil alih pemerintahan melalui aksi kudeta pada 1 Februari lalu, junta militer mengumumkan status darurat nasional selama setidaknya satu tahun.

"Dalam waktu satu tahun, kami akan mengupayakan kestabilitas negara, tapi jika kami tidak bisa kami akan memperpanjang status darurat selama enam bulan. Setelah itu, kemungkinan akan diperpanjang enam bulan lagi," kata Zaw Min Tun dikutip Al Jazeera.

"Jadi, dua tahun maksimum dan sesudahnya, kami akan mengundang pihak internasional untuk mengawasi proses pemilu yang adil dan bebas," tambahnya.

Sang sumber, Zaw Min Tun, tetap mempertahankan klaimnya bahwa tindakan militer sudah benar. Namun, ia menolak menyebutkan kerangka waktu pemulihan pemerintahan sipil.

Sejak kudeta dilancarkan militer pada 1 Februari lalu, ribuan warga Myanmar nyaris tak henti turun ke jalan melakukan unjuk rasa. Mereka menuntut para pemimpin sipil yang ditangkap seperti Penasihat Negara Aung SAn Suu Kyi dibebaskan. Mereka juga menuntut dijalankannya hasil pemilu November 2020 lalu yang memenangkan unsur-unsur sipil atas militer.

Hingga Senin (5/4) Asosiasi Bantuan Tahanan Politik (AAPP) mencatat sebanyak 570 orang, baik yang ikut berunjuk rasa maupun berdiri di tepian, tewas dibunuh pasukan militer. Dari jumlah itu, setidaknya 47 masih anak-anak.

The Irrawady melaporkan bahwa pada Selasa (6/4), tiga pria ditembak mati saat mengikuti aksi menolak kudeta di Pinlebu, Sagaing. Seorang gadis berusia 12 tahun juga tertembak meski tak ikut unjuk rasa.

Pada Rabu (7/4), media tersebut juga melaporkan bahwa 11 pengunjuk rasa meninggal setelah aparat keamanan melepaskan tembakan ke arah blokade jalan yang dipasang warga penolak kudeta di Kale, Sagaing.

Junta militer Myanmar juga membidik kalangan selebritas, termasuk musisi dan pemengaruh, yang menyuarakan dukungan terhadap aksi demonstrasi menentang kudeta. Nama mereka yang dicari diterbitkan di surat kabar pemerintah, Global New Light of Myanmar, Senin (5/4). Setidaknya terdapat 20 figur yang diincar militer Myanmar. Foto, kota asal, dan halaman Facebook mereka dipampang di halaman Global New Light of Myanmar.

Seperti diketahui, pihak militer Myanmar tidak mengakui hasil penghitungan suara pemilu yang digelar pada November 2020 lalu, yang dimenangkan oleh Partai Liga Nasional untuk Demokrasi (NLD) pimpinan Aung San Suu Kyi.re/aj/cr3/na

Berita Terbaru

Muktamar NU 2026 Masuk Babak Krusial, Tiga Tokoh Soroti Polemik AHWA dan Voting

Muktamar NU 2026 Masuk Babak Krusial, Tiga Tokoh Soroti Polemik AHWA dan Voting

Sabtu, 29 Agu 2026 21:43 WIB

Sabtu, 29 Agu 2026 21:43 WIB

SurabayaPagi, Jombang - Mekanisme pemilihan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) periode 2026-2031 memasuki babak baru. Para muktamirin kini…

Gizi Anak Jangan Jadi Korban Tekanan Ekonomi, Ahli Ungkap Cara Atur Menu Hemat

Gizi Anak Jangan Jadi Korban Tekanan Ekonomi, Ahli Ungkap Cara Atur Menu Hemat

Sabtu, 29 Agu 2026 16:56 WIB

Sabtu, 29 Agu 2026 16:56 WIB

SurabayaPagi, Jakarta – Tekanan ekonomi dan kenaikan biaya kebutuhan sehari-hari membuat keluarga harus semakin cermat mengatur pengeluaran. Namun, p…

Bulog Bersama Komisi VI DPR RI dan Bupati Lamongan Salurkan  Bantuan PBP

Bulog Bersama Komisi VI DPR RI dan Bupati Lamongan Salurkan Bantuan PBP

Sabtu, 29 Agu 2026 15:18 WIB

Sabtu, 29 Agu 2026 15:18 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Perum Bulog Cabang Bojonegoro bersama dengan anggota Komisi VI DPR RI Ahmad Labib dan Bupati Yuhronur Efendi, menyalurkan bantuan…

Jalan Buntu Pengelolaan Sampah Ponorogo, Pembangunan TPA Pengganti Batal Akibat Izin Lahan

Jalan Buntu Pengelolaan Sampah Ponorogo, Pembangunan TPA Pengganti Batal Akibat Izin Lahan

Sabtu, 29 Agu 2026 14:33 WIB

Sabtu, 29 Agu 2026 14:33 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo-Upaya penyelesaian masalah sampah di Kabupaten Ponorogo menemui jalan buntu lagi. Ini setelah Pemerintah Kabupaten Ponorogo menghadapi…

BRI Talun Komitmen Perkuat Pemberdayaan UMKM Lewat Produk, Layanan dan Pendampingan Relevan Pelaku Usaha

BRI Talun Komitmen Perkuat Pemberdayaan UMKM Lewat Produk, Layanan dan Pendampingan Relevan Pelaku Usaha

Sabtu, 29 Agu 2026 12:36 WIB

Sabtu, 29 Agu 2026 12:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - UMKM tidak hanya memiliki peran penting dalam menggerakkan perekonomian lokal, tetapi juga dapat menjadi penghubung berbagai layanan…

Gegara Lupa Matikan Kayu Tungku, Rumah Kakek 73 Tahun di Blitar Hangus Terbakar

Gegara Lupa Matikan Kayu Tungku, Rumah Kakek 73 Tahun di Blitar Hangus Terbakar

Sabtu, 29 Agu 2026 12:33 WIB

Sabtu, 29 Agu 2026 12:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Lagi lagi kebakaran terjadi, kali ini milik rumah Kakek Jebrak 73 warga Desa Ngembul Kec.Binangun Kabupaten Blitar.  Peristiwa …